Sinyal Bahaya Solana: Akankah Level $95 Menjadi Jebakan bagi Investor?

Di-update
April 18, 2026
Bagikan
Gambar Sinyal Bahaya Solana: Akankah Level $95 Menjadi Jebakan bagi Investor?

Jakarta, Pintu News – Harga Solana tampak tidak mengalami pergerakan signifikan, namun kondisi tersebut tidak mencerminkan ketenangan pasar. Di balik stabilitas yang terlihat, tekanan justru semakin meningkat. Data liquidation map terbaru menunjukkan bahwa pasar saat ini dipenuhi oleh posisi dengan leverage tinggi, sehingga potensi terjadinya squeeze hanya tinggal menunggu pemicu.

Di level sekitar $83,40, harga Solana berada pada area yang kerap disebut oleh pelaku pasar sebagai ā€œzona netralā€. Namun pada kenyataannya, kondisi ini lebih menyerupai medan pertempuran yang tengah menunggu pemicu. Adapun faktor pemicunya adalah ratusan juta dolar dalam posisi leverage yang berpotensi terlikuidasi sewaktu-waktu.

Short Seller Berada di Atas Tekanan Besar

Di sinilah dinamika pasar menjadi menarik untuk dicermati. Data likuidasi menunjukkan adanya ketidakseimbangan yang cukup signifikan, dengan posisi short tercatat sekitar $441 juta berbanding $353 juta untuk posisi long.

Baca juga: Pi Network Rilis Upgrade Besar, Harga Belum Bergerak: Saatnya Breakout atau Makin Lesu?

Saat ini, lebih banyak pelaku pasar yang mengambil posisi jual terhadap harga Solana. Dalam kondisi seperti ini, pasar cenderung bergerak berlawanan arah untuk menciptakan tekanan maksimal bagi mayoritas posisi.

Apabila harga SOL mengalami kenaikan, para pelaku short tidak hanya akan mengalami kerugian, melainkan juga terpaksa melakukan buy back untuk menutup posisinya. Kondisi tersebut dikenal sebagai short squeeze klasik. Dengan besarnya ketidakseimbangan yang terjadi, tidak dibutuhkan dorongan besar untuk memicu pergerakan harga secara cepat.

Zona $86 Hingga $95 Menjadi Titik Rawan

Jika diamati lebih detail, struktur pasar menunjukkan adanya klaster likuidasi short yang cukup padat dimulai dari level $86,80, dengan konsentrasi tertinggi berada di rentang $93,40 hingga $95,40. Zona ini berfungsi layaknya magnet. Bukan sebagai resistance dalam pengertian konvensional, melainkan sebagai target likuiditas.

Apabila harga Solana berhasil menembus level $85, maka pergerakan menuju $95 berpotensi berlangsung cepat dan agresif. Hal ini bukan didorong oleh masuknya pembeli baru, melainkan oleh aksi buy back dari posisi short yang terjebak dan terpaksa mengejar kenaikan harga.

Namun perlu ditegaskan, kondisi ini tidak mencerminkan keyakinan bullish yang kuat. Pergerakan tersebut lebih bersifat mekanis yang dipicu oleh tekanan likuidasi.

Risiko Penurunan Juga Terbuka, Posisi Long Turut Terekspos

Di sisi lain, struktur chart juga menunjukkan risiko pada arah penurunan. Terdapat konsentrasi likuidasi posisi long yang cukup padat di kisaran $78,50 hingga $80,20.

Jika harga Solana terkoreksi dan masuk ke rentang tersebut, maka potensi terjadinya long squeeze terbuka lebar, yakni efek berantai serupa namun ke arah bawah. Hal ini dapat mendorong harga turun lebih dalam menuju area $74. Dengan demikian, risiko tidak hanya berada di pihak bears. Posisi bulls pun saat ini berada dalam situasi yang cukup rentan.

Baca juga: 5 Alasan Stellar (XLM) Bakal Tembus Rp17.128 di 2030, Investor Wajib Tahu!

Pasar Terkompresi di Antara Dua Zona Likuidasi

Saat ini, harga Solana terjebak di antara dua klaster likuidasi utama, yakni di level $78 pada sisi bawah dan $95 pada sisi atas. Kondisi ini mencerminkan pola kompresi klasik.

Pola seperti ini umumnya tidak berakhir tanpa gejolak yang signifikan. Ditambah dengan keberadaan posisi leverage berisiko tinggi 50x dan 100x di sekitar level $82,40, maka potensi terjadinya lonjakan volatilitas secara tiba-tiba semakin besar. Pergerakan harga sebesar beberapa dolar saja dapat melikuidasi posisi secara masif, sehingga memicu efek berantai di seluruh pasar.

Lantas, bagaimana proyeksi selanjutnya? Berdasarkan struktur likuiditas yang ada, path of least resistance saat ini cenderung mengarah ke atas. Likuiditas yang dapat dibuka melalui squeeze terhadap posisi short tercatat lebih besar dibandingkan dengan melikuidasi posisi long.

Namun demikian, probabilitas tidak dapat disamakan dengan kepastian. Pada pasar dengan tingkat leverage setinggi ini, pergerakan harga Solana tidak semata-mata didasarkan pada logika fundamental, melainkan pada titik di mana tekanan terbesar dapat diberikan kepada mayoritas posisi.

Ikuti kami diĀ GoogleĀ News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto danĀ teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin, usdt to idr dan hargaĀ saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalamanĀ trading cryptoĀ hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihatĀ harga emas perhiasan hari iniĀ dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->