Ripple Prime Rambah Derivatif Ekuitas lewat Bisnis ‘Delta One’, Gimana Prospeknya?

Di-update
August 28, 2026
Bagikan
Gambar Ripple Prime Rambah Derivatif Ekuitas lewat Bisnis ‘Delta One’, Gimana Prospeknya?

Jakarta, Pintu News – Ripple Prime resmi mengumumkan peluncuran lini bisnis baru bernama Delta One pada 27 Agustus 2026, sebuah langkah yang membawa perusahaan afiliasi Ripple ini masuk lebih dalam ke pasar derivatif ekuitas Amerika Serikat. Lewat Delta One, Ripple Prime menawarkan total return swap yang mengacu pada saham yang tercatat di bursa AS, indeks pasar, hingga aset crypto, sehingga klien institusional bisa mendapatkan eksposur pada aset tersebut tanpa harus memiliki asetnya secara langsung.

Delta One, Jurus Baru Ripple Prime Rambah Wall Street

Delta One merupakan istilah umum di industri keuangan untuk instrumen derivatif yang pergerakan harganya mengikuti aset acuan secara satu banding satu, tanpa unsur opsi atau leverage kompleks di dalamnya. Dengan meluncurkan lini bisnis ini, Ripple Prime kini bisa menjembatani klien institusional yang ingin bertransaksi di pasar saham AS, indeks, maupun aset digital, semuanya lewat satu pihak lawan transaksi (single counterparty) yang sama.

Noel Kimmel, Presiden Ripple Prime, menyebut peluncuran Delta One sebagai pengembangan penting bagi perusahaan. “Peluncuran bisnis Delta One kami merupakan perkembangan penting bagi Ripple Prime dan perluasan alami dari platform yang telah kami bangun,” ujar Kimmel, sebagaimana dikutip dari Cointelegraph.

Selain saham dan indeks AS, layanan ini juga mencakup total return swap yang mengacu pada aset crypto, sehingga institusi bisa mengelola eksposur lintas kelas aset dalam satu platform yang sama tanpa perlu membuka rekening terpisah di berbagai bursa.

Baca juga: “Deretan Kerja Sama dan Ekspansi Terbesar Ripple (XRP) di Semester Pertama 2026

Cara Kerja Total Return Swap di Delta One

Secara sederhana, total return swap memungkinkan satu pihak menerima seluruh imbal hasil dari aset acuan, termasuk kenaikan harga maupun dividen, sementara pihak lain menanggung risiko penurunan nilainya, tanpa perlu memindahkan kepemilikan aset itu sendiri. Lewat skema ini, klien Ripple Prime seperti hedge fund dan manajer aset bisa membuka posisi terhadap saham AS, indeks, atau aset crypto secara lebih efisien dari sisi modal.

Ripple Prime turut menawarkan fasilitas cross-margin, yang berarti klien dapat menjaminkan aset dari satu kelas untuk membuka posisi di kelas aset lain. Layanan ini juga beroperasi selama 24 jam penuh, mengikuti karakter pasar crypto yang tidak pernah tutup, sekaligus memberi fleksibilitas bagi klien yang mengelola eksposur lintas zona waktu.

Layar monitor menampilkan data perdagangan saham dan pasar keuangan
Ilustrasi monitor perdagangan saham. Sumber: Pexels via Pixabay / Pixabay Content License

Modal Jumbo di Balik Ekspansi Ripple Prime

Ekspansi ke bisnis Delta One ini tidak lepas dari penguatan modal Ripple Prime dalam beberapa bulan terakhir. Perusahaan disebut mengantongi modal bersih teregulasi (regulatory net capital) di atas 1 miliar dolar AS, yang menjadi bantalan penting bagi perannya sebagai pihak lawan transaksi bagi klien institusional.

Pada Agustus 2026, Ripple Prime juga telah merampungkan penerbitan senior unsecured notes senilai 275 juta dolar AS. Sebelumnya, pada Mei 2026, perusahaan memperoleh fasilitas utang sebesar 200 juta dolar AS dari Neuberger Specialty Finance. Kombinasi modal dan fasilitas pendanaan ini memberi ruang bagi Ripple Prime untuk menopang volume transaksi derivatif yang lebih besar tanpa mengorbankan buffer likuiditasnya.

Ripple Prime menyatakan model operasinya bersifat bebas dari benturan kepentingan, dalam artian perusahaan hanya menjalankan fungsi kliring dan pembiayaan, tanpa melakukan trading atau market-making atas nama sendiri yang bisa berbenturan dengan kepentingan klien.

Dari Hidden Road ke Ripple Prime

Bisnis yang kini dikenal sebagai Ripple Prime berawal dari akuisisi Hidden Road oleh Ripple senilai 1,25 miliar dolar AS, yang rampung pada Oktober 2025. Sejak proses rebranding tersebut, Ripple Prime melanjutkan layanan prime brokerage, kliring, dan pembiayaan lintas aset yang sebelumnya dijalankan Hidden Road, mencakup valuta asing, derivatif, pendapatan tetap, hingga aset digital.

Perusahaan mengklaim telah mengkliring transaksi senilai lebih dari 3 triliun dolar AS per tahun dan melayani lebih dari 300 klien institusional, mulai dari hedge fund hingga manajer aset dengan mandat investasi yang beragam. Pendapatan Ripple Prime disebut juga tumbuh signifikan sejak akuisisi tersebut rampung.

Baca juga: “7 Fakta XRP di Keuangan Institusional lewat Struktur Eksposur $900 Juta VivoPower

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->