Terungkap! Persentase Investor Shiba Inu yang Mengalami Kerugian di Tahun 2025

Di-update
September 12, 2025
Bagikan
Gambar Terungkap! Persentase Investor Shiba Inu yang Mengalami Kerugian di Tahun 2025

Jakarta, Pintu News – Pasar Shiba Inu di tahun 2025 menunjukkan sebuah fenomena yang cukup mengejutkan. Sebagian besar investor yang memasuki pasar ini mengalami kerugian, sementara hanya segelintir yang mencatat keuntungan. Data terbaru dari Sentora, sebuah firma analitik dan metrik on-chain, mengungkapkan bahwa mayoritas pemegang Shiba Inu saat ini berada dalam kondisi tidak menguntungkan.

Profil Keuntungan Investor Shiba Inu

Data terkini dari Sentora menunjukkan bahwa hanya 10,63% investor Shiba Inu yang saat ini mengalami keuntungan. Investor yang beruntung ini memiliki sekitar 104,69 triliun token SHIB. Mereka adalah para investor yang memulai investasi mereka sebelum Oktober 2021 hingga akhir tahun 2023.

Pada Oktober 2021, SHIB mencapai puncak tertingginya yaitu $0,00008616, dengan lonjakan harga hingga 1.000% dalam bulan tersebut. Investor yang membeli token pada periode tersebut kini menikmati hasil investasi mereka, sementara yang lain masih berjuang untuk mencapai titik impas. Kondisi pasar yang fluktuatif membuat mereka yang terlambat masuk ke pasar ini harus bersabar menghadapi potensi kerugian.

Baca Juga: Solana (SOL) Menguat, Apakah Bisa Terus Naik di September 2025?

Kerugian Dominan di Kalangan Pemegang SHIB

Sebanyak 85,82% dari pemegang Shiba Inu saat ini mengalami kerugian. Total nilai kerugian ini mencapai $10,78 miliar. Ini menunjukkan bahwa dominasi kerugian di kalangan investor Shiba Inu sangat tinggi. Kondisi ini diperparah dengan minimnya investor baru yang tertarik pada SHIB di tahun 2025.

Kerugian yang dialami oleh mayoritas investor ini menjadi peringatan keras bagi calon investor. Mereka yang berencana untuk memasuki pasar ini harus mempertimbangkan risiko yang sangat tinggi. Selain itu, tren negatif ini juga menunjukkan penurunan minat terhadap mata uang meme seperti Shiba Inu.

Pemegang SHIB yang Berada di Titik Impas

Hanya 3,55% pemegang Shiba Inu yang saat ini berada di titik impas. Mereka memiliki total 34,93 triliun token Shiba Inu senilai $445,5 juta. Meskipun jumlah ini terdengar besar, mereka berada di tepi jurang kerugian jika tidak segera mengambil keuntungan.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya manajemen risiko dalam investasi kripto. Pemegang token yang berada di titik impas ini harus mempertimbangkan strategi keluar untuk menghindari kerugian lebih lanjut. Kondisi pasar yang tidak stabil membutuhkan keputusan cepat dan tepat untuk mengamankan investasi.

Kesimpulan

Kesimpulannya, pasar Shiba Inu di tahun 2025 menunjukkan dinamika yang menantang dengan mayoritas investor mengalami kerugian. Data dari Sentora memberikan gambaran nyata kondisi pasar saat ini, yang dominan dengan kerugian dan minimnya investor baru. Investor harus sangat berhati-hati dan mempertimbangkan semua risiko sebelum memasuki pasar mata uang kripto, khususnya yang volatil seperti Shiba Inu.

Baca Juga: Prospek Harga XRP Pertengahan September, Siap Melonjak Lagi? Simak Analisis Terbarunya!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga bitcoin hari iniharga solana hari inipepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->