
Jakarta, Pintu News – Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum , menegaskan bahwa jaringan blockchain ini harus mempertahankan usability dan desentralisasi secara bersamaan agar tetap relevan di ekosistem cryptocurrency.
Pernyataan ini muncul melalui postingan media sosialnya yang dikutip oleh media kripto internasional, menunjukkan fokus Ethereum kembali ke fondasi awalnya. Artikel berikut merangkum lima poin penting dari pandangan Buterin mengenai masa depan Ethereum berdasarkan pernyataannya terbaru.
Vitalik Buterin menyatakan bahwa Ethereum harus dapat digunakan secara luas namun tetap terdesentralisasi tanpa kehilangan sifat utamanya. Pernyataan ini menekankan pentingnya usability dalam pengembangan jaringan Ethereum agar lebih mudah diakses oleh pengguna di berbagai skenario aplikasi. Informasi ini berdasarkan laporan U.Today yang mengutip pernyataan resmi Buterin di media sosialnya.
Buterin mengingatkan bahwa jaringan tidak hanya boleh fokus pada pencapaian teknis semata tetapi juga harus mampu memberikan pengalaman penggunaan yang nyata dan bebas dari kontrol terpusat. Pendekatan ini bertujuan memastikan Ethereum tetap kuat terhadap sensor dan dominasi pihak tertentu di lapisan protokol maupun aplikasi. Laporan tersebut menunjukkan bahwa usability dan desentralisasi harus berjalan seiring agar ekosistem crypto lebih stabil.
Baca Juga: 7 Fakta BTC Diprediksi Bottom di $37.500 di 2026 — Analisis Pasar Crypto Terbaru
Dalam pernyataannya, Buterin memperkenalkan konsep “walkaway test” yang menjadi tolok ukur desentralisasi sejati bagi aplikasi di jaringan Ethereum. Menurutnya, aplikasi harus tetap beroperasi bahkan jika pengembangnya tidak lagi hadir, menandakan kemandirian sistem. Konsep ini muncul sebagai tanggapan terhadap adanya ancaman sentralisasi pada berbagai layanan digital modern.
Lebih lanjut, Buterin mengkontraskan model desentralisasi dengan layanan berlangganan tradisional yang bergantung pada infrastruktur sentral. Ia menekankan bahwa desentralisasi harus melampaui sekadar jargon teknologi dan menjadi prinsip fundamental yang nyata dalam praktik jaringan Ethereum. U.Today melaporkan bahwa ide ini dirancang untuk melindungi jaringan dari ketergantungan terhadap layanan pihak ketiga.
Buterin juga memperingatkan komunitas Ethereum agar tidak terjebak dalam “belliong meta” atau tren sesaat, baik itu tokenisasi tertentu maupun fenomena pasar lainnya. Ia menilai bahwa mengejar tren seperti tokenized assets atau meme coin tidak boleh mengurangi fokus pada misi utama Ethereum sebagai infrastruktur desentralisasi. Pernyataan ini dilaporkan oleh U.Today sebagai bagian dari pesan visi jangka panjangnya.
Hal ini mencerminkan kekhawatiran akan tersimpangnya tujuan pengembangan Ethereum jika terlalu terpengaruh oleh hype pasar yang cepat berubah. Fokus pada usability dan desentralisasi diharapkan dapat memperkuat ketahanan jaringan terhadap fluktuasi tren jangka pendek. U.Today menyoroti bahwa Buterin ingin komunitas kembali ke tujuan awal sebelum segala bentuk spekulasi pasar mengambil alih.
Buterin menegaskan bahwa peningkatan usability dan desentralisasi harus terjadi di dua lapisan penting jaringan: blockchain layer dan application layer. Pada lapisan blockchain, ini termasuk kemampuan jaringan untuk menangani transaksi skala besar dan kompleks tanpa kompromi terhadap desentralisasi. Pernyataan ini bagian dari upaya untuk menjadikan Ethereum lebih efektif dan tahan terhadap gangguan eksternal di masa depan.
Di sisi application layer, desentralisasi berarti aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang dapat berjalan mandiri tanpa dominasi oleh pihak terpusat. Implementasi ini dinilai penting agar ekosistem crypto tetap berorientasi pada penggunaan nyata, bukan hanya sekadar interaksi spekulatif. Laporan U.Today mencatat bahwa Buterin melihat kombinasi kedua lapisan ini sebagai kunci untuk melampaui jaringan tradisional saat ini.
Buterin menegaskan bahwa tujuan awal Ethereum adalah membangun “world computer” terdesentralisasi yang dapat mendukung internet bebas dan terbuka. Ia menilai bahwa setelah peningkatan performa yang signifikan di 2025 melalui berbagai teknologi seperti zkEVM, komunitas tidak boleh berpuas diri. Pernyataan ini menunjukkan bahwa perkembangan teknis semata tidak cukup tanpa fokus pada prinsip desentralisasi dan usability.
Visi ini tetap relevan dalam konteks ekosistem crypto yang lebih luas, di mana desentralisasi sering dihadapkan pada tekanan regulasi dan dominasi entitas besar. Buterin menyampaikan bahwa pemikiran ini penting untuk mengarahkan Ethereum agar tetap relevan dalam jangka panjang sebagai bagian integral dari masa depan internet dan keuangan digital.
Baca Juga: 5 Wawasan Analyst Veteran Menyatakan 2026 Bisa Jadi Puncak Emas & Perak
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: