Diam-Diam Bangun, 4 Altcoin Micro-Cap Ini Disebut Punya Potensi Meledak di 2026

Di-update
January 4, 2026
Gambar Diam-Diam Bangun, 4 Altcoin Micro-Cap Ini Disebut Punya Potensi Meledak di 2026

Jakarta, Pintu News – Menjelang hari terakhir 2025, perhatian pelaku pasar crypto mulai beralih dari pergerakan jangka pendek ke peluang jangka panjang. Sejumlah analis menilai bahwa peluang terbesar dalam cryptocurrency justru sering muncul saat pasar masih lesu dan minim sorotan. Di fase seperti ini, proyek micro-cap yang terus membangun secara konsisten berpotensi mencatatkan kenaikan signifikan ketika sentimen membaik. Beberapa altcoin dinilai layak masuk radar investor menjelang 2026.

Bitcoin Masih Jadi Penentu Arah Pasar

Sebelum membahas altcoin, pergerakan Bitcoin tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar crypto secara keseluruhan. Hingga akhir 2025, BTC masih bergerak mendatar tanpa arah tren yang jelas. Kondisi ini mencerminkan sikap pasar yang menunggu katalis baru. Jika tekanan jual meningkat, BTC berpotensi turun ke area US$85.000 atau sekitar Rp1,42 miliar.

Pergerakan Bitcoin yang melemah biasanya berdampak langsung pada altcoin. Sebagian besar cryptocurrency cenderung mengikuti arah BTC dalam jangka pendek. Namun, sejarah menunjukkan bahwa beberapa altcoin tertentu mampu pulih lebih cepat saat siklus pasar berbalik. Inilah yang membuat proyek micro-cap menarik untuk dicermati lebih awal.

Plasma dan Narasi Stablecoin

Salah satu altcoin yang banyak dibicarakan analis adalah Plasma . Proyek ini memiliki kapitalisasi pasar di bawah US$300 juta atau sekitar Rp5 triliun. Plasma dikaitkan dengan narasi stablecoin yang kembali relevan di tengah volatilitas pasar. Dukungan dari tokoh ternama seperti Peter Thiel turut meningkatkan kredibilitas proyek ini.

Baca juga: Sinyal Rebound Ethereum (ETH) Muncul, Analis Bidik Harga Tembus $4.000

Meski harga XPL masih berpotensi mengalami tekanan, analis menilai fondasi jangka panjangnya cukup kuat. Pengembangan yang berjalan di balik layar menjadi daya tarik utama Plasma. Jika pasar altcoin pulih pada 2026, XPL dinilai berpeluang mencuri perhatian. Proyek ini mencerminkan karakter micro-cap yang sering kali bergerak belakangan namun agresif saat momentum tiba.

Story dan Avantis Bangun Kekuatan dari Bawah

Altcoin lain yang masuk radar adalah Story , proyek blockchain yang berfokus pada pengelolaan hak kekayaan intelektual. Kapitalisasi pasarnya saat ini berada di sekitar US$500 juta atau setara Rp8,34 triliun. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan puncak historisnya yang pernah melampaui US$4 miliar. Kondisi ini membuat Story dianggap undervalued oleh sebagian analis.

Selain Story, Avantis juga menarik perhatian di sektor keuangan terdesentralisasi. Proyek ini berfokus pada perdagangan terdesentralisasi dan sebelumnya mencatatkan kenaikan signifikan saat fase bullish. Dengan aktivitas pengembangan yang terus berjalan, Avantis dinilai berpotensi kembali bersinar saat investor ritel kembali ke pasar crypto. Keduanya dianggap memiliki struktur yang siap memanfaatkan pemulihan pasar.

Epic Chain dan Efek Ripple

Epic Chain menjadi salah satu micro-cap dengan profil risiko tinggi namun potensi besar. Proyek ini berfokus pada tokenisasi aset dunia nyata dan didukung oleh Ripple Labs. Kapitalisasi pasarnya masih sangat kecil, sekitar US$23 juta atau sekitar Rp383 miliar. Ukuran ini membuat Epic Chain sensitif terhadap arus modal masuk.

Baca juga: Tether Tambah Koleksi Bitcoin (BTC) Sebesar 9.850 BTC Meski Pasar Fluktuatif

Analis menilai bahwa jika Ripple mencatatkan momentum kuat pada siklus berikutnya, proyek-proyek terkait berpotensi ikut terdongkrak. Epic Chain dianggap berada pada posisi strategis dalam ekosistem tersebut. Dengan basis yang masih kecil, pergerakan harga bisa berlangsung cepat. Namun, risiko volatilitas tetap perlu diperhatikan.

Kesimpulan

Altcoin micro-cap sering kali diabaikan saat pasar crypto berada dalam fase lemah. Namun, sejarah menunjukkan bahwa fase inilah yang kerap melahirkan peluang terbesar. Plasma, Story, Avantis, dan Epic Chain dinilai memiliki fondasi yang terus berkembang menjelang 2026. Bagi investor cryptocurrency, memahami risiko dan potensi sejak dini menjadi kunci dalam menyikapi fase transisi pasar.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari iniharga coin xrp hari inidogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->