Prediksi Harga Bitcoin di Tahun 2026: Apa Kata Analis dan Data Pasar?

Di-update
January 4, 2026
Gambar Prediksi Harga Bitcoin di Tahun 2026: Apa Kata Analis dan Data Pasar?

Jakarta, Pintu News – Jika merujuk pada pandangan para analis, prospek Bitcoin pada 2026 dapat digambarkan sebagai optimisme yang lebih terkendali.

Setelah satu tahun ditandai oleh aktivitas ETF institusional yang belum pernah terjadi sebelumnya serta perubahan arah kebijakan makroekonomi, proyeksi harga untuk 2026 bergeser secara signifikan ke kisaran target $150.000.

Berbagai Prediksi Harga Bitcoin di Tahun 2026

Standard Chartered, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu pihak paling bullish di pasar, baru-baru ini memangkas target harga Bitcoin 2026 dari $300.000 menjadi $150.000. Penurunan proyeksi ini didasarkan pada adopsi Bitcoin oleh treasury korporasi yang lebih lambat dari perkiraan, serta meningkatnya ketergantungan pasar pada arus masuk ETF dibandingkan akumulasi langsung.

Baca juga: Prediksi Harga Ethereum: Apakah ETH akan Bangkit atau Jatuh di Tahun 2026?

Analis Bernstein juga mengusung angka $150.000 untuk akhir 2026, meskipun mereka tetap lebih optimistis dalam jangka panjang dengan proyeksi $200.000 pada akhir 2027. Menurut mereka, Bitcoin telah keluar dari pola siklus empat tahunan tradisional dan bergerak menuju jalur pertumbuhan yang lebih stabil dan didorong oleh institusi.

Bahkan para pendukung Bitcoin yang paling vokal mulai berkonsolidasi pada kisaran proyeksi tersebut. Michael Saylor memperkirakan Bitcoin akan mencapai $150.000 saat memasuki 2026. Pandangan ini tergolong kontroversial karena ia berargumen bahwa volatilitas Bitcoin justru menurun seiring kedewasaan aset, berlawanan dengan kekhawatiran banyak pelaku pasar lama.

Di sisi lain, terdapat kelompok yang jauh lebih optimistis. Fundstrat mempertahankan batas atas di kisaran $200.000 hingga $250.000, sementara Charles Hoskinson meyakini Bitcoin dapat mencapai $250.000 pada 2026, dengan alasan suplai yang tetap serta potensi adopsi berkelanjutan oleh institusi dan korporasi besar.

Namun demikian, tidak semua pihak yakin terhadap kenaikan harga Bitcoin. Sejumlah proyeksi konservatif dari berbagai institusi Wall Street kini berada pada rentang yang lebih berhati-hati, yakni sekitar $110.000 hingga $135.000.

Sebagian analis, seperti Jurrien Timmer, memandang 2026 justru sebagai fase penurunan dalam siklus empat tahunan Bitcoin. Ia memperkirakan periode konsolidasi dengan area support di kisaran $65.000 hingga $75.000.

Data Menunjukkan

Data dari Polymarket menunjukkan bahwa pelaku pasar saat ini menilai probabilitas sebesar 40% bagi Bitcoin untuk menembus harga $130.000 pada 2026. Sementara itu, peluang kenaikan hingga $150.000 berada di angka 27%, yang mencerminkan ekspektasi pasar akan terjadinya breakout besar dengan kemungkinan sekitar satu banding empat.

Dari sisi teknikal, rata-rata pergerakan 200-minggu yang secara historis berfungsi sebagai dasar siklus utama diproyeksikan naik ke sekitar $72.000 pada kuartal pertama 2026. Proyeksi ini mengindikasikan potensi penurunan maksimum sekitar 25% dari level akhir tahun saat ini di kisaran $95.000, sebuah koreksi yang relatif lebih dangkal dibandingkan siklus-siklus sebelumnya.

Saat ini, indikator MVRV Z-Score (Market Value to Realized Value) berada di level 2,4, yang secara historis masih tergolong sehat. Puncak pasar biasanya baru tercapai ketika indikator ini melampaui angka 7,0.

Baca juga: Analis Motley Fool Sebut Crypto Winter Bisa Kembali di 2026

Dengan demikian, data ini menyiratkan bahwa bahkan pada harga $150.000, Bitcoin belum tentu berada di fase akhir siklus, sehingga masih membuka ruang bagi skenario puncak di kisaran $250.000 sebagaimana diproyeksikan oleh Fundstrat dan Charles Hoskinson.

Implikasi Siklus Pasar 2026

Secara keseluruhan, data mengindikasikan bahwa 2026 akan menjadi tahun penentuan apakah siklus halving tradisional Bitcoin tetap relevan atau mulai digantikan oleh dominasi arus dana institusional.

Apabila rekor harga tertinggi baru tercapai pada paruh pertama 2026, pasar berpotensi memasuki fase kenaikan yang lebih stabil dan didorong oleh pembelian korporasi. Namun, jika arus masuk ETF tetap stagnan, level konservatif di sekitar $110.000 kemungkinan akan menjadi area utama pertarungan harga sepanjang tahun.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->