
Jakarta, Pintu News – Bitcoin kembali menjadi pusat perhatian pasar cryptocurrency di awal 2026 karena bergerak ke zona keputusan kunci yang bisa menentukan arah pergerakan selanjutnya. Analis pasar crypto populer mengidentifikasi dua kemungkinan besar skenario harga berdasarkan perilaku harga terkini dan indikator teknikal; informasi ini dirangkum dari laporan NewsBTC yang mencerminkan opini analis dan data pasar terkini.
Laporan NewsBTC menyebut Bitcoin kini berada di level harga sekitar USD90.500, sebuah titik yang dianggap sebagai zona keputusan penting setelah rally awal tahun. Di level ini, keputusan breakout atau penolakan harga akan menentukan tren jangka menengah Bitcoin. Skenario ini dibagikan oleh analis Bitcoin Meraklisi melalui sebuah postingan di platform X.
Analis menyatakan bahwa jika Bitcoin berhasil breakout meyakinkan di atas zona ini, harga bisa segera menguji level resistance berikutnya. Level resistance tersebut diperkirakan berada di sekitar USD94.800 dan nantinya berpotensi membuka peluang lanjutan menuju zona angka enam digit. Pergerakan di zona ini mencerminkan kondisi pasar yang sensitif terhadap berita makroekonomi dan sentimen risiko global.
Indikator teknikal seperti relative strength index (RSI) juga menunjukkan sinyal positif setelah Bitcoin keluar dari pola triangle naik yang mengakhiri tren turun tiga bulan sebelumnya. Ini memberikan dasar analisis lebih lanjut bahwa pasar sedang berada pada titik transisi penting.
Baca Juga: 2026, Tahun Penuh Harapan untuk Solana: Prediksi dan Tantangan
Jika breakout di atas level USD90.500 berhasil, analis menilai Bitcoin berpeluang mencapai target harga USD94.800 segera. Nilai ini setara sekitar Rp1,58 miliar per BTC berdasarkan kurs 1 USD = Rp16.708. Kondisi ini akan menunjukkan kekuatan pembeli yang mengatasi tekanan jual di zona kunci.
Terobosan di atas USD94.800 akan membuka pintu menuju target yang lebih tinggi, antara lain USD107.300. Level ini menunjukkan reli potensial yang diperkuat momentum bullish awal tahun. Analis juga menyebut bahwa pasar bisa memasuki fase bullish lanjutan jika sentimen positif berlanjut.
Pertumbuhan harga yang konsisten di atas resistensi utama sering kali menjadi sinyal bahwa permintaan pasar sedang mendominasi. Ini memungkinkan trader dan investor untuk memantau penguatan fundamental sentimen pasar crypto secara lebih luas.

Dalam skenario optimis, analis menyebut bahwa Bitcoin dapat mencapai USD123,500, sekitar Rp2,06 miliar per BTC, bila momentum kenaikan cukup kuat. Ini mencerminkan potensi kenaikan lebih dari 36 persen dari harga saat artikel ini ditulis. Target ini mengindikasikan respons pasar yang sangat positif.
Target ekstrem ini biasanya terjadi bila breakout di zona penting diiringi dengan sentimen pasar luas yang mendukung aliran modal masuk ke aset berisiko seperti BTC. Faktor eksternal seperti kebijakan moneter global dan adopsi institusional juga menjadi katalis penting.
Jika Bitcoin mencapai target ini, pasar crypto bisa memasuki fase bullish intens, menguatkan posisi BTC sebagai aset utama di pasar digital. Proyeksi ini mencerminkan optimisme jangka menengah di kalangan analis teknikal.
Sebaliknya, jika Bitcoin mengalami penolakan di zona keputusan kunci dan gagal menembus resistensi, harga dapat segera turun ke sekitar USD88,000 atau sekitar Rp1,47 miliar. Analis menyebut ini sebagai skenario alternatif yang perlu diwaspadai setelah pergerakan harga di level kritis.
Penurunan ke level ini mencerminkan tekanan jual yang kembali meningkat dan menunjukkan sentimen pasar yang lebih berhati-hati. Skenario ini juga menunjukkan bahwa support jangka pendek dapat diuji kembali setelah fase sideways atau konsolidasi panjang.
Respon pasar di bawah level ini akan menjadi indikator penting untuk menentukan apakah tren bearish dapat berlanjut atau apakah zona support yang lebih dalam akan aktif. Kegagalan mempertahankan level ini sering kali menjadi sinyal lanjutan penurunan.

Dalam skenario ekstrem bearish, Bitcoin bisa mengalami penurunan lebih lanjut menuju sekitar USD86,000 atau sekitar Rp1,44 miliar jika momentum bullish benar-benar gagal. Risiko ini muncul jika tekanan jual terus meningkat setelah penolakan zona keputusan kunci.
Penurunan ini menunjukkan bahwa support utama berikutnya akan diuji, dan indikator teknikal perlu dipantau dengan cermat untuk melihat area rebound potensial. Skenario ini lebih mungkin terjadi jika pasar global menghadapi tekanan ekonomi atau sentimen risiko meningkat tajam.
Dinamika antara breakout dan pullback menggambarkan bahwa harga Bitcoin sedang berada di fase yang sensitif, di mana arah harga jangka menengah sangat bergantung pada aksi harga di zona keputusan kunci. Pergerakan selanjutnya akan memberi gambaran tren pasar cryptocurrency secara lebih luas.
Baca Juga: Terobosan Besar Ripple (XRP) di 2026, Siapkah Anda?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi