
Jakarta, Pintu News ā Bitcoin , sebagai cryptocurrency paling dominan dengan kapitalisasi terbesar, kini diperdagangkan di atas $90.000 dan dianalisis memiliki peluang teknikal untuk kembali menembus level $100.000. Proyeksi ini disusun berdasarkan pola grafik symmetrical triangle, yang dapat mengindikasikan potensi breakout dalam minggu mendatang menurut analis pasar crypto Ali Martinez melalui posting-nya di media sosial X. Data dalam artikel ini merujuk pada laporan NewsBTC dan analisis teknikal terbaru.
Pola symmetrical triangle terlihat pada grafik BTC time frame 4 jam, menunjukkan bahwa harga sedang berkonsolidasi di antara dua garis tren yang saling mendekat. Dalam pola ini, harga biasanya memecah ke arah tren awal sebelum konsolidasi berlangsung, sehingga dapat menjadi sinyal teknikal lanjutan. Analis Ali Martinez memandang bahwa pola ini bisa mengarah ke arah bullish jika BTC berhasil breakout di atas resistance atas pola tersebut.
Resistance kunci yang harus diperhatikan adalah di sekitar level $91.000, dimana BTC perlu setidaknya dua penutupan candlestick di atas level ini untuk mengonfirmasi breakout bullish. Jika breakout terjadi, momentum lanjutan dapat menghasilkan target harga lebih tinggi.
Pola serupa sering digunakan oleh trader teknikal untuk menilai potensi tren lanjutan, sehingga pembacaan yang akurat terhadap pola ini menjadi penting dalam menentukan arah BTC.
Baca Juga: 2026, Tahun Penuh Harapan untuk Solana: Prediksi dan Tantangan

Berdasarkan ukuran pola symmetrical triangle tersebut, perhitungan proyeksi teknis menunjukkan bahwa Bitcoin dapat mengalami kenaikan sekitar 15 persen dari level harga saat ini dan mencapai target di atas $102.000. Target ini menjadi ambisial namun masih berada dalam batas klasikal proyeksi grafik teknikal.
Target $102.000 itu sendiri merupakan level psikologis dan teknikal penting karena mewakili titik di mana BTC berhasil menembus kembali area enam digit setelah konsolidasi. Namun demikian, proyeksi teknikal ini tetap bergantung pada konfirmasi breakout yang terjadi.
Jika BTC mampu mencapai target ini, hal ini akan mencerminkan dorongan pembeli yang kuat setelah periode konsolidasi yang terjadi di awal 2026. Target kenaikan ini juga menawarkan konteks arah jangka menengah pasar cryptocurrency.
Bitcoin telah menunjukkan dinamika harga yang relatif stabil di awal tahun setelah bergerak di atas level $90.000, meskipun pasar secara keseluruhan masih menyatakan ketidakpastian tinggi terhadap aksi harga jangka pendek. Ketidakpastian ini tercermin dari konsolidasi harga yang membentuk pola symmetrical triangle.
Dalam fase konsolidasi seperti ini, volatilitas biasanya turun sementara pembeli dan penjual menunggu sinyal arah yang lebih jelas. Sinyal breakout dari konsolidasi ini dapat membawa perubahan arah tren yang signifikan.
Trader sering menunggu penutupan harian atau weekly di atas level breakout kunci untuk memastikan perubahan arah sebelum melakukan penyesuaian posisi. Ini merupakan praktik umum dalam analisis teknikal terhadap aset seperti BTC.
Meskipun fokus utama laporan ini adalah kemungkinan breakout bullish, terdapat juga risiko bahwa harga dapat gagal menembus resistance dalam pola symmetrical triangle. Jika BTC gagal menutup harga di atas resistensi tersebut secara konsisten, harga bisa bergerak turun menuju area support yang lebih rendah.
Risiko breakdown seperti ini biasanya terjadi ketika tekanan jual meningkat atau sentimen pasar berubah secara mendadak akibat berita negatif pasar makro atau peristiwa eksternal. Kondisi ini dapat memaksa trader untuk mengambil posisi aman dengan menjual lebih awal.
Trader jangka pendek perlu memantau breakout atau breakdown awal untuk menghindari false breakout yang dapat membawa kerugian jika sinyal teknikal tidak terkonfirmasi.

Prediksi teknikal seperti ini tidak berdiri sendiri; arah Bitcoin juga dipengaruhi oleh dinamika lebih luas dari pasar cryptocurrency, termasuk likuiditas pasar global, adopsi institusional, dan kondisi makroekonomi yang dapat memengaruhi sentimen risiko.
Misalnya, periode konsolidasi panjang sering kali mencerminkan fase pasar yang menunggu katalis kuat sebelum tren besar berikutnya terbentuk. Dalam konteks ini, breakout di atas $91.000 akan menjadi sinyal bahwa momentum bullish dapat kembali menguat.
Pemantauan terhadap berita global, data on-chain, dan indikator teknikal tetap penting untuk mendapat gambaran holistik terhadap pergerakan BTC dan pasar crypto lebih luas.
Baca Juga: Terobosan Besar Ripple (XRP) di 2026, Siapkah Anda?
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin hari ini,Ā harga Solana hari ini,Ā Pepe coinĀ dan harga asetĀ cryptoĀ lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi