
Jakarta, Pintu News – Dilansir dari CNA, harga minyak turun pada hari Senin (5 Januari) setelah operasi militer Amerika Serikat berhasil menangkap pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro — negara yang memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia.

Masuknya volume minyak Venezuela yang lebih besar ke pasar diperkirakan akan menambah kekhawatiran terkait kelebihan pasokan dan semakin menekan harga minyak, yang telah mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: 3 Altcoin yang Menarik Perhatian Investor di Awal Minggu 2026
Pada perdagangan pagi di Asia, harga Brent Crude turun 0,21% menjadi $60,62 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,35% ke posisi $57,12, meskipun masih lebih tinggi dari titik terendah sebelumnya.
Pasukan AS menyerang Caracas pada dini hari Sabtu, mengebom target-target militer dan membawa pergi Maduro beserta istrinya untuk menghadapi dakwaan federal terkait narkotika di New York.
Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa Amerika Serikat kini akan “mengelola” Venezuela dan mengirim perusahaan-perusahaan AS untuk memperbaiki infrastruktur minyak negara itu yang sangat rusak parah.
Setelah bertahun-tahun mengalami kekurangan investasi dan terkena sanksi, Venezuela saat ini hanya mampu memompa sekitar satu juta barel minyak per hari, turun drastis dari sekitar 3,5 juta barel per hari pada tahun 1999.
Namun, para analis menilai bahwa meningkatkan produksi minyak Venezuela secara signifikan tidak akan mudah dan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, di tengah berbagai ketidakpastian besar mengenai masa depan negara tersebut.
“Pemulihan produksi apa pun akan membutuhkan investasi besar, mengingat infrastruktur yang hancur akibat bertahun-tahun salah urus dan kekurangan investasi,” kata analis UBS, Giovanni Staunovo, kepada AFP.
Selain itu, berinvestasi saat ini juga kurang menarik: harga minyak tertekan oleh kelebihan pasokan dan mengalami penurunan sepanjang tahun 2025, meskipun ada tekanan ekonomi besar seperti perang tarif Trump dan konflik yang terus berlanjut di Ukraina.
Baca juga: Prediksi Harga Mingguan Crypto: Bitcoin, Ethereum, dan XRP Kompak Menguat!

Di sisi lain, menurut data CoinMarketCap, pasar crypto menunjukkan pergerakan positif dengan kapitalisasi pasar global mencapai $3,15 triliun, naik 1,1% dalam 24 jam terakhir. Indeks CMC20, yang mewakili performa 20 aset crypto teratas, juga mengalami kenaikan sebesar 1,2% ke level $196,58, mencerminkan sentimen positif di antara aset utama di pasar.
Meski demikian, indikator Fear & Greed Index berada di angka 42, yang mencerminkan sentimen netral dari para pelaku pasar — tidak terlalu optimis, namun juga tidak menunjukkan ketakutan ekstrem.
Sementara itu, skor Altcoin Season berada di angka 21 dari 100, menunjukkan bahwa saat ini dominasi masih berada di tangan Bitcoin , dan belum memasuki fase altcoin season, di mana altcoin biasanya mengungguli performa Bitcoin secara luas.
Secara keseluruhan, meskipun pasar menunjukkan pertumbuhan harian yang positif, sentimen investor masih hati-hati, dan altcoin belum mengambil alih panggung utama.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: