Morgan Stanley Siap Luncurkan Dompet Crypto, Disertai Rencana ETF Bitcoin, Ethereum, & Solana!

Di-update
January 9, 2026
Gambar Morgan Stanley Siap Luncurkan Dompet Crypto, Disertai Rencana ETF Bitcoin, Ethereum, & Solana!

Jakarta, Pintu News – Morgan Stanley sedang memperluas upayanya di bidang aset digital dengan mengembangkan dompet crypto baru. Langkah ini merupakan bagian dari rencana bank tersebut untuk menyediakan produk investasi yang diatur dan terhubung dengan Bitcoin , Ethereum , dan Solana .

Morgan Stanley Perkuat Strategi Dompet Crypto

Menurut laporan dari Barron’s, bank Wall Street Morgan Stanley — yang mengelola hampir $9 triliun aset (AUM) — semakin memfokuskan strateginya pada aset digital. Bank ini berencana merilis dompet kripto miliknya pada tahun 2026.

Baca juga: Vitalik Buterin Ungkap Strategi Skalabilitas Ethereum: Utamakan Bandwidth, Bukan Kecepatan Transaksi!

Dompet tersebut sedang dikembangkan untuk menyediakan layanan kustodian (penyimpanan aman) dan nantinya juga kemampuan transaksi untuk aset yang telah ditokenisasi. Layanan ini ditujukan bagi investor institusional dan klien dengan kekayaan tinggi.

Dompet ini akan menghubungkan pengelolaan kekayaan tradisional dengan teknologi blockchain. Fungsinya adalah mendukung versi tokenisasi dari aset dunia nyata, baik di pasar publik maupun privat — termasuk sekuritas tradisional dan struktur investasi swasta.

Pasar Privat Dukung Strategi Aset Digital Morgan Stanley

Morgan Stanley memperkuat posisinya di pasar privat melalui kerja sama dengan Carta. Kemitraan ini memungkinkan perusahaan untuk memberikan layanan pengelolaan kekayaan kepada karyawan perusahaan privat. Selain itu, Morgan Stanley juga mengakuisisi EquityZen guna menyediakan akses investasi ke saham-saham perusahaan privat bagi para nasabahnya.

Dalam sebuah unggahan di X, analis Walter menyebut bahwa langkah ini akan mengurangi hambatan dalam transaksi aset privat serta memperlancar likuiditas sebelum perusahaan go public. Strategi ini membantu perencanaan modal jangka panjang di berbagai kelas aset.

Baca juga: Harga BNB Diprediksi Sulit untuk Anjlok di Tahun 2026? Ini 3 Alasan Kuatnya

Morgan Stanley juga telah mengajukan permohonan untuk meluncurkan ETF yang terhubung dengan Bitcoin, Ethereum, dan Solana. Pengajuan ini menunjukkan adanya perlombaan dalam menawarkan eksposur terhadap aset kripto melalui produk investasi yang diatur.

Strategi ini bertujuan menyelaraskan aset digital dengan struktur portofolio yang sudah ada, kemungkinan besar melalui platform E*Trade. Bank ini juga telah mencabut batasan jumlah eksposur kripto yang bisa dimiliki oleh klien kaya mereka.

Selain itu, perusahaan juga mengumumkan bahwa produk Ethereum trust yang direncanakan akan menggunakan sistem “in-kind” untuk penciptaan dan penebusan aset. Namun, belum ada rincian lebih lanjut terkait bursa, simbol perdagangan, maupun kustodian.

ETF tersebut diharapkan dapat diluncurkan bagi investor yang memenuhi syarat setelah memperoleh persetujuan dari otoritas regulasi. Bersama dengan dompet kripto yang sedang dikembangkan, Morgan Stanley tengah membangun kerangka kerja kripto yang terorganisir, dengan fokus pada akses yang patuh regulasi, penyimpanan yang aman, dan aplikasi manajemen portofolio jangka panjang.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->