Prediksi Harga Perak 2026–2030, Bagaimana Nasibnya 5 Tahun ke Depan?

Di-update
January 24, 2026
Gambar Prediksi Harga Perak 2026–2030, Bagaimana Nasibnya 5 Tahun ke Depan?

Jakarta, Pintu News – Harga perak dunia menarik perhatian investor dan analis komoditas karena logam ini tidak hanya berfungsi sebagai safe haven seperti emas, tetapi juga memiliki peran penting dalam sektor industri, khususnya di teknologi hijau dan elektronik.

Dengan kenaikan harga yang kuat pada 2025—termasuk harga perak yang mencapai level tertinggi lebih dari 40 tahun—banyak yang bertanya: bagaimana prospek harga perak di tahun 2026, 2030, bahkan hingga 2035? Perlu diperhatikan bahwa semua prediksi ini tidak bisa dijamin pasti, karena harga logam mulia sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan moneter, dan permintaan industri.

Prediksi Harga Perak 2026

Para analis memberikan pandangan beragam untuk harga perak di 2026, dengan konsensus umum bahwa 2026 akan menjadi tahun penting setelah reli besar di 2025. Beberapa lembaga melihat perak berada di kisaran $55–$65 per ounce secara rata-rata, dengan kemungkinan didorong hingga lebih tinggi oleh ketidakseimbangan pasokan dan permintaan investor safe haven yang kuat.

Robert Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad yang dikenal optimis terhadap logam mulia, pernah memprediksi harga perak bisa menembus sekitar $107 per ounce pada Januari 2026, menekankan peran perak sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Faktor lain yang mendukung momentum perak adalah penggunaan industri yang terus berkembang, terutama pada sektor energi surya dan kendaraan listrik yang membutuhkan perak dalam produksinya. Ini menjadi alasan tambahan mengapa banyak analis percaya harga perak masih punya ruang untuk menguat pada 2026 dibanding rata-rata historisnya.

Baca Juga: Emas dan Perak Cetak Rekor Tertinggi Baru, Bitcoin (BTC) Anjlok!

Prediksi Harga Perak 2030, 5 Tahun Kedepan

Melihat horizon yang lebih panjang sampai 2030, prediksi harga perak menjadi lebih bervariasi tetapi tetap berpihak pada tren kenaikan dalam berbagai model skenario. Beberapa prakiraan berbasis analisis teknikal dan AI menunjukkan bahwa harga perak dapat meningkat tajam antara $130–$190 per ounce pada akhir dekade ini, terutama jika tren permintaan industri terus memperkuat dan pasokan tetap ketat.

Skenario lebih bullish, termasuk yang memperhitungkan kompresi rasio emas-perak (gold/silver ratio), memperkirakan perak bisa mencapai lebih dari $200 per ounce pada 2030 di tengah kekurangan pasokan yang semakin nyata dan pertumbuhan permintaan teknologi tinggi.

Namun, perlu diingat bahwa prediksi jangka panjang memiliki margin of error yang besar dan sangat tergantung pada banyak faktor eksternal—seperti perkembangan teknologi substitusi bahan, perubahan kebijakan tax, atau pergeseran dalam kebijakan moneter global—yang dapat memengaruhi harga perak secara signifikan.

Prediksi Harga Perak 2035, 10 Tahun Kedepan

harga perak antam hari ini

Mengintip lebih jauh lagi hingga 2035, beberapa model jangka panjang menunjukkan bahwa harga perak bisa terus meningkat, terutama jika defisit struktural pasokan semakin dalam dan permintaan dari sektor industri tetap kuat. Model proyeksi jangka panjang menyebutkan angka yang jauh lebih tinggi dari level saat ini, termasuk skenario pertumbuhan lebih dari 200–300% terhadap harga beberapa tahun ke depan, berdasarkan tren sumber daya dan permintaan teknologi canggih yang terus meningkat.

Tetapi, proyeksi jangka panjang seperti ini harus dipandang dengan hati-hati karena ketidakpastian ekonomi global, inovasi substitusi material di sektor teknologi, dan kemungkinan eksplorasi atau penemuan tambang baru yang dapat memperluas pasokan. Faktor-faktor tersebut dapat membuat prediksi 10 tahun kedepan berubah secara signifikan dari prediksi awal.

Faktor yang Mempengaruhi Prediksi Harga Perak

Beberapa faktor utama yang sering disebut dalam berbagai analisis harga perak di masa depan meliputi:

  • Permintaan Industri: Perak memiliki penggunaan penting dalam energi surya, elektronik, dan sektor teknologi tinggi.
  • Permintaan Investasi: Ketika ekonomi global tidak stabil, investor sering mencari aset fisik seperti perak sebagai pelindung nilai.
  • Pasokan Tambang: Kontraksi pasokan atau kebijakan ekspor yang ketat dari negara penambang dapat mempengaruhi harga.
  • Kebijakan Moneter Global: Perubahan suku bunga dan kebijakan Fed atau bank sentral lain dapat meningkatkan atau menekan harga logam.

Kesimpulan

Semua angka prediksi harga perak di atas bukan merupakan jaminan, melainkan estimasi berdasarkan analisis tren historis, model statistik, dan pendapat analis. Harga logam mulia sangat rentan terhadap kondisi ekonomi global, geopolitik, sentimen pasar, serta faktor di luar dugaan seperti pandemi, konflik global, atau kebijakan ekonomi besar yang tiba-tiba.

Baca Juga: Ripple (XRP) Berpeluang Menuju US$5? Ini Analisis Harga dan Risikonya!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari iniharga Solana hari iniPepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->