
Jakarta, Pintu News – Harga Dogecoin saat ini masih kesulitan menembus level resistensi penting. Setelah mengalami konsolidasi dalam waktu yang cukup lama, DOGE tetap berada dalam pola saluran menurun pada kerangka waktu yang lebih tinggi—struktur yang umumnya mengisyaratkan potensi penurunan lanjutan, kecuali jika mampu ditembus secara meyakinkan.
Meskipun telah beberapa kali mencoba, harga belum berhasil kembali ke atas titik tengah saluran tersebut, yang menunjukkan bahwa tekanan dari pihak penjual masih dominan. Dengan terus melemahnya pergerakan harga, kemungkinan terjadinya koreksi lebih dalam ke arah level support yang lebih rendah pun semakin meningkat.

Pada 27 Januari 2026, harga Dogecoin tercatat mengalami kenaikan tipis 0,83% dalam waktu 24 jam, diperdagangkan pada harga $0.1228 atau setara dengan Rp2.063. Dalam periode 24 jam terakhir, harga DOGE bergerak dalam kisaran Rp2.025 hingga ke Rp2.074.
Saat penulisan, market cap Dogecoin berada di sekitar Rp346,93 triliun, dengan volume perdagangan di sekitar Rp16,62 triliun dalam waktu 24 jam.
Baca juga: Harga Ethereum Naik ke $2.900 Hari Ini (27/1/26): Para Whale Bergerak Memborong ETH!

Dari sudut pandang struktur teknikal, Dogecoin masih terjebak kuat dalam pola saluran menurun pada kerangka waktu yang lebih tinggi. Pola ini mencerminkan tren bearish yang berkelanjutan, ditandai oleh serangkaian puncak dan dasar yang semakin rendah.
Yang penting, harga belum menunjukkan penyimpangan signifikan dari pola ini, memperkuat pandangan bahwa risiko penurunan tetap tinggi.
Saluran seperti ini biasanya berperan sebagai pola kelanjutan tren. Sampai harga mampu merebut kembali batas atas saluran atau menembus titik tengah saluran secara meyakinkan, setiap reli cenderung bersifat korektif, bukan pembalikan tren.
Saat ini, Dogecoin sedang berkonsolidasi di dekat area nilai terendah dan sekitar titik tengah dari saluran menurun. Area ini lebih berperan sebagai zona tekanan (kompresi) daripada sebagai support. Upaya berulang untuk menembus lebih tinggi terus gagal, di mana harga belum mampu mencatat penutupan candle yang meyakinkan di atas titik tengah saluran.
Ketidakmampuan untuk merebut kembali level resistensi ini merupakan sinyal kelemahan yang penting. Dalam kondisi pemulihan bullish, harga biasanya segera berhasil menguasai level-level kunci di tengah rentang.
Dalam kasus DOGE, penolakan yang terus terjadi menunjukkan bahwa para pembeli belum memiliki kekuatan yang cukup untuk memulai pergerakan naik yang berkelanjutan.
Menambah sentimen bearish adalah pergeseran peran dari value area low yang kini berfungsi sebagai resistensi, bukan lagi support. Pergeseran ini mengindikasikan bahwa harga saat ini diperdagangkan di bawah nilai wajarnya—kondisi yang sering kali menjadi pertanda akan terjadinya penurunan lebih lanjut.
Ketika pasar gagal merebut kembali area bernilai, biasanya harga akan mencari likuiditas di level yang lebih rendah. Bagi Dogecoin, ini berarti konsolidasi yang sedang berlangsung kemungkinan besar hanyalah jeda sebelum penurunan berlanjut, bukan dasar untuk pembalikan tren.
Dengan momentum penurunan yang terus membangun, perhatian kini tertuju pada area support di batas bawah saluran menurun, sekitar $0,09. Level ini merupakan bagian bawah dari struktur saluran dan belum tersentuh dalam fase pergerakan harga saat ini.
Area support yang belum teruji seperti ini sering kali menjadi magnet alami bagi harga, terutama saat selaras dengan struktur bearish yang lebih luas.
Baca juga: Harga Bitcoin Pulih ke $88.000 Hari Ini (27/1/26): Apa Selanjutnya untuk BTC?
Pergerakan menuju $0,09 juga bisa mencerminkan aksi “capitulation” atau kapitulasi, di mana pelaku pasar yang lemah terpaksa keluar karena tekanan jual. Gerakan seperti ini umumnya tajam dan dipicu oleh sentimen emosional, terutama jika sentimen pasar secara keseluruhan ikut memburuk.
Semakin lama Dogecoin tertahan di bawah area resistensi, semakin besar risiko terjadinya kapitulasi. Biasanya, kapitulasi terjadi setelah periode konsolidasi panjang di dekat resistensi, kemudian diikuti penurunan tajam saat permintaan mengering. Struktur saat ini—kompresi di bawah titik tengah saluran dan value area low—sesuai dengan pola tersebut.
Namun, kapitulasi tidak selalu menandakan akhir dari tren turun. Meski bisa memicu pantulan jangka pendek, struktur yang lebih luas tetap perlu membaik sebelum pemulihan yang berkelanjutan bisa terjadi.
Dogecoin secara teknikal masih dalam posisi rentan selama harga tetap berada di bawah titik tengah saluran menurun dan area nilai terendah. Jika kelemahan ini berlanjut, kemungkinan besar harga akan terus bergerak turun menuju area support $0,09.
Untuk membatalkan skenario bearish ini, pembeli harus mampu mendorong harga menembus kembali titik tengah saluran dengan volume besar dan penerimaan pasar yang kuat.
Sampai itu terjadi, setiap reli kemungkinan akan menghadapi tekanan jual, dan risiko penurunan tetap menjadi tema dominan dalam prospek jangka pendek DOGE.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: