
Jakarta, Pintu News ā Berita terbaru menunjukkan bahwa Ethereum , aset kripto terbesar kedua setelah Bitcoin , sedang menghadapi tren penurunan harga berkepanjangan. Jika bulan Januari 2026 berakhir dengan penurunan harga, ETH akan menutup lima bulan berturut-turut dalam zona merah, sebuah fenomena yang hanya pernah terjadi sebelumnya pada siklus downtrend besar di pasar crypto. Tren ini memberikan gambaran penting tentang tekanan jual yang sedang berlangsung di pasar cryptocurrency.

Data on-chain dan analisis pergerakan harga menunjukkan bahwa Ethereum telah menutup empat bulan terakhir dengan performa negatif, dan belum ada tanda pemulihan signifikan pada Januari 2026. Harga ETH saat ini masih bergerak di kisaran bawah USD 3.000, mencerminkan tekanan bearish yang relatif kuat dalam beberapa bulan terakhir. Tren ini secara teknikal menggarisbawahi kurangnya momentum bullish yang diperlukan untuk membalik arah pasar dari tren turun jangka panjang.
Penutupan bulan berturut-turut di zona merah menunjukkan bahwa permintaan pasar mungkin belum cukup kuat untuk menghasilkan rebound harga yang berkelanjutan. Investor perlu memahami bahwa periode panjang dalam tren turun seperti ini sering kali memerlukan katalis kuat agar tren berubah arah.
Baca Juga: 5 Fakta Penting Kesenjangan Pasokan Perak vs Emas dan Dampaknya ke Crypto & Aset Komoditas
Sejarah pergerakan ETH menunjukkan bahwa terakhir kali terjadi tren seperti ini adalah pada tahun 2018, ketika Ethereum turun tajam dalam periode lama sebelum akhirnya pulih. Pada saat itu, Ethereum mengalami beberapa bulan penurunan tajam berturut-turut sebelum akhirnya rebound pada fase berikutnya dari siklus pasar.
Jika sejarah berulang, penutupan bulan kelima dalam merah dapat memicu fase konsolidasi lebih dalam atau bahkan perpanjangan bearish sebelum potensi momentum bullish berikutnya muncul. Namun, pola historis bukan jaminan masa depan, sehingga analisis tambahan terhadap kondisi pasar saat ini tetap penting.
Analisis teknikal tambahan menunjukkan bahwa meskipun harga ETH turun, indikator struktural pasar seperti support jangka panjang tetap diuji secara berkala. Tren hashrate, likuiditas pasar, dan aktivitas on-chain lain juga menjadi faktor yang mempengaruhi dinamika harga. Sebagai contoh, ADDRESS aktif, volume perdagangan, serta rasio MVRV menunjukkan bahwa ETH saat ini berada dalam zona undervalued menurut beberapa metrik analisis on-chain.
Hal ini berarti bahwa meskipun harga turun, ada indikasi bahwa beberapa investor melihat nilai jangka panjang dari ETH, yang bisa menciptakan peluang akumulasi di harga lebih rendah jika sentimen berubah.
Fenomena penurunan Ethereum bukan hal yang terjadi sendirian; sebagian besar pasar cryptocurrency mengalami volatilitas tinggi dan fase penurunan yang berkepanjangan sejak 2025. Selain itu, kapital pasar sering beralih antar kelas aset seperti emas dan perak yang mengalami lonjakan minat sosial, meskipun volatilitas crypto tetap tinggi.
Investor perlu memahami bahwa kondisi harga ETH juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebijakan moneter global, aliran modal institusional, serta sentimen risiko investor yang lebih luas. Perubahan tren makroekonomi dapat mempercepat atau memperlambat momentum harga di pasar aset digital.

Bagi investor muda atau pemula, tren negatif harga Ethereum menegaskan bahwa pasar crypto sangat volatil dan berisiko tinggi. Penutupan beberapa bulan dalam zona merah bukanlah indikasi pasti bahwa aset tersebut āgagalā; melainkan bagian dari siklus pasar yang kompleks. Pemahaman tentang dukungan teknikal, manajemen risiko, dan struktur siklus pasar menjadi krusial sebelum membuat keputusan investasi.
Investor disarankan untuk menggabungkan analisis teknikal dengan pemantauan fundamental dan faktor sentimen pasar untuk menilai potensi pergerakan jangka menengah dan panjang di aset seperti ETH. Strategi investasi yang matang dan disiplin tetap menjadi kunci dalam menghadapi tren harga turun.
Baca Juga: Lonjakan Harga Altcoin: Fenomena Musiman yang Tak Boleh Dilewatkan!
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.