Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 28 Januari 2026: Menguat

Di-update
January 28, 2026
Bagikan
Gambar Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 28 Januari 2026: Menguat

Jakarta, Pintu News – Nilai tukar rupiah hari ini adalah Rp16.732 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat menguat 46 poin atau 0,27 persen pada perdagangan Rabu (28/1/2026), dibandingkan posisi sebelumnya di level Rp16.768 per dolar AS. Penguatan ini mencerminkan perbaikan sentimen pasar terhadap aset keuangan domestik di tengah dinamika global yang relatif kondusif.

Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini, 28 Januari 2026

Berdasarkan data terbaru pada Rabu, 28 Januari 2026, nilai tukar rupiah hari ini adalah Rp16.721 per dolar AS, mencerminkan posisi rupiah yang relatif lebih kuat dibandingkan level tertingginya dalam periode satu bulan terakhir. Data ini menunjukkan bahwa rupiah telah bergerak menjauh dari tekanan pelemahan yang sempat terjadi sebelumnya.

Baca juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 28 Januari 2026

Apa Faktor Menguatnya Rupiah Hari Ini?

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat setelah bergerak stabil di awal sesi perdagangan dan menutup pada level yang lebih kuat dibandingkan sesi sebelumnya. Faktor utama yang mendorong penguatan ini berasal dari pelemahan indeks dolar AS, yang memberikan ruang bagi mata uang negara-negara berkembang termasuk rupiah untuk menguat terhadap greenback.

Selain itu, eskalasi sentimen geopolitik dan kebijakan perdagangan global diyakini turut menekan permintaan terhadap dolar, sehingga mendorong apresiasi rupiah di pasar spot. Dukungan dari pernyataan pejabat ekonomi yang tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi domestik juga memperkuat keyakinan investor terhadap stabilitas kurs mata uang Garuda.

Sentimen eksternal lain yang turut berpengaruh adalah antisipasi pelaku pasar terhadap kebijakan moneter global, khususnya menjelang keputusan suku bunga dari Federal Reserve yang diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga saat ini. Ekspektasi ini membuat aset berisiko menjadi lebih menarik, sehingga modal global mengalir keluar dari dolar AS dan memberikan ruang bagi penguatan rupiah.

Tekanan eksternal terhadap dolar AS, termasuk retorika perdagangan dan ancaman tarif di Amerika Serikat yang memengaruhi indeks dolar, juga memperlemah greenback terhadap mata uang utama Asia termasuk rupiah. Kombinasi faktor global tersebut menciptakan kondisi pasar yang kondusif sehingga rupiah menguat meskipun tekanan domestik dan tantangan ekonomi tetap ada.

Peran Tether (USDT) di Tengah Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Seiring perkembangan teknologi blockchain, Tether menjadi salah satu aset kripto yang banyak digunakan sebagai representasi digital dolar Amerika Serikat. USDT merupakan stablecoin yang nilainya dipatok 1:1 terhadap dolar AS, sehingga dirancang untuk menjaga stabilitas harga di tengah volatilitas pasar kripto.

Dalam konteks nilai tukar rupiah, pergerakan USDT sangat berkaitan langsung dengan fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Ketika nilai tukar rupiah menguat, harga USDT dalam denominasi rupiah cenderung lebih rendah atau stabil, dan sebaliknya. Hal ini menjadikan USDT sebagai instrumen yang kerap dimanfaatkan investor untuk menjaga nilai aset, mengelola likuiditas, serta melakukan transisi antar aset kripto tanpa terpapar risiko volatilitas yang tinggi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

  • Featured Image: Bloomberg

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->