
Jakarta, Pintu News – Dalam dunia digital yang terus berkembang, istilah seperti NFT dan cryptocurrency semakin sering terdengar, terutama di kalangan investor, seniman, dan penggemar teknologi.
Meskipun keduanya sama-sama berbasis teknologi blockchain, NFT (Non-Fungible Token) dan cryptocurrency seperti Bitcoin atau Ethereum memiliki perbedaan mendasar dalam fungsi, sifat, dan penggunaannya. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa yang membedakan NFT dari crypto, agar kamu dapat memahami peran masing-masing dalam ekosistem digital saat ini.
Cryptocurrency adalah mata uang digital. Istilah “crypto” berasal dari teknologi yang digunakan untuk mengamankan mata uang ini, yaitu kriptografi. Kriptografi memastikan bahwa cryptocurrency sangat terlindungi dan hampir mustahil untuk dipalsukan atau digunakan ganda (double-spending). Karena itulah, cryptocurrency sering disebut juga sebagai digital token yang keamanannya sangat tinggi.
Baca juga: Web4: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya dengan Web3 & Web5
Berbeda dengan mata uang tradisional yang diterbitkan oleh pemerintah, cryptocurrency tidak bergantung pada otoritas pemerintah atau lembaga keuangan dalam proses pembuatannya maupun penggunaannya. Cryptocurrency biasanya disimpan dalam dompet digital (crypto wallet) dan memungkinkan siapa saja untuk mengirim dan menerima pembayaran.
Setiap kali seseorang melakukan transaksi dengan cryptocurrency, data transaksi tersebut akan dicatat di dalam ledger terdistribusi yang tidak dapat diubah (immutable).
Sejumlah organisasi telah menerbitkan cryptocurrency mereka sendiri—yang sering disebut sebagai token—untuk memungkinkan orang menukarnya secara khusus dengan produk atau layanan yang mereka tawarkan. Untuk dapat membeli produk atau layanan tersebut, seseorang perlu menukar mata uang nyata dengan cryptocurrency terkait.
Berikut adalah beberapa contoh cryptocurrency populer:

NFT adalah singkatan dari non-fungible token. Sama seperti cryptocurrency, NFT juga merupakan token digital atau aset digital. Namun, berbeda dengan cryptocurrency yang bersifat fungible (dapat saling dipertukarkan), NFT bersifat unik dan tidak bisa disamakan satu dengan yang lain. Meski begitu, keduanya sama-sama berbasis teknologi blockchain dan tercatat sebagai aset kriptografis.
Perbandingan yang paling mudah dipahami adalah antara uang fisik dan benda koleksi yang bernilai karena keunikannya. Cryptocurrency bersifat fungible—misalnya, sejumlah ETH di dompet digital seseorang memiliki nilai dan fungsi yang sama persis dengan jumlah ETH yang sama di dompet orang lain.
Sekarang, bayangkan sebuah benda fisik yang kamu miliki dan bersifat istimewa karena hanya ada satu. Bisa berupa lukisan, barang koleksi seperti kartu bisbol atau perangko langka, atau buku edisi pertama yang ditandatangani langsung oleh penulisnya. Benda-benda tersebut bersifat non-fungible.
Jika seseorang meminta menukar buku edisi pertama bertanda tangan milik kamudengan cetakan edisi kelima tanpa tanda tangan, tentu kamu akan menolaknya. Walaupun isi teksnya sama, keduanya tidak memiliki nilai dan keunikan yang setara. Karena itulah, benda tersebut tidak dapat dipertukarkan.
Baca juga: Apa itu Take Profit dalam Trading? Ini Contoh & Cara yang Benar
NFT dan crypto memiliki sejumlah kesamaan, di antaranya:
Kedua teknologi ini juga saling mendukung. Misalnya, seseorang bisa membeli atau menjual NFT dengan sejumlah cryptocurrency yang telah disepakati.
Seperti halnya bentuk aset lainnya, crypto dan NFT memiliki kelebihan dan kekurangan bagi para penggunanya.
| Crypto | Non-Fungible Token (NFT) |
|---|---|
| Dapat dipertukarkan | Tidak dapat dipertukarkan |
| Diwakili oleh koin dan token | Diwakili oleh aset digital yang unik |
| Nilainya ditentukan oleh kekuatan pasar | Nilainya ditentukan oleh kelangkaan dan keunikannya |
| Umumnya digunakan sebagai alat tukar | Umumnya digunakan sebagai penyimpan nilai dan barang koleksi |
Cryptocurrency merupakan bentuk pembayaran digital yang aman dan terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengirim dan menerima uang tanpa campur tangan pihak ketiga. Transaksi dengan crypto bersifat lintas batas dan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, menjadikannya sangat berguna untuk pengiriman uang ke luar negeri atau pembayaran barang dan jasa. Selain itu, cryptocurrency sering kali tidak tunduk pada regulasi dan pajak yang sama seperti mata uang fiat, hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak pengguna.
Namun, kekurangan utamanya terletak pada volatilitas pasar yang tinggi. Harga aset crypto dapat berubah secara drastis dalam waktu singkat karena dipengaruhi oleh kondisi pasar yang tidak stabil.
Sementara itu, Non-Fungible Token (NFT) adalah aset digital yang unik dan tidak dapat dibagi, yang dapat mewakili barang fisik maupun digital. NFT dapat dibeli, dijual, atau ditukar menggunakan token kripto. Keunggulan lainnya, NFT bersifat immutable—artinya, kepemilikan dan data yang tercatat di dalamnya tidak bisa diubah atau dimanipulasi.
Namun, kekurangan NFT adalah sifatnya yang masih tergolong teknologi baru sehingga bisa membingungkan bagi pemula. Selain itu, karena berbentuk digital, NFT rentan terhadap serangan siber dan peretasan, yang bisa menyebabkan hilangnya nilai atau bahkan aset itu sendiri.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: