
Jakarta, Pintu News – Analisis historis menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki kecenderungan untuk mencatat kinerja positif di bulan Februari setelah periode penurunan di Januari. Tren ini bukan sekadar optimisme tanpa dasar, melainkan didukung oleh data lebih dari satu dekade yang menunjukkan pola musiman dalam pergerakan harga asset crypto terbesar di dunia.

Data historis dari lebih dari 13 tahun menunjukkan bahwa Februari lebih sering mencatat kenaikan harga Bitcoin dibandingkan bulan lainnya. Dalam periode tersebut, 9 dari 13 kali Bitcoin mencatat return positif di bulan Februari, meskipun Januari mengalami koreksi. Rata-rata gain Bitcoin di bulan ini berada di kisaran 14,3 %, sementara median return sekitar 12,2 %. Pola ini mengindikasikan bahwa koreksi awal tahun tidak selalu berlanjut menjadi tren turun panjang.
Contoh penting adalah rebound Bitcoin pada beberapa siklus sebelumnya, termasuk pertumbuhan 12,2 % di Februari 2023 dan 36 % pada Februari 2021, meskipun bulan sebelumnya mengalami tekanan. Ini memperlihatkan bahwa dinamika jangka pendek tidak selalu menentukan arah jangka menengah.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi
Meskipun Bitcoin tidak selalu naik di setiap Februari, pola historis menunjukkan bahwa Februari sering memperbaiki penurunan harga di Januari. Tahun-tahun seperti 2022 dan 2020 mencatat penurunan tajam di Januari, namun kemudian diikuti rebound signifikan di Februari. Pola ini memberi konteks penting bagi investor untuk memahami bahwa koreksi awal tahun dalam pasar crypto bisa menjadi fase konsolidasi sebelum potensi rebound.
Hal ini juga menunjukkan bahwa musiman dapat terjadi bukan hanya di pasar tradisional seperti saham, tetapi juga di pasar crypto, yang dipengaruhi oleh faktor likuiditas, sentimen risiko, serta dinamika permintaan global.

Bitcoin sempat berada di bawah level USD 85 000 selama beberapa hari akhir Januari, tetapi sejarah menunjukkan bahwa jika level support sekitar USD 80 600 bertahan, rebound menuju resistance di area USD 90 000 ke atas tetap sangat mungkin terjadi pada bulan berikutnya. Kondisi ini membuat support teknikal dan pola musiman menjadi sinyal penting yang layak diperhatikan oleh investor.
Investor muda dan pemula perlu memahami bahwa support teknikal tidak berdiri sendiri tetapi berinteraksi dengan sentimen pasar, momentum volume, serta data historis yang bisa memberi konteks tambahan terhadap arah harga.
Meskipun statistik memberikan insight berharga, penting dicatat bahwa data historis bukan prediksi pasti harga masa depan. Pasar crypto tetap volatil dan dipengaruhi oleh kondisi makro, regulasi, berjangka, serta dinamika likuiditas global. Musim rebound di Februari bukanlah jaminan, tetapi lebih merupakan pola yang patut dipertimbangkan dalam analisis jangka menengah.
Investor sebaiknya memadukan analisis teknikal, fundamental, dan histori data untuk mengevaluasi keputusan investasi secara objektif, bukan bergantung pada satu indikator semata.
Tren Bitcoin di bulan Februari memberikan pelajaran penting: volatilitas jangka pendek tidak selalu menentukan arah jangka menengah atau panjang. Pola rebound di bulan Februari sering terjadi meskipun Januari terlihat melemah. Investor pemula di pasar crypto dan cryptocurrency perlu menyadari bahwa memahami siklus musiman, support dan resistance teknikal, serta data historis dapat membantu membaca risiko dan peluang lebih baik.
Pemahaman tentang dinamika ini penting untuk membangun strategi investasi yang lebih rasional, mengurangi keputusan berdasarkan emosi yang sering terjadi di pasar volatil seperti crypto.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.