
Jakarta, Pintu News ā Pasar cryptocurrency kembali menjadi pusat perhatian dengan spekulasi meningkatnya kemungkinan altseason ā fase ketika altcoin mengungguli performa Bitcoin . Meskipun sejumlah sinyal optimis muncul, kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa altseason besar belum benar-benar dimulai karena beberapa indikator kunci belum flip. Artikel berikut merangkum lima indikator penting yang perlu dipahami oleh investor maupun pemula untuk menilai probabilitas altseason 2026.

Salah satu indikator yang sering digunakan untuk mengukur altseason adalah Altcoin Season Index, yang menunjukkan persentase momentum pasar yang berada di luar Bitcoin. Pada awal Februari 2026, indeks ini tercatat di angka 39, jauh di bawah ambang yang biasa diasosiasikan dengan altseason (biasanya di atas 50ā60).
Nilai indeks ini mencerminkan bahwa sebagian besar modal pasar masih terkonsentrasi pada Bitcoin daripada berpindah ke altcoin lain. Dalam konteks crypto, belum terlihat arus modal besar yang mendukung altcoin secara konsisten. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa momentum altseason masih belum matang.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!
Dominasi Bitcoin (Bitcoin Dominance atau BTC.D) adalah persentase kapitalisasi pasar Bitcoin relatif terhadap total kapitalisasi pasar crypto. BTC.D yang tinggi sering menunjukkan bahwa investor masih lebih memilih Bitcoin daripada melakukan rotasi ke altcoin. Pada periode yang sama, BTC.D masih berada dekat level 60 persen.
Secara historis, altseason sering dimulai ketika dominasi Bitcoin turun tajam menjelang atau di bawah angka 50 persen, karena ini menandakan modal mulai beralih ke altcoin. Dominasi yang masih tinggi berarti tekanan jual pada altcoin relatif kuat dan modal cenderung tetap di Bitcoin.

Ethereum sering dianggap sebagai indikator utama altseason karena merupakan aset altcoin terbesar dan kerap memimpin tren pasar altcoin. Namun dalam 15 bulan terakhir, ETH menunjukkan performa yang lemah dengan pengembalian negatif dalam banyak periode, menunjukkan tren naik yang tidak konsisten.
Rekor performa ETH yang rapuh mengurangi kemungkinan altseason besar karena altcoin lain sering mengikuti arah ETH dalam fase pasar yang lebih luas. Tanpa pemulihan kuat dari ETH, perkiraan momentum altcoin tetap tidak meyakinkan.

Beberapa indikator makro menunjukkan perbaikan seperti PMI manufaktur di Amerika Serikat yang kembali ke wilayah ekspansi, yang secara historis pernah mendahului altseason. Meskipun demikian, nilai PMI saat ini masih di bawah ambang yang biasanya terkait dengan fase altcoin kuat.
Kondisi makro yang membaik memang berpotensi memicu volatilitas pasar positif bagi crypto secara umum, namun belum cukup sebagai trigger untuk altseason yang luas. Indikator makro perlu mengalami peningkatan lebih jauh atau dikombinasikan dengan sinyal lain.
Untuk altseason berkembang secara nyata, modal pasar perlu berpindah dari aset safe-haven seperti Bitcoin ke altcoin yang lebih berisiko. Rotasi modal ini biasanya terlihat melalui indikator teknikal, volume altcoin yang meningkat, serta penurunan dominasi Bitcoin. Menurut data saat ini, modal masih terkonsentrasi pada Bitcoin, sedangkan altcoin belum menunjukkan pertumbuhan kapitalisasi pasar yang berkelanjutan.
Tanpa rotasi modal yang jelas, altseason besarnya sangat mungkin tertunda atau hanya terbatas pada beberapa altcoin tertentu. Para investor harus cermat memantau pergerakan dominasi, volume altcoin, dan indikator teknikal lanjutan.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: