
Jakarta, Pintu News ā Presiden AS, Donald Trump, telah menandatangani undang-undang pendanaan pemerintah sebesar $1,2 triliun, yang mengakhiri penutupan pemerintahan federal selama empat hari. Penutupan ini terjadi karena para anggota parlemen gagal mencapai kesepakatan terkait langkah-langkah pengeluaran penting.
Keputusan ini mengurangi ketidakpastian politik dan memicu reaksi positif di pasar kripto, terutama terhadap Bitcoin.
Pada 3 Februari 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani Consolidated Appropriations Act of 2026, sebuah rancangan undang-undang belanja besar senilai $1,2 triliun.
Baca juga: Harga Bitcoin Terjun Bebas ke $72.000 Hari Ini (5/2/26): Analis Soroti Pola Bull-Run Sebelumnya!
RUU ini lolos di DPR dengan selisih suara tipis, yakni 217 melawan 215. Undang-undang ini menetapkan 11 paket anggaran tahunan utama yang mendanai program serta operasional pemerintah hingga akhir tahun fiskal.
Dengan ditandatanganinya RUU ini, sebagian besar lembaga federal kini akan tetap beroperasi hingga 30 September 2026.
RUU yang baru disahkan ini membawa sejumlah perubahan penting, antara lain:
RUU ini juga mengonfirmasi penutupan USAID sebagai bagian dari reformasi anggaran.
Namun, belum semua hal terselesaikan. Anggaran untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) masih dalam tahap negosiasi. Partai Demokrat mendesak adanya pembatasan yang lebih ketat terkait tindakan penegakan hukum imigrasi.
RUU ini juga memperlihatkan perpecahan di dalam Partai Republik, karena beberapa anggota tidak setuju dengan bagian-bagian tertentu dari rencana pengeluaran tersebut.
Baca juga: Harga Dogecoin Turun ke $0.10 Hari Ini (5/2/26): Pasar Opsi DOGE Tunjukkan Sinyal Campuran
Pemimpin Fraksi Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, menyatakan bahwa mereka tidak akan menyetujui pendanaan jangka pendek tambahan untuk DHS kecuali terjadi perubahan besar. Hal ini menimbulkan potensi penutupan sebagian pemerintah dalam waktu dekat.
Meski RUU ini tidak mengatur langsung soal kripto, dampaknya tetap terasa. Setelah penandatanganan, harga Bitcoin sempat pulih sedikit, naik dari $75.600 ke $77.310.
Selama penutupan pemerintah selama empat hari, beberapa regulator seperti SEC dan CFTC beroperasi terbatas, yang memperlambat pembahasan ETF dan persetujuan terkait kripto.
Dengan pemerintah kembali beroperasi, data ekonomi penting seperti laporan pekerjaan bulan Januari dan klaim tunjangan pengangguran mingguan kini bisa dirilis tepat waktu. Data ini sangat memengaruhi keputusan Federal Reserve, yang berdampak besar pada pergerakan harga kripto.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: