
Jakarta, Pintu News ā Harga crypto Raydium tercatat menguat pada perdagangan hari ini di tengah fluktuasi pasar cryptocurrency. Berdasarkan data pasar, RAY diperdagangkan di level Rp11.610 per token, naik sekitar 1,35% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini membuat Raydium kembali diperhatikan investor, khususnya yang memantau sektor DeFi di jaringan Solana.
Harga Raydium hari ini tercatat Rp11.610 pada 5 Februari 2026 pukul 14.05 WIB. Dalam 24 jam terakhir, harga sempat bergerak turun hingga area Rp10.737 sebelum mengalami pemulihan. Pergerakan ini menunjukkan volatilitas jangka pendek yang masih cukup tinggi.
Kenaikan harian sebesar 1,35% mengindikasikan adanya minat beli setelah fase koreksi. Namun, harga masih berada di bawah area puncak jangka pendek di sekitar Rp12.500. Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi yang umum terjadi pada aset DeFi.
Baca Juga: 7 Fakta Mengejutkan Bitcoin & Crypto di Epstein Files: Jejak Awal Crypto Terungkap!

Kapitalisasi pasar Raydium saat ini berada di kisaran Rp3,11 triliun. Angka tersebut menempatkan RAY sebagai salah satu token DeFi menengah di ekosistem Solana. Meski tidak sebesar platform DeFi utama di jaringan lain, posisi ini menunjukkan Raydium masih relevan di pasar.
Nilai terdilusi penuh atau fully diluted valuation (FDV) RAY tercatat sekitar Rp6,42 triliun. Perbedaan yang cukup besar antara kapitalisasi pasar dan FDV mencerminkan masih adanya suplai token yang belum sepenuhnya beredar. Faktor ini sering menjadi perhatian investor dalam menilai tekanan suplai jangka menengah.
Volume perdagangan global Raydium dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar Rp1,83 triliun. Tingginya volume ini menunjukkan likuiditas yang kuat meskipun harga bergerak fluktuatif. Aktivitas pasar yang ramai menjadi indikator bahwa RAY masih aktif diperdagangkan oleh trader dan investor.
Volume besar juga menandakan pergerakan harga saat ini dipengaruhi aktivitas jangka pendek. Dalam konteks cryptocurrency, kondisi ini sering kali menjadi fase penyesuaian sebelum arah tren yang lebih jelas terbentuk. Namun, volume tinggi tidak selalu berarti tren naik akan berlanjut.
Suplai beredar Raydium saat ini tercatat sekitar 268.896.285 RAY dari suplai maksimum 555.000.000 RAY. Artinya, masih terdapat porsi token yang belum sepenuhnya masuk ke pasar. Struktur suplai ini dapat memengaruhi dinamika harga dalam jangka panjang.
Total nilai terkunci atau total value locked (TVL) Raydium berada di kisaran Rp18,17 triliun. TVL yang relatif besar menunjukkan ekosistem Raydium masih digunakan secara aktif oleh pengguna DeFi. Faktor ini menjadi salah satu indikator fundamental yang membedakan RAY dari aset spekulatif murni.
Raydium dikenal sebagai salah satu decentralized exchange utama di jaringan Solana. Berbeda dengan meme coin, RAY memiliki utilitas yang jelas dalam ekosistem DeFi, seperti penyediaan likuiditas dan yield farming. Hal ini membuat pergerakan harganya lebih terkait dengan aktivitas jaringan dan sentimen DeFi.
Dalam konteks pasar crypto dan cryptocurrency 2026, kenaikan harga Raydium hari ini mencerminkan respons pasar terhadap aktivitas ekosistem Solana. Bagi investor pemula, memahami hubungan antara harga token dan utilitas platform menjadi penting dalam menilai pergerakan RAY ke depan.
Baca Juga: 4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: