5 Fakta Mengejutkan Turunnya Sentimen Crypto Saat BTC Anjlok 38% ke US$60K!

Di-update
February 6, 2026
Gambar 5 Fakta Mengejutkan Turunnya Sentimen Crypto Saat BTC Anjlok 38% ke US$60K!

Jakarta, Pintu News – Pasar aset crypto sedang mengalami tekanan besar pada awal 2026. Harga Bitcoin jatuh tajam dari puncaknya dan memicu indeks sentimen pasar terendah sejak crash besar 2022. Penurunan ini tidak hanya memengaruhi BTC, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran luas di kalangan investor, baik pemula maupun institusional, sehingga penting memahami faktor-faktor di balik sentimen bearish ini secara ringkas dan jelas.

1. Sentimen Crypto Paling Rendah dalam Lebih dari 3 Tahun

Sentimen pasar cryptocurrency kini berada pada level ekstrem ā€œfearā€ yang belum terlihat sejak pertengahan 2022, dan angka indeksnya menyentuh titik paling rendah dalam tiga setengah tahun terakhir.

Indeks Fear & Greed merosot drastis akibat aksi jual besar yang membuat Bitcoin turun hingga sekitar US$60.000, mencerminkan kepanikan pasar serta minimnya minat beli jangka pendek. Situasi ini menyerupai fase bottom di pasar bearish sebelumnya, namun kali ini terjadi saat sentimen global terhadap aset berisiko juga melemah signifikan.

Baca Juga: 5 Crypto yang Dilirik Whale pada Februari 2026, Akumulasi Diam-Diam di Tengah Volatilitas

2. Penurunan Harga Bitcoin Hingga 38% dalam Waktu Singkat

Bitcoin (BTC) kehilangan sekitar 38 persen nilainya dari level tertinggi tahunannya dalam hitungan minggu, mencerminkan volatilitas luar biasa dan berkontribusi pada penurunan kepercayaan investor di seluruh kripto.

Penurunan tersebut membawa harga BTC ke sekitar US$60.000 dan memicu gelombang likuidasi posisi leveraged besar. Hasilnya, lebih dari ratus ribu trader mengalami likuidasi nilai miliaran dolar dalam periode tersebut.

3. Likuidasi Massal Memperparah Sentimen Investor

Tekanan jual besar pada Bitcoin (BTC) menyebabkan ratusan ribu posisi perdagangan margin mengalami likuidasi, terutama yang menggunakan leverage.

Sebanyak lebih dari US$2,7 miliar posisi terhapus dalam periode tekanan pasar tersebut, dengan sebagian besar didominasi oleh posisi long leverage. Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak investor mengambil risiko tinggi pada kondisi pasar yang rapuh.

Likuidasi massal seperti ini sering menimbulkan efek domino di keseluruhan pasar crypto, mempercepat penurunan harga aset lain seperti Ethereum dan altcoin lainnya.

4. Faktor Ekonomi Global Memperberat Tekanan Pasar Crypto

Koreksi tajam harga Bitcoin (BTC) ikut dipengaruhi oleh gelombang penjualan di pasar saham teknologi dan kekhawatiran ekonomi makro yang lebih luas.

Trader mengaitkan penurunan kripto dengan ekspektasi pelambatan ekonomi, berhentinya potongan suku bunga agresif, serta penurunan minat terhadap aset berisiko. Kombinasi faktor makro tersebut memperparah sentiment negatif di pasar.

Ketika pasar modal tradisional mengalami tekanan, hal ini biasanya memukul aset berisiko seperti cryptocurrency, memicu rebalancing portofolio dari investor besar.

5. Dampak Turun ke Investor Pemula dan Institusional

Penurunan sentimen ini tidak hanya dirasakan oleh investor ritel, tetapi juga oleh institusi besar yang memiliki eksposur signifikan pada Bitcoin (BTC) dan kripto lainnya.

Investor institusional sering dianggap sebagai penyangga stabilitas di pasar, namun ketika mereka menghadapi tekanan likuiditas atau merombak strategi risiko, sentimen keseluruhan pasar menjadi semakin bearish. Penurunan kepercayaan ini mendorong retraksi modal dari aset crypto, mengurangi likuiditas pasar, dan meningkatkan kecemasan di antara investor pemula.

Baca Juga: 3 Crypto Underrated Bulan Februari 2026 yang Mulai Dilirik Investor, Bukan Sekadar Hype!

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->