
Jakarta, Pintu News – Token XRP — salah satu aset utama di pasar crypto — mengalami tekanan harga dan sentimen yang signifikan pada awal 2026, seiring kombinasi data ekonomi AS yang kuat, penundaan kebijakan crypto, dan risiko makro global. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada XRP, tetapi juga mencerminkan dinamika yang lebih luas di pasar cryptocurrency, yang penting dipahami oleh investor pemula maupun berpengalaman.
Rilis data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan angka yang lebih kuat dari ekspektasi, termasuk indikator pengangguran dan pertumbuhan sektor jasa. Kondisi ini mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya, sehingga mengurangi daya tarik aset berisiko termasuk kripto.
Dolar yang lebih kuat sering kali menekan harga XRP, karena investor cenderung mencari aset yang memberikan imbal hasil atau perlindungan nilai terhadap kekuatan dollar. Dalam konteks ini, kripto seperti XRP kehilangan daya tarik relatifnya terhadap aset berbasis fiat.
Baca Juga: 5 Crypto yang Dilirik Whale pada Februari 2026, Akumulasi Diam-Diam di Tengah Volatilitas

Regulator AS beberapa kali menunda keputusan penting terkait kebijakan crypto, termasuk aturan yang berpotensi memberikan kepastian hukum bagi aset seperti XRP. Ketidakpastian mengenai status regulasi menyebabkan banyak investor institusional menunda keputusan alokasi modal ke crypto.
Penundaan ini meningkatkan ketidakpastian pasar karena pelaku industri kripto menunggu parameter regulasi yang jelas untuk mengurangi risiko hukum dan operasional. XRP yang pernah terlibat sengketa hukum sebelumnya dengan regulator AS tetap sensitif terhadap perkembangan kebijakan ini.
Investor global menunjukkan perilaku risk-off, yakni preferensi terhadap aset aman seperti obligasi dan dolar ketimbang aset berisiko seperti kripto. Ketika sentimen risiko meningkat, permintaan terhadap XRP dan aset kripto lain biasanya turun karena alokasi modal dialihkan ke instrumen yang lebih konservatif.
Perubahan sentimen ini turut memperlemah pergerakan harga XRP, karena sebagian besar investor institusional dan ritel mengurangi eksposur mereka terhadap kripto di tengah ketidakpastian makro. Sentimen risk-off menjadi katalis tambahan bagi tekanan harga jangka pendek.
Volume perdagangan XRP di bursa utama juga menunjukkan penurunan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Volume yang lebih rendah umumnya menunjukkan kurangnya minat beli kuat pada harga saat ini, yang dapat memperbesar volatilitas saat terjadi aksi jual.
Volume rendah cenderung memicu likuidasi posisi leveraged lebih cepat ketika pasar bergerak tajam, karena kurangnya kedalaman pasar yang menahan tekanan jual. Kondisi ini menunjukkan bahwa sentimen pasar terhadap XRP belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan positif secara signifikan.
Pergerakan harga XRP tetap berkorelasi dengan tren harga di pasar cryptocurrency yang lebih luas, khususnya Bitcoin dan Ethereum . Ketika BTC mengalami koreksi atau tekanan jual besar, altcoin seperti XRP biasanya mengikuti tren turun tersebut karena dominasi Bitcoin yang tinggi di pasar.
Korelasi ini mempertegas pentingnya memantau dinamika harga Bitcoin dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan ketika mengevaluasi potensi pergerakan XRP dalam jangka pendek dan menengah.
Isu regulasi tidak hanya di AS, tetapi juga di berbagai yurisdiksi lain, tetap menjadi faktor risiko yang memengaruhi keputusan investor terhadap XRP. Ketidakpastian interpretasi hukum tentang bagaimana XRP diklasifikasikan di beberapa negara — apakah sebagai sekuritas, komoditas, atau lainnya — membuat investor berhati-hari.
Risiko regulasi ini berdampak pada aliran modal institusional di sektor kripto, karena investasi besar cenderung menunggu kerangka hukum yang lebih jelas untuk mengurangi risiko litigasi dan ketidakpastian. Hal ini menjadi salah satu faktor fundamental yang menekan sentimen terhadap XRP saat ini.
Baca Juga: 3 Crypto Underrated Bulan Februari 2026 yang Mulai Dilirik Investor, Bukan Sekadar Hype!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
FXEmpire. XRP news today: XRP pressured by US data and crypto policy delays (https://www.fxempire.com/forecasts/article/xrp-news-today-xrp-pressured-by-us-data-and-crypto-policy-delays-1577718). Diakses tanggal 6 Februari 2026.