3 Skenario Tambang Emas Martabe & Dampaknya ke Crypto: Harga Bisa Tembus Rp84 Juta per Ons?

Di-update
February 12, 2026
Bagikan
Gambar 3 Skenario Tambang Emas Martabe & Dampaknya ke Crypto: Harga Bisa Tembus Rp84 Juta per Ons?

Jakarta, Pintu News –  Rencana pemerintah untuk membuka kembali izin operasional Tambang Emas Martabe kembali menjadi sorotan pasar komoditas dan keuangan. Kebijakan ini berpotensi memengaruhi pasokan emas domestik sekaligus sentimen investor terhadap aset safe haven, termasuk cryptocurrency seperti Bitcoin dan Ethereum .

Di tengah harga emas global yang tinggi—bahkan sempat berada di atas USD5.000 per ons atau sekitar Rp84.130.000 (kurs 1 USD = Rp16.826)—kebijakan ini dinilai memiliki implikasi luas terhadap pasar.

1. Skenario Pasokan: Produksi Emas Domestik Bisa Meningkat

Jika izin Tambang Martabe kembali diaktifkan, produksi emas dalam negeri berpotensi meningkat signifikan. Peningkatan pasokan domestik dapat membantu memperkuat cadangan emas nasional serta mendukung industri hilir logam mulia di Indonesia. Dalam jangka pendek, hal ini dapat menekan kebutuhan impor dan memperbaiki neraca perdagangan sektor tambang.

Namun, dampak terhadap harga global kemungkinan terbatas karena pasar emas internasional jauh lebih besar. Harga emas dunia lebih banyak ditentukan oleh permintaan global, kebijakan moneter Amerika Serikat, dan pembelian bank sentral. Meski demikian, sentimen positif terhadap sektor tambang dapat memperkuat kepercayaan investor lokal terhadap aset berbasis komoditas.

Baca Juga: Tokenized Commodities Melampaui $6 Miliar: Apa Artinya bagi Pasar Crypto?

2. Dampak ke Harga Emas: Koreksi atau Tetap Tinggi?

Harga emas saat ini masih berada di level tinggi akibat ketidakpastian ekonomi dan inflasi global. Jika pasokan meningkat tanpa diimbangi lonjakan permintaan, harga berpotensi mengalami koreksi teknikal dalam jangka pendek. Namun, secara fundamental, emas tetap dipandang sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik dan pelemahan mata uang.

Dalam konteks Indonesia, tambahan pasokan dari Martabe kemungkinan lebih berdampak pada industri lokal dibanding pasar global. Harga emas global tetap sensitif terhadap suku bunga dan nilai dolar AS, sehingga faktor makro akan tetap menjadi penentu utama. Oleh karena itu, pembukaan tambang tidak otomatis menurunkan harga emas secara signifikan di pasar internasional.

3. Efek ke Pasar Crypto dan Cryptocurrency

Kebijakan tambang emas juga menarik untuk dianalisis dari perspektif crypto dan cryptocurrency. Selama beberapa tahun terakhir, Bitcoin (BTC) sering disebut sebagai “emas digital” karena pasokannya terbatas hanya 21 juta koin. Ketika harga emas melonjak, minat terhadap BTC dan Ethereum (ETH) juga cenderung meningkat karena keduanya dipandang sebagai alternatif lindung nilai.

Jika produksi emas meningkat dan harga terkoreksi, sebagian investor bisa mengalihkan dana ke crypto untuk mencari potensi imbal hasil lebih tinggi. Sebaliknya, jika harga emas tetap tinggi, sentimen risk-off dapat membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset volatil seperti cryptocurrency. Dinamika ini menunjukkan adanya hubungan tidak langsung antara sektor tambang dan pasar aset digital.

4. Implikasi bagi Investor Indonesia

Bagi investor domestik, kebijakan tambang Martabe dapat memperkuat sektor pertambangan dan saham terkait komoditas. Saham perusahaan tambang berpotensi mengalami peningkatan minat jika produksi dan prospek pendapatan membaik. Diversifikasi antara saham tambang, emas fisik, dan crypto dapat menjadi strategi untuk menghadapi ketidakpastian pasar.

Investor pemula perlu memahami bahwa harga emas dan cryptocurrency memiliki karakter berbeda. Emas relatif lebih stabil, sedangkan crypto seperti Ripple atau Pepe Coin memiliki volatilitas tinggi. Penentuan alokasi sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko dan horizon investasi masing-masing.

Secara keseluruhan, potensi reinstatement izin Tambang Martabe menambah dimensi baru dalam peta investasi 2026. Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada sektor pertambangan, tetapi juga dapat memengaruhi sentimen pasar emas dan crypto secara tidak langsung. Investor disarankan memantau perkembangan kebijakan serta data makro global untuk mengambil keputusan yang rasional dan terukur.

Baca Juga: 7 Alasan Permintaan Perak Tetap Kuat di 2026: Defisit Pasar & Investasi Naik

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Crypto Berbasis Emas: Ketika Aset Fisik Bertemu Teknologi Kripto

gold vs btc
Sumber: The Economic Times

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset kripto berbasis emas.

Salah satu yang paling populer adalah Tether Gold (XAUt), stablecoin berbasis ERC-20 yang didukung emas fisik, di mana 1 token mewakili 1 troy ounce emas murni. Emas disimpan di brankas di Swiss dan setiap token terhubung langsung ke emas batangan bersertifikat. Sistemnya menggunakan algoritma otomatis untuk mengelola alokasi emas dan alamat Ethereum secara efisien.

Token XAUt tersedia dan diperdagangkan di berbagai bursa kripto. XAUt juga menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin lindung nilai terhadap inflasi atau ketidakpastian ekonomi global, sembari tetap berada dalam ekosistem aset digital.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->