XRP Kalahkan Bitcoin & Ethereum: Harga Sentuh Bottom, XRP Siap Rebound?

Di-update
February 12, 2026
Bagikan
Gambar XRP Kalahkan Bitcoin & Ethereum: Harga Sentuh Bottom, XRP Siap Rebound?

Jakarta, Pintu News – Harga XRP baru-baru ini turun menembus level $1,50, melanjutkan fase koreksi dan memunculkan kembali sinyal bottom yang terakhir kali muncul hampir dua tahun lalu. Penurunan ini membuat harga XRP jatuh di bawah realized price-nya, salah satu metrik penting dalam analisis on-chain.

Keadaan tersebut memicu aksi jual panik, namun sebagian kelompok investor justru melihat kelemahan ini sebagai peluang. Meski begitu, pola historis mengindikasikan kemungkinan adanya fase konsolidasi yang lebih dalam, atau justru mulai terbentuknya area valuasi menarik untuk akumulasi.

Para Pemegang XRP Mulai Melepas Aset

Skeptisisme investor terhadap XRP semakin meningkat seiring harga koin ini kesulitan mencatat pemulihan yang berarti. Baik investor ritel maupun pemegang besar terlihat mengurangi eksposur mereka.

Baca juga: PEPE Coin Update: Whale Serok 23 Triliun PEPE Saat Anjlok, Apakah Ini Sinyal Kebangkitan?

Ketiadaan momentum kenaikan yang konsisten membuat kepercayaan melemah dan memperkuat kekhawatiran akan potensi penurunan berkepanjangan di siklus pasar kripto saat ini.

Data on-chain menunjukkan alamat yang memegang antara 10.000 hingga 100.000 XRP telah mengurangi kepemilikannya. Dompet berkapital besar yang menyimpan antara 100 juta hingga 1 miliar XRP juga tercatat melakukan aksi jual agresif. Secara total, kelompok ini telah melepas sekitar 350 juta XRP dalam lima hari terakhir.

Gelombang distribusi ini bernilai lebih dari $483 juta. Arus keluar sebesar ini menegaskan meningkatnya pesimisme di kalangan pelaku pasar utama. Tekanan jual yang terus-menerus dari para whale sering kali memengaruhi sentimen yang lebih luas, meningkatkan volatilitas jangka pendek dan menekan stabilitas harga XRP.

Apakah XRP Sedang Membentuk Bottom atau Masih Akan Turun Lebih Dalam?

Gambaran makro untuk XRP saat ini banyak bertumpu pada metrik realized price. Realized price menggambarkan rata-rata harga beli seluruh koin yang beredar, sehingga memberikan pandangan yang lebih jelas soal posisi agregat investor dibanding hanya melihat harga spot.

Saat ini, harga spot XRP berada di bawah realized price-nya.

Ketika harga spot turun di bawah realized price, pasar umumnya masuk ke fase rugi (loss-making phase). Kondisi seperti ini terakhir terjadi pada Juli 2024. Secara historis, setup semacam ini bisa menjadi sinyal potensi terbentuknya bottom.

Sumber: Glassnode

Namun, pemulihan biasanya tidak terjadi seketika dan sering membutuhkan fase konsolidasi yang cukup panjang. Pola serupa pernah terjadi pada 2022. Setelah reli pada awal 2021, harga XRP berangsur-angsur melemah.

Ketika harga jatuh hingga berada di bawah realized price pada Mei 2022, fase bottom tersebut baru benar-benar berakhir sekitar Maret 2023. Jika pola sejarah terulang, XRP berpotensi memasuki masa konsolidasi berkepanjangan alih-alih pulih tajam dalam waktu singkat.

Institusi Masih Optimistis

Meski investor ritel cenderung berhati-hati, minat dari investor institusional terhadap XRP masih berlanjut. Berdasarkan data CoinShares, XRP mencatat arus masuk dana sebesar $63,1 juta pada pekan yang berakhir 6 Februari. Kinerja ini bahkan melampaui Bitcoin, Ethereum, dan Solana dalam periode yang sama.

Baca juga: Solana Menguat di Bawah $90, Peluang Tembus $1000 dalam Jangka Panjang Masih Terbuka?

Secara year-to-date, total arus masuk ke produk investasi berbasis XRP telah mencapai $109 juta. Sebaliknya, Bitcoin dan Ethereum justru mencatat arus keluar bersih.

Perbedaan ini mengisyaratkan bahwa institusi mungkin memandang utilitas XRP dan fungsinya dalam pembayaran lintas batas sebagai sesuatu yang tetap kuat di tengah pasar aset digital yang lebih luas.

Masuknya dana institusional bisa menjadi penopang harga di saat pasar melemah. Alokasi modal yang berkelanjutan dari manajer aset berpotensi membatasi risiko penurunan lebih lanjut. Meskipun tidak menghilangkan volatilitas, arus masuk ini dapat membantu mencegah harga XRP memperdalam fase bottom-nya menjadi periode konsolidasi panjang.

Potensi Rebound Harga XRP

Saat ini, harga XRP berada di kisaran $1,38, masih bertahan sedikit di atas level support $1,37. Prospek jangka pendek terlihat semi-bullish di tengah sinyal investor yang beragam. Tekanan jual masih terasa, namun arus masuk dana institusional dan pola historis pembentukan bottom memberikan sedikit optimisme.

Target terdekat XRP adalah merebut kembali level $1,52 sebagai support. Zona ini bisa menjadi titik psikologis penting yang membantu meredakan tekanan jual. Jika sentimen investor membaik dan minat beli kembali menguat, harga XRP berpeluang melaju ke area $1,77 dan bahkan menguji level $2,00.

Sebaliknya, jika momentum bullish tidak mampu berlanjut secara konsisten, risiko penurunan akan meningkat. Penembusan tegas di bawah $1,37 dapat menyeret XRP menuju $1,26. Kehilangan level tersebut bisa menggugurkan pandangan positif sebelumnya dan membuka peluang pelemahan lanjutan hingga sekitar $1,12 jika kondisi pasar tetap tertekan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->