Prediksi Peter Brandt: Bitcoin Siap Rebound, Emas Malah Terancam Longsor ke $4.000!

Di-update
February 19, 2026
Bagikan
Gambar Prediksi Peter Brandt: Bitcoin Siap Rebound, Emas Malah Terancam Longsor ke $4.000!

Jakarta, Pintu News – Peter Brandt, trader veteran yang sukses memprediksi kejatuhan Bitcoin di bawah $63.000, kini merilis proyeksi terbaru yang optimis. Brandt menyebut bahwa “BTC berpotensi reli” lebih jauh dari harga saat ini. Selain crypto, ia juga menyoroti komoditas emas dengan target pergerakan harga yang ambisius menuju level $4.000.

Peter Brandt: Bitcoin Berpotensi Rebound, Tapi Waspada Koreksi Lanjutan

Trader veteran Peter Brandt memprediksi Bitcoin masih memiliki ruang untuk koreksi setelah anjlok lebih dari 50% dari titik tertingginya (All-Time High). Sebelumnya, saat BTC masih di level $90.000, Brandt secara akurat memproyeksi kejatuhan hingga ke area $58.000 berdasarkan siklus empat tahunan.

Baca juga: Harga Bitcoin Jatuh ke $66.000 Hari Ini (19/2/26): Mampukah Golden Cross Mingguan Picu Rebound?

Meski demikian, dalam unggahan terbarunya di X, Brandt menyebut adanya peluang “BTC untuk naik” dalam jangka pendek sebagai bentuk rebound teknis. Ia tetap mempertahankan pandangan bearish untuk jangka pendek, namun tetap optimis (bullish) untuk prospek jangka panjang.

Lebih lanjut, Brandt secara tegas menolak klaim analis lain yang menyebut BTC sedang membentuk pola Inverse Head and Shoulders. Ia mengkritik keras minimnya pemahaman prinsip dasar grafik klasik di media sosial. Menurutnya, pergerakan harga saat ini lebih dipengaruhi oleh tekanan makro, arus keluar (outflow) dari ETF Bitcoin spot, dan data on-chain yang masih menunjukkan sentimen negatif.

Sementara itu, laporan dari Matrixport menunjukkan bahwa dominasi Bitcoin (BTC.D) mulai tertahan di angka 58% dan tidak lagi menunjukkan tren kenaikan kuat. Hal ini mengindikasikan bahwa modal belum sepenuhnya kembali ke Bitcoin untuk memicu momentum uptrend baru.

Sejumlah pakar berpendapat harga Bitcoin mungkin akan terus bergerak mendatar atau “terjebak” dalam fase konsolidasi setidaknya hingga Maret mendatang.

Pola ‘Rising Wedge’ Terdeteksi: Peter Brandt Ramal Harga Emas Jatuh ke $4.000

Analisis grafik klasik Peter Brandt menunjukkan bahwa pergerakan harga emas baru-baru ini membentuk pola koreksi rising wedge. Brandt memprediksi penurunan “textbook” dengan target uji awal di level $4.430, dan potensi koreksi lebih dalam hingga ke $4.000.

Baca juga: Grafik Harga Emas Antam Hari Ini, Kamis 19 Februari 2026

Meskipun memprediksi kejatuhan tajam, Brandt memandang level $4.000 sebagai zona akumulasi yang kuat. Ia berencana melakukan aksi beli besar-besaran (program pembelian) setelah harga mencapai titik dasar tersebut dan akan menginformasikan komunitasnya saat akumulasi dimulai.

Proyeksi bearish ini berbanding terbalik dengan momentum pasar saat ini, di mana harga emas sedang berusaha pulih menuju $4.950. Bahkan, beberapa trader spekulatif di pasar berjangka COMEX mulai mengambil posisi long dengan target ambisius di kisaran $15.000–$20.000.

Namun, Brandt memperingatkan adanya risiko aksi ambil untung (profit-taking) serta tekanan jual dari emas yang ditokenisasi (tokenized gold) yang dapat menekan harga dalam waktu dekat.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->