Harga Dogecoin Melayang di $0.09 (24/2/26): Tekanan Holder Jangka Panjang DOGE Meningkat

Di-update
February 24, 2026
Bagikan

Jakarta, Pintu News – Dogecoin tengah mencuri perhatian seiring keberhasilan aset ini mempertahankan garis tren (trendline) kritis, sembari mencatatkan angka yang belum pernah terjadi sebelumnya pada indikator siklus jangka panjang.

Para trader mengamati pengaturan (setup) yang cenderung berhati-hati namun secara struktural menarik, yang mencerminkan adanya potensi sekaligus ketidakpastian. Token ini telah berhasil mempertahankan level dukungan (support) melalui beberapa kali pengujian, namun momentumnya tetap rendah, sehingga memicu pertanyaan mengenai kuatnya keyakinan para pembeli.

Analis memperingatkan bahwa volume dan partisipasi pasar akan menjadi faktor penentu utama dalam menetapkan apakah Dogecoin mampu mempertahankan pergerakan ke atas secara berkelanjutan.

Harga Dogecoin Turun 0,96% dalam Waktu 24 Jam

Pada 24 Februari 2026, harga Dogecoin tercatat mengalami penurunan 0,96% dalam waktu 24 jam, diperdagangkan pada harga $0.09224  atau setara dengan Rp1.553. Dalam periode 24 jam terakhir, harga DOGE bergerak dalam kisaran Rp1.637 hingga ke Rp1.542.

Saat penulisan, market cap Dogecoin berada di sekitar Rp263,22 triliun, dengan volume perdagangan di sekitar Rp16,52 triliun dalam waktu 24 jam.

Baca juga: Harga Ethereum Melemah ke $1.800 Hari Ini (24/2/26): ETH Terancam Hingga $1.300?

Dukungan Garis Tren Bertahan di Tengah Momentum Rendah

Harga Dogecoin telah menguji garis tren turun (descending trendline) selama enam lilin harian (daily candles) berturut-turut, di mana setiap upaya tersebut berhasil menjaga harga tetap bertahan di atas level dukungan (support).

Analis Trader Tardigrade melaporkan bahwa secara teknis struktur ini bersifat bullish, namun ia mencatat bahwa aksi harga saat ini masih kurang bertenaga.

“Pergerakan ini kurang memiliki keyakinan pembeli yang dibutuhkan untuk mengonfirmasi breakout yang sesungguhnya,” ujar Tardigrade. Ia menekankan pentingnya lonjakan volume dan kemunculan candle yang kuat sebagai sinyal konfirmasi bagi tren yang andal.

Tanpa faktor-faktor tersebut, pengaturan (setup) ini tampak lebih bersifat spekulatif ketimbang dapat diandalkan, dengan momentum yang masih tertahan.

Tardigrade menambahkan bahwa volume tetap menjadi faktor krusial, karena partisipasi pasar yang rendah selama pengujian garis tren dapat menghasilkan sinyal palsu (false signals). Para trader disarankan untuk memantau perilaku harga dengan cermat sebelum memutuskan untuk mengambil posisi.

Penutupan harga di atas resistansi yang disertai volume tinggi akan memiliki bobot validitas yang lebih besar dibandingkan beberapa kali penutupan dengan volume rendah. Hingga sinyal-sinyal ini muncul, Dogecoin tetap berada dalam zona teknis wait-and-see, di mana dukungan garis tren memberikan prospek positif namun belum terjamin sepenuhnya.

Baca juga: Harga Bitcoin Bertahan di $64.000(24/2/26): Whale Jual $60 Miliar, Akankah BTC Anjlok?

Metrik Historis Memberi Sinyal Tekanan pada Pemegang Jangka Panjang

Metrik on-chain mengungkapkan bahwa Dogecoin telah mencapai tonggak sejarah dalam jumlah hari yang dihabiskan dalam posisi profit (Number of Days Spent at a Profit), dengan melampaui 1.100 hari historis di mana harga tercatat lebih tinggi dibandingkan harga saat ini.

Analis Joao Wedson menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya Dogecoin mencapai angka tersebut. “Ini merupakan perkembangan di tingkat siklus, alih-alih sekadar sinyal jangka pendek,” catat Wedson, seraya menjelaskan bahwa hal ini mencerminkan posisi Dogecoin relatif terhadap keseluruhan riwayat harganya.

Metrik tersebut mengindikasikan bahwa sebagian besar pemegang aset di masa lalu saat ini sedang dalam posisi merugi, sebuah kondisi yang secara historis sering kali mendahului fase akumulasi jangka panjang pada aset-aset serupa. Wedson menyoroti bahwa kombinasi antara dukungan garis tren (trendline support) dan metrik historis ini memberikan dua sudut pandang bagi para analis untuk melacak trajektori Dogecoin.

Pengaturan (setup) ini menawarkan wawasan mengenai minat pasar secara struktural, sekaligus mengingatkan para trader untuk tetap memperhatikan momentum dan partisipasi pasar guna mendapatkan konfirmasi arah pergerakan.

Posisi Dogecoin yang berada di titik temu antara dukungan teknis dan data siklus historis ini menggarisbawahi kompleksitas struktur pasarnya saat ini. Para analis terus memantau kedua indikator tersebut untuk mencari tanda-tanda pergerakan harga yang lebih berkelanjutan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->