
Jakarta, Pintu News ā Pemulihan Bitcoin di tengah periode ketakutan pasar yang ekstrem dapat membawa makna signifikan bagi para investor yang masih ragu untuk mengalokasikan kembali modalnya.
Namun, hingga minggu terakhir bulan Februari ini, aksi harga Bitcoin terpantau belum menunjukkan sinyal positif yang jelas. Beberapa data historis pun memberikan gambaran mengenai seberapa lama sentimen negatif ini kemungkinan akan tetap bertahan di pasar.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Pada 25 Februari 2026,Ā harga BitcoinĀ tercatat berada di level $66,124 atau setara dengan Rp1.113.095.744 mengalami kenaikan 2,67% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.058.191.312 dan harga tertingginya di Rp1.115.182.952.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp22.291 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 6% menjadi Rp786,4 triliun.
Baca juga:Ā Dampak Tarif Global 10% Trump terhadap Bitcoin dan Pasar Crypto: Apa yang Perlu Diketahui?
Menurut Glassnode, Rasio Laba/Rugi Terealisasi (SMA-90) memberikan sinyal penting untuk menilai kondisi pasar saat ini.
Laba Terealisasi (Realized Profit) mewakili total nilai USD dari semua koin yang dipindahkan secara on-chain pada harga yang lebih tinggi dari biaya perolehannya. Sebaliknya, Rugi Terealisasi (Realized Loss) mewakili total nilai USD dari semua koin yang dipindahkan pada harga yang lebih rendah dari biaya perolehannya.
Glassnode menerapkan rata-rata pergerakan 90 hari (90-day moving average) untuk meredam volatilitas harian. Metode ini membantu mengidentifikasi tren pasar dominan yang terjadi selama tiga bulan terakhir.
Data saat ini menunjukkan bahwa rasio tersebut merosot ke bawah angka 1 pada bulan Februari, untuk pertama kalinya sejak tahun 2022. Secara historis, periode di bawah level 1 ini biasanya berlangsung selama sekitar enam bulan.
āRasio Laba/Rugi Terealisasi (SMA-90) kini telah turun di bawah 1, mengonfirmasi transisi penuh ke rezim realisasi kerugian berlebih. Secara historis, penembusan di bawah level 1 telah bertahan selama lebih dari 6 bulan sebelum berhasil direbut kembaliāsebuah pemulihan yang biasanya menandakan kembalinya likuiditas ke pasar secara konstruktif,ā lapor Glassnode.
Siklus pasar bearish pada tahun 2015, 2018, dan 2022 semuanya mengikuti pola enam bulan ini. Data historis tersebut mengisyaratkan bahwa Bitcoin mungkin akan memasuki tren penurunan yang berkepanjangan atau tetap stagnan di level rendah hingga akhir Kuartal III (Q3) tahun ini.
Data performa bulanan menawarkan perspektif yang berbeda bagi para pelaku pasar.
Februari bisa menjadi bulan negatif kelima berturut-turut bagi Bitcoin. Secara historis, rentetan penurunan (losing streak) terlama berlangsung selama 6 bulan sebelum akhirnya pasar berbalik arah secara tajam.
Baca juga: 3 Token Unlock yang Layak Diperhatikan Minggu Ini, Berpotensi Naik atau Turun?
āTidak ada jaminan di pasar. Namun, periode ketakutan ekstrem sering kali muncul di dekat titik balik utama. Sejarah menunjukkan bahwa mereka yang membeli selama bulan-bulan āmerahā sering kali meraup keuntungan paling besar saat pasar mulai pulih,ā ujar investor Gayu_BTC.
Penalaran ini mengisyaratkan bahwa Bitcoin berpotensi pulih secepat-cepatnya pada bulan April. Lini masa tersebut akan tiba jauh lebih awal dibandingkan proyeksi yang tersirat dari analisis Glassnode sebelumnya.
Sejarah mungkin tidak terulang secara persis, namun setidaknya ia memberikan referensi yang logis. Jika analisis didasarkan semata-mata pada besarnya penurunan, statistik dari akun āPriced in āæitcoinā menunjukkan adanya peluang menguntungkan bagi investor yang mampu membeli di harga rendah.
āBitcoin telah turun 47% dari level tertinggi sepanjang masa (ATH). Secara historis, membeli pada penurunan (drawdown) -50% memiliki tingkat kemenangan (win rate) sebesar 90% dalam periode 1 tahun, dengan median imbal hasil sebesar +95%. Pada level penurunan -70%, tingkat kemenangannya mencapai 100%ātidak pernah kalah. Hasil terburuknya pun masih mencatatkan keuntungan +25%,ā ungkap akun tersebut.
Sementara itu, analisis terbaru dari laman BeInCrypto menekankan pentingnya level $60.000. Para analis memandang harga ini sebagai batas kritis yang akan menjadi penentu arah tren Bitcoin dalam beberapa bulan mendatang.
Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ sertaĀ investasi emas cryptoĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: