Prediksi Harga Pippin: Potensi Breakout 300% saat Smart Money Mulai Borong!

Di-update
February 26, 2026
Bagikan
Gambar Prediksi Harga Pippin: Potensi Breakout 300% saat Smart Money Mulai Borong!

Jakarta, Pintu News – Harga Pippin melonjak 73% sejak 18 Februari dan menarik perhatian luas di pasar crypto. Kenaikan ini berhasil menembus pola cup and handle yang mulai terbentuk sejak akhir Januari. Banyak trader menilai reli ini kemungkinan sudah mendekati akhir, tetapi data menunjukkan sinyal yang berbeda.

Open interest melesat sekitar 50%, sementara funding rate justru menurun. Kombinasi ini tergolong tidak lazim. Tekanan jual dari bursa juga menghilang, dan indikator smart money berbalik menjadi positif.

Secara teknikal, pola cup and handle tersebut mengindikasikan potensi kenaikan hingga 300%; target $2 menjadi masuk akal apabila area neckline ditembus dengan tegas dan bersih.

Pola Cup and Handle Indikasikan Potensi Kenaikan Sekitar 300% Sementara Funding Tetap Rendah

Pippin mulai membentuk struktur “cup” pada grafik sejak 28 Januari. Dasar yang membulat tersebut tersusun secara bertahap dan baru selesai setelah beberapa pekan.

Baca juga: Harga Ripple (XRP) Menguji Support Kunci, Apakah Breakout ke $1,5 akan Terjadi?

Pada 22 Februari, harga menembus area handle, yakni fase konsolidasi yang umumnya muncul sebelum pergerakan besar. Dalam kerangka analisis teknikal, pola ini memiliki target terukur yang dihitung dari kedalaman cup hingga neckline. Berdasarkan perhitungan tersebut, proyeksi kenaikannya berada di kisaran 300% dari level saat ini.

Hal yang membuatnya menarik adalah dinamika pasar derivatifnya. Open interest kontrak futures Pippin meningkat dari $75.89 juta pada 19 Februari menjadi $145.22 juta pada 24 Februari, setara lonjakan sekitar 50%. Ini menandakan semakin banyak trader membuka posisi.

Biasanya, lonjakan open interest yang terjadi bersamaan dengan reli harga sering dikaitkan dengan penggunaan leverage berlebihan. Ketika leverage terlalu tinggi, risikonya adalah rangkaian likuidasi (liquidation cascade) yang dapat memicu pembalikan tajam.

Namun, funding rate justru memberi sinyal berbeda. Funding sempat mencapai puncak 0.115% pada 19 Februari, tepat saat reli dimulai. Ketika harga terus naik, funding malah turun hingga 0.004% pada 24 Februari.

Sumber: Santiment

Funding rate mencerminkan biaya yang dibayar posisi long kepada posisi short untuk mempertahankan posisi terbuka; funding yang tinggi umumnya mengindikasikan long yang terlalu padat dan berleverage.

Sebaliknya, funding yang rendah mengarah pada reli yang tidak semata-mata didorong spekulasi agresif. Turunnya funding pada meme coin ini, ketika harga dan open interest sama-sama meningkat, mengisyaratkan adanya permintaan yang lebih organik ketimbang sekadar dorongan leverage.

Smart Money Mulai Akumulasi saat Tekanan Jual Mengering

Data arus masuk ke bursa (exchange inflow) dapat memberi gambaran siapa yang dominan membeli atau menjual. Pada 22 Februari, sekitar 2,8 juta token Pippin mengalir masuk ke bursa. Ini umumnya merefleksikan tekanan jual yang besar, karena aset yang dipindahkan ke bursa sering kali bertujuan untuk dijual.

Namun pada 23 Februari, inflow anjlok menjadi hanya sekitar 272 ribu token, turun kurang lebih 90% dalam satu hari, bertepatan dengan momen harga melakukan breakout.

Sumber: CoinGlass

Aspek waktunya penting. Pada fase breakout, penjual biasanya memanfaatkan kenaikan untuk melepas kepemilikan (exit into strength). Ketika tekanan jual justru menghilang tepat saat harga menembus resistance, itu mengindikasikan pasokan dari pihak penjual sudah terkuras; tidak banyak lagi yang tersisa untuk melakukan aksi jual besar.

Di saat yang sama, indikator Chaikin Money Flow (CMF) bergerak menembus ke atas garis nol. CMF mengukur arus dana masuk dan keluar dengan mempertimbangkan volume serta pergerakan harga. Nilai di atas nol menandakan akumulasi, sedangkan di bawah nol mengarah pada distribusi.

Baca juga: Solana (SOL) Siap Melejit? Inflow ETF $3,78 Juta Dorong Harga Menuju $90!

CMF yang berbalik positif selama reli ini memperkuat dugaan adanya pelaku bermodal besar yang mulai masuk posisi. Pada umumnya, trader ritel cenderung mengejar harga setelah breakout terjadi, membeli ketika harga sudah menguat.

Sebaliknya, “smart money” lazimnya melakukan akumulasi sebelum breakout, ketika harga terlihat lesu dan minat pasar rendah. Kombinasi inflow bursa yang menyusut tajam dan CMF yang positif mengarah pada kemungkinan pembeli institusional atau whale telah menyerap suplai secara bertahap sebelum pergerakan besar dimulai.

Ketika perhatian ritel mulai terbentuk, pelaku besar diperkirakan sudah lebih dulu mengambil posisi.

Proyeksi Harga PIPPIN: $0.92 Lalu $2.06

Pola cup and handle memiliki target harga yang umumnya dihitung secara terukur: jarak dari dasar cup ke neckline diukur, lalu ditambahkan ke titik breakout.

Untuk Pippin, perhitungan tersebut mengarah pada area resistance utama pertama di sekitar $0.92. Jika $0.92 berhasil ditembus, jalur kenaikan berikutnya berpotensi mengarah ke $2.06. Dengan acuan harga saat ini di kisaran $0.73, kenaikan menuju $2.06 berarti tambahan reli sekitar 123%.

Target penuh pola ini berada di atas 300% dari level breakout. Namun, tidak semua pola cup and handle mencapai target ukurannya; sebagian gagal di tengah jalan atau berhenti di separuh perjalanan. Meski demikian, rangkaian bukti pendukung membuat setup ini tampak lebih kuat dibanding pola teknikal pada umumnya.

Funding yang tetap rendah mengisyaratkan reli tidak ditopang leverage berlebihan, sehingga risiko “pembersihan” posisi melalui likuidasi massal relatif lebih kecil. Tekanan jual dari bursa yang telah mengering juga membuka peluang terjadinya supply shock. Sementara itu, sinyal akumulasi melalui CMF menunjukkan pelaku besar berpotensi mengantisipasi harga yang lebih tinggi.

Ada dua faktor utama yang dapat menggagalkan skenario ini. Pertama, apabila Bitcoin mengalami penurunan tajam, banyak altcoin cenderung ikut terseret turun terlepas dari kondisi teknikal masing-masing. Kedua, apabila open interest terus naik tetapi funding kembali melonjak, itu menandakan reli berubah menjadi spekulasi berbasis leverage yang biasanya berakhir dengan rangkaian likuidasi.

Untuk saat ini, metrik yang disebutkan masih mendukung argumen bullish untuk Pippin, dengan target $2 menjadi cukup realistis apabila momentum berlanjut dan pola teknikal berkembang secara penuh dalam beberapa pekan ke depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->