
Jakarta, Pintu News – Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia hari ini, 9 Maret 2026, menunjukkan pergerakan yang mulai melambat setelah sempat mengalami reli dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga Pi Coin kini terlihat kehabisan momentum seiring meningkatnya aksi profit taking dari para trader yang memanfaatkan penguatan sebelumnya.
Kondisi ini juga terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian di pasar cryptocurrency global, di mana Bitcoin dan sejumlah altcoin utama ikut mengalami koreksi sehingga memicu sentimen kehati-hatian di kalangan investor.

Grafik pada CoinMarketCap menunjukkan pergerakan harga Pi Network (PI) dalam periode 24 jam terakhir yang mengalami volatilitas sebelum akhirnya bergerak naik. Pada awal periode, harga PI berada di sekitar $0,208 sebelum sempat mengalami penurunan tajam hingga mendekati $0,198. Setelah titik terendah tersebut, harga mulai pulih secara bertahap dan bergerak fluktuatif di kisaran $0,20–$0,21.
Memasuki paruh akhir periode, momentum kenaikan semakin terlihat dengan harga yang terus menguat hingga mencapai sekitar $0,219. Secara keseluruhan, harga PI tercatat berada di $0,219 atau naik sekitar 4,53% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ini menunjukkan adanya peningkatan minat pasar terhadap aset tersebut, meskipun volatilitas jangka pendek masih terlihat sepanjang perdagangan.
Baca juga: Situasi Amerika – Iran Belum Mereda, Harga Emas Antam Hari Ini 9 Maret 2026 Anjlok
Pi Coin (PI) sempat mencatatkan kenaikan impresif lebih dari 20% dalam sepekan terakhir, namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Banyak trader jangka pendek memanfaatkan lonjakan harga ini untuk mengambil keuntungan, sehingga aksi jual besar-besaran pun tak terhindarkan.
Ketika harga gagal bertahan di atas level psikologis $0,21, tekanan jual semakin meningkat dan membuat harga Pi Coin terperosok ke $0,20. Fenomena ini merupakan pola umum di pasar kripto, di mana lonjakan harga yang terlalu cepat sering kali diikuti aksi ambil untung secara masif.
Selain faktor teknikal, sentimen pasar yang mulai berbalik arah juga mempercepat penurunan harga Pi Coin. Banyak pelaku pasar yang memilih keluar dari posisi mereka karena khawatir akan koreksi lebih dalam. Level $0,20 kini menjadi titik krusial yang diawasi oleh para investor dan trader. Jika tekanan jual terus berlanjut, Pi Coin berpotensi melanjutkan penurunan ke area support berikutnya.
Baca juga: Market Recovery, Ini 5 Crypto yang Naik Hari Ini (9/3/26)
Penurunan harga Pi Coin (PI) tidak terjadi secara terisolasi, melainkan sejalan dengan tren negatif di pasar kripto global. Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto terbesar juga mengalami penurunan, diikuti oleh Ethereum , Ripple , dan sejumlah altcoin lain seperti Pepe Coin serta Solana .
Indeks Fear and Greed yang menjadi barometer sentimen pasar kini berada di zona Extreme Fear, menandakan kepanikan dan kehati-hatian investor. Faktor eksternal seperti ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis pada 12 Maret turut memperburuk suasana.
Banyak investor memilih menunggu kejelasan sebelum kembali masuk ke pasar. Kondisi ini membuat volatilitas harga semakin tinggi dan memperbesar risiko koreksi lanjutan. Dalam situasi seperti ini, aset kripto cenderung bergerak mengikuti arus sentimen global, bukan hanya faktor internal proyek.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: