
Jakarta, Pintu News – Pasokan pemegang jangka panjang Bitcoin telah naik menjadi sekitar 15,26 juta BTC, level tertinggi sejak Agustus 2025. Analis CryptoQuant, Darkfost, menyebutkan bahwa dompet-dompet ini telah menyerap 316.000 BTC selama 30 hari terakhir.
Pasar kini mengalihkan perhatian pada risalah rapat FOMC yang akan dirilis pada 20 Mei dari pertemuan Federal Reserve terakhir Jerome Powell sebagai Ketua. Rilis tersebut kemungkinan akan membentuk selera risiko pasar (risk appetite) sepanjang musim panas.
Lalu, bagaimana pergerakan harga BTC saat ini?

Pada 18 Mei 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $76,877 atau setara dengan Rp1.358.156.492, mengalami penurunan 0,69% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.349.815.666 dan harga tertingginya di Rp1.376.954.650.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp27.213 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 10% menjadi Rp421,92 triliun.
Baca juga: 3 Altcoin yang Diprediksi Melonjak Berkat CLARITY Act, Apa Alasannya?
Analis CryptoQuant, Darkfost, melaporkan bahwa pasokan pemegang jangka panjang telah kembali naik menjadi sekitar 15,26 juta BTC. Selama 30 hari terakhir, dompet-dompet ini telah menambahkan sekitar 316.000 BTC.
Hal ini sangat berbanding terbalik dengan akhir November lalu, ketika dompet pemegang jangka panjang melepas sekitar 650.000 BTC dalam periode 30 hari. Berbaliknya tren ini mengindikasikan adanya akumulasi kembali di antara para investor yang pertama kali membeli di dekat puncak siklus enam bulan yang lalu.
“Pasokan yang disimpan oleh Pemegang Jangka Panjang (LTH) terus meningkat seiring para investor yang tetap mempertahankan BTC mereka. Kita sekarang kembali ke angka 15,26 juta BTC yang dipegang oleh para investor ini, yang umumnya dianggap jauh lebih stabil dibandingkan dengan STH (Pemegang Jangka Pendek),” tulis Darkfost.
Analis tersebut juga menyoroti adanya dinamika yang berbeda untuk akhir Mei. Sebanyak 800.000 BTC yang ditransfer dari Coinbase tahun lalu akan melewati ambang batas usia simpanan enam bulan pada tanggal 23 Mei.
Koin-koin tersebut nantinya akan secara resmi masuk ke dalam kategori pemegang jangka panjang, sebuah efek usia simpanan (aging effect) yang dapat memperbesar data pasokan on-chain pada akhir bulan ini.
Pada 17 Mei, Bitcoin sempat diperdagangkan di sekitar $78.047. Coin Bureau menyoroti bahwa kesenjangan antara aliran masuk (inflow) dan aliran keluar (outflow) bursa telah menyempit selama enam sesi berturut-turut.
Perusahaan riset tersebut berpendapat bahwa aliran yang stabil, cadangan yang menurun, dan kelangkaan paus (whale) sering kali muncul bersamaan di sekitar titik terendah utama Bitcoin sejak tahun 2019.
Baca juga: Pantauan Altcoin Minggu Ini: TON, ONDO, SUI & ZEC, Siap Cetak Kenaikan Besar?
“Aliran yang stabil, penurunan cadangan bursa, dan akumulasi paus (whale) adalah sinyal klasik ‘dry powder‘ (dana siap pakai) yang terlihat di sekitar setiap titik terendah utama Bitcoin sejak tahun 2019,” tulis para analis di Coin Bureau.
Formasi teknikal ini muncul saat pasar menunggu Federal Reserve untuk menerbitkan risalah dari pertemuan 28 hingga 29 April pada hari Rabu pukul 14.00 waktu timur (ET).
“…kami memperkirakan FOMC akan memberikan sinyal bias pengetatan pada pertemuan komite pembuat kebijakan moneter di bulan Juni, diikuti oleh kenaikan FFR (Fed Funds Rate) sebesar 25bps pada pertemuan bulan Juli. Kami tidak dapat mengesampingkan lebih banyak kenaikan suku bunga di sisa tahun ini,” catat analis di Yardeni Research.
Komite menahan rentang targetnya di 3,50% hingga 3,75%, menandai jeda penahanan suku bunga ketiga kalinya secara berturut-turut. Empat pejabat menyatakan perbedaan pendapat (dissent), yang merupakan perpecahan suara terbesar sejak 1992. Gubernur Stephen Miran mendorong pemangkasan seperempat poin. Sementara itu, Presiden Lorie Logan, Neel Kashkari, dan Beth Hammack menentang bias pelonggaran dalam pernyataan tersebut.
Masa jabatan Powell sebagai Ketua telah berakhir pada 15 Mei, dan Kevin Warsh dikonfirmasi sebagai penerusnya melalui pemungutan suara Senat dengan hasil 54-45. Powell akan tetap berada di Dewan Gubernur hingga Januari 2028.
Risalah ini menandai catatan kebijakan terakhir yang diproduksi di bawah kepemimpinan Powell. Para pedagang (trader) akan menganalisis teks tersebut untuk mencari tahu adanya perubahan pada toleransi inflasi atau panduan ke depan (forward guidance).
Sinyal-sinyal tersebut dapat membentuk pengambilan posisi pasar menjelang pertemuan pertama bulan Juni di bawah kepemimpinan Warsh, serta memengaruhi pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: