Analis: Dolar AS Berpotensi Tembus Rp18.200 Pekan Ini?

Di-update
July 10, 2026
Bagikan
Gambar Analis: Dolar AS Berpotensi Tembus Rp18.200 Pekan Ini?

Jakarta, Pintu News – Nilai tukar rupiah kembali jadi perhatian pelaku pasar menjelang pekan perdagangan baru. Setelah bergerak fluktuatif sepanjang pekan lalu akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah, sejumlah analis mata uang memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut. Meski begitu, arah pastinya tetap bergantung pada beberapa faktor yang belum sepenuhnya pasti, sehingga proyeksi yang beredar sebaiknya dibaca sebagai perkiraan, bukan kepastian.

Kurs Rupiah Saat Ini dan Tren Sepekan Terakhir

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada perdagangan Jumat, 10 Juli 2026 dibuka menguat 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp18.083 per dolar AS, sebelum akhirnya ditutup menguat 66 poin ke Rp18.062 per dolar AS. Di level perbankan, BCA mematok kurs e-rate beli Rp18.040 dan jual Rp18.060, sementara BNI special rate berada di kisaran Rp18.050 hingga Rp18.090.

Sumber: Investing

Sepanjang pekan berjalan, rupiah sempat berayun cukup lebar. Pada Selasa, 7 Juli 2026, rupiah masih dibuka menguat tipis ke Rp17.990 per dolar AS. Namun hanya berselang dua hari, tepatnya Kamis, 9 Juli 2026, rupiah kembali melemah ke atas Rp18.090 per dolar AS akibat eskalasi ketegangan geopolitik yang memicu perburuan dolar sebagai aset aman. Penguatan pada Jumat pagi baru terjadi setelah tensi tersebut mulai mereda.

Secara tahun berjalan, rupiah tercatat sudah melemah cukup dalam terhadap dolar AS dibandingkan posisi awal 2026, dengan level terlemah sempat menyentuh kisaran Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat pasar tetap waspada menjelang pekan perdagangan berikutnya.

Faktor-Faktor yang Bisa Menggerakkan Rupiah Pekan Ini

Ada beberapa sentimen yang berpotensi memengaruhi arah rupiah dalam sepekan ke depan. Pertama, perkembangan geopolitik di Timur Tengah masih jadi perhatian utama investor. Ketika eskalasi konflik meningkat, dolar AS cenderung diburu sebagai aset aman sehingga mata uang negara berkembang seperti rupiah tertekan. Sebaliknya, jika ada sinyal peredaan konflik, tekanan terhadap rupiah berpotensi berkurang.

Uang rupiah pecahan berwarna merah muda menggambarkan fluktuasi kurs mata uang Indonesia

Kedua, sinyal kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, tetap menjadi acuan penting karena memengaruhi arus modal ke pasar negara berkembang. Ketiga, dari sisi domestik, data terbaru menunjukkan cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi 145,6 miliar dolar AS pada akhir Juni 2026, naik dari 144,9 miliar dolar AS pada bulan sebelumnya, yang bisa menjadi bantalan positif bagi stabilitas rupiah. Namun, indeks kepercayaan konsumen yang belum sepenuhnya pulih turut membebani laju penguatan mata uang Garuda.

Bank Indonesia sendiri disebut terus melakukan intervensi pasar dan menerapkan pembatasan pembelian dolar AS tanpa dokumen pendukung, maksimal 25.000 dolar AS per orang per bulan, sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar di tengah tekanan eksternal.

Baca juga: β€œKurs Rupiah Hari Ini 9 Juli 2026: Melemah Imbas Serangan AS ke Iranβ€œ

Begini Pandangan Analis soal Arah Rupiah Pekan Ini

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut fokus investor masih tertuju pada perkembangan konflik geopolitik, mengingat minimnya rilis data ekonomi penting baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Ia memproyeksikan kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar uang antarbank berpotensi bergerak di kisaran Rp18.050 hingga Rp18.200 per dolar AS, dengan kecenderungan melemah selama sentimen geopolitik masih dominan.

Di sisi lain, Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Traze Andalan Futures, dalam proyeksinya untuk sepekan sebelumnya menyebut rupiah berpotensi bergerak di rentang Rp17.850 hingga Rp18.100 per dolar AS, dengan peluang penguatan terbatas apabila negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah menunjukkan kemajuan. Menurutnya, pasar juga mencermati arus minyak mentah Teluk serta pemulihan permintaan pascalibur akhir pekan di Amerika Serikat.

Menggabungkan kedua proyeksi tersebut, kisaran pergerakan rupiah pekan ini secara umum diperkirakan berada di antara Rp17.850 hingga Rp18.200 per dolar AS, dengan arah yang sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan data ekonomi yang akan dirilis. Perlu digarisbawahi bahwa proyeksi ini murni pandangan masing-masing analis berdasarkan data yang tersedia saat pernyataan dibuat, bukan jaminan pergerakan pasti nilai tukar.

Baca juga: β€œNilai Tukar Rupiah Hari Ini, 6 Juli 2026: Berpotensi Menguat ke Rp17.700–Rp18.100β€œ

Alternatif Lindung Nilai Aset Melalui Stablecoin di Pintu

Fluktuasi mata uang fiat yang terus bergerak membuat penyimpanan aset dalam bentuk dolar menjadi salah satu opsi diversifikasi. Kini semakin mudah dilakukan berkat kehadiran aset crypto berjenis stablecoin. Proses penukaran pun menjadi lebih praktis dan efisien tanpa perlu mengunjungi money changer secara fisik.

Melalui aplikasi Pintu, tersedia akses untuk berinvestasi pada stablecoin yang nilainya dipatok 1:1 dengan Dolar AS, seperti Tether , USD Coin . Selain menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi, penyimpanan USDT atau USDC di platform Pintu juga memberikan peluang keuntungan tambahan melalui fitur Earn.

Cek Stablecoin di Pintu Sekarang!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->