
Jakarta, Pintu News – Harga Hyperliquid pada hari ini, Jumat 17 Juli 2026, tercatat di level US$65,77 atau setara Rp1.184.847 per token berdasarkan data CoinGecko yang diakses pukul 09.00 WIB. Angka ini dikonversi menggunakan kurs e-Rate jual BCA sebesar Rp18.015 per dolar AS yang berlaku pada pagi hari ini. Token HYPE tercatat menguat 4,10 persen dibandingkan posisi 24 jam sebelumnya, dengan data cross check di Binance menunjukkan level harga yang relatif sejalan.
| Metrik | Nilai |
|---|---|
| Harga (USD) | US$65,77 |
| Harga (IDR, estimasi) | Rp1.184.847 |
| Market Cap | US$14,64 miliar (sekitar Rp263,75 triliun) |
| Volume 24 Jam | US$360,09 juta (sekitar Rp6,49 triliun) |
| Perubahan 24 Jam | +4,10% |
| Rentang 24 Jam | US$62,55 – US$66,03 (Rp1.126.838 – Rp1.189.530) |
Kenaikan 4,10 persen dalam 24 jam terakhir membawa HYPE bergerak di rentang harga antara US$62,55 hingga US$66,03. Posisi harga saat ini masih berada sekitar 14,4 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) HYPE di level US$76,87 yang tercatat pada 16 Juni 2026. Meski begitu, jika dibandingkan dengan titik terendahnya di kisaran US$3,81 pada akhir November 2024, harga HYPE hari ini masih mencerminkan kenaikan yang sangat signifikan dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

Dari sisi kapitalisasi pasar, HYPE saat ini menempati peringkat sekitar 11 besar aset kripto global menurut data CoinGecko, dengan market cap mencapai US$14,64 miliar dari total suplai yang beredar sekitar 220 juta token.
Volume perdagangan 24 jam yang tercatat sebesar US$360,09 juta menunjukkan rasio volume terhadap market cap sekitar 2,5 persen, angka yang tergolong wajar untuk aset dengan kapitalisasi sebesar ini dan mengindikasikan aktivitas jual beli yang masih cukup aktif di pasar spot maupun exchange derivatif.
Salah satu sorotan utama pekan ini datang dari laporan analis JPMorgan yang dipublikasikan pada 14 Juli 2026. Dalam catatannya, tim analis yang dipimpin Kenneth Worthington menyebut pertumbuhan pesat Hyperliquid berpotensi menekan model ekonomi stablecoin USDC milik Circle.
JPMorgan menyoroti skema kerja sama yang diumumkan sejak Mei 2026, di mana Coinbase berperan sebagai treasury deployer USDC di jaringan Hyperliquid sementara Circle tetap menangani proses minting dan redemption.
Menurut estimasi JPMorgan, Hyperliquid saat ini menyimpan sekitar US$6 miliar USDC atau setara 8 persen dari total suplai beredar, dan skema pembagian yield reserve dapat mengalihkan sekitar US$160 juta pendapatan tahunan dari Circle dan Coinbase ke ekosistem Hyperliquid.
Faktor kedua yang turut memengaruhi sentimen pasar adalah pertemuan antara tim hukum Hyperliquid dengan SEC Crypto Task Force pada 14 Juli 2026, bersama perwakilan Trade.xyz dan firma hukum Sullivan & Cromwell. Pertemuan ini membahas gambaran umum ekosistem Hyperliquid, teknologi protokolnya, serta kemungkinan jalur kepatuhan bagi akses pasar on-chain.
Meski SEC belum memberikan keputusan atau komitmen regulasi apa pun dalam pertemuan tersebut, keterlibatan resmi ini dipandang pelaku pasar sebagai sinyal positif bahwa proyek besar seperti Hyperliquid mulai membuka komunikasi langsung dengan regulator, meskipun ketidakpastian regulasi tetap menjadi risiko yang perlu diwaspadai investor.
Dari sisi analisis teknikal, sejumlah analis pasar yang dikutip BeInCrypto menilai pergerakan harga HYPE pada pertengahan Juli 2026 membentuk pola segitiga menyempit (contracting triangle) sejak mencapai puncaknya pada 16 Juni 2026. Harga saat ini disebut menekan batas atas pola tersebut, dengan level retracement 0,236 di kisaran US$63,66 berfungsi sebagai support di dalam struktur tersebut.

Apabila harga mampu menembus level all time high sebelumnya secara meyakinkan, sejumlah analis memproyeksikan potensi kelanjutan kenaikan menuju kisaran yang lebih tinggi, meski proyeksi semacam ini tetap bergantung pada konfirmasi volume dan sentimen pasar secara keseluruhan.
Dari sisi fundamental, ekosistem Hyperliquid tercatat telah membukukan pendapatan kumulatif lebih dari US$1 miliar sejak akhir Juni 2026, dengan mekanisme yang mengalokasikan sebagian besar biaya transaksi untuk program buyback token HYPE di pasar terbuka. Analis turut mencatat adanya unlock token dalam jumlah signifikan pada awal Juli 2026, yang menurut laporan yang beredar telah diantisipasi oleh dana buyback yang dimiliki proyek.
Di sisi lain, otoritas di beberapa negara seperti Singapura melalui Monetary Authority of Singapore (MAS) telah memasukkan Hyperliquid ke dalam daftar peringatan investor, menyusul langkah serupa dari otoritas di Inggris, sehingga risiko regulasi lintas yurisdiksi tetap menjadi salah satu perhatian utama investor dalam beberapa waktu ke depan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi