FOMC 28 – 29 Juli 2026: Warsh Tegas Tolak Bailout Crypto, Efeknya ke Bitcoin?

Di-update
July 20, 2026
Bagikan
Gambar FOMC 28 – 29 Juli 2026: Warsh Tegas Tolak Bailout Crypto, Efeknya ke Bitcoin?

Jakarta, Pintu News – Pasar kripto global tengah menahan napas menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Juli 2026. Ini menjadi rapat kebijakan moneter kedua yang dipimpin langsung oleh Ketua The Fed, Kevin Warsh, sejak ia resmi menjabat pada Mei 2026. Investor Bitcoin menaruh perhatian ekstra karena latar belakang Warsh yang dikenal memiliki portofolio aset kripto pribadi, sekaligus sikapnya yang belakangan ramai dibahas soal kemungkinan bailout industri kripto oleh pemerintah.

Jadwal FOMC 28-29 Juli 2026 dan Suku Bunga yang Masih Bertahan

The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 14.00 waktu setempat (zona waktu timur AS), yang kemudian dilanjutkan dengan konferensi pers Warsh sekitar 30 menit setelahnya. Sebelum masuk ke rapat ini, suku bunga acuan The Fed berada di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen, level yang dipertahankan sejak rapat sebelumnya pada Juni 2026 yakni FOMC pertama yang dipimpin Warsh sebagai Ketua The Fed.

Berbeda dari rapat Maret, Juni, September, dan Desember, pertemuan Juli tidak disertai rilis proyeksi ekonomi (Summary of Economic Projections), sehingga sinyal kebijakan akan lebih banyak digali dari pernyataan resmi dan nada bicara Warsh dalam konferensi pers.

Menurut laporan crypto.news, sikap The Fed pada rapat Juni yang menahan suku bunga sekaligus mencabut ekspektasi pemangkasan tahun ini turut memicu tekanan pada aset berisiko, termasuk Bitcoin, yang sempat merosot dari kisaran 70 ribu dolar AS ke sekitar 60 ribu dolar AS dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: “FOMC 28-29 Juli & CPI 14 Juli 2026: Sinyal Fed Bergeser ke Rate Hike

Kevin Warsh Tegaskan Tak Ada Bailout untuk Industri Crypto

Berbeda dari dugaan bahwa Ketua The Fed yang baru ini akan bersikap lunak terhadap industri kripto karena memiliki portofolio aset digital pribadi, Warsh justru menyampaikan sikap yang tegas. Berdasarkan laporan Crypto Briefing yang terbit pertengahan Juli 2026, Warsh menyatakan secara eksplisit bahwa pemerintah tidak akan memberikan bailout kepada siapa pun apabila terjadi guncangan pasar, termasuk kepada industri kripto.

Sikap ini disebut konsisten dengan rekam jejak Warsh selama lebih dari satu dekade, terutama kritiknya terhadap perluasan neraca The Fed pasca krisis keuangan 2008. Dalam sejumlah kesempatan, termasuk saat menjalani uji kelayakan di hadapan Kongres AS, Warsh juga dilaporkan menyatakan bahwa Bitcoin bukan pengganti dolar AS, namun ia memandang Bitcoin sebagai indikator yang berguna untuk membaca ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter, bukan sebagai aset yang layak mendapat dukungan kelembagaan dari bank sentral.

Koin Bitcoin melambangkan aset kripto yang dipantau investor jelang keputusan FOMC
Koin Bitcoin di tengah sorotan kebijakan The Fed. Sumber: Alesia Kozik via Pexels / Pexels License

Menurut laporan yang sama, saat proses konfirmasi di Senat AS, Warsh diketahui mengungkapkan portofolio pribadi yang mencakup investasi di lebih dari 30 proyek kripto dengan nilai dilaporkan berkisar 131 juta hingga lebih dari 209 juta dolar AS, termasuk kepemilikan pada Solana dan saham pada exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot. Meski begitu, Crypto Briefing mencatat tidak ada token maupun peristiwa pasar spesifik yang dikaitkan langsung dengan pernyataan soal bailout tersebut, sehingga pernyataan Warsh lebih dibaca sebagai kelanjutan sikap kebijakan yang konsisten dibandingkan respons atas kejadian tertentu.

Bitcoin Terjepit di Antara Sinyal The Fed dan Arus Keluar ETF

Bitcoin memasuki Juli 2026 dalam kondisi tertekan, diperdagangkan di kisaran 60 ribu dolar AS, jauh dari level tertinggi sekitar 126 ribu dolar AS yang sempat dicapai pada Oktober 2025. Menurut laporan crypto.news yang terbit 10 Juli 2026, harga Bitcoin bahkan sempat menyentuh level terendah dalam 21 bulan di sekitar 58.115 dolar AS pada akhir Juni 2026, penurunan lebih dari separuh dari level puncaknya.

Yang menarik, penurunan ini disebut tidak dipicu oleh masalah internal industri kripto seperti kegagalan exchange atau depegging stablecoin, melainkan oleh dua faktor eksternal yaitu kebijakan The Fed dan derasnya arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot. Produk ETF Bitcoin tercatat mengalami arus keluar sekitar 4,5 miliar dolar AS sepanjang Juni 2026, yang disebut sebagai bulan terburuk sejak produk tersebut diluncurkan.

Baca juga: “Analisa Arah Bitcoin Jelang Keputusan Suku Bunga Fed 29 Juli 2026

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->