
Jakarta, Pintu News – Lembaga riset investasi Bernstein kembali mengeluarkan proyeksi harga Bitcoin yang mencuri perhatian pelaku pasar crypto global. Dalam catatan riset yang dirilis pada 26 Agustus 2026, analis Bernstein Gautam Chhugani memperkirakan harga Bitcoin berpotensi menyentuh US$150.000 pada pertengahan 2027, didorong oleh pergeseran besar dalam kebijakan moneter dunia yang disebutnya sebagai era “debasement trade”.
Menurut catatan riset tersebut, skenario dasar Bernstein menempatkan Bitcoin di kisaran US$150.000 pada pertengahan 2027, dengan potensi puncak siklus mencapai sekitar US$300.000 pada 2029. Dalam skenario yang lebih optimistis, Bernstein bahkan menyebut Bitcoin bisa menembus US$200.000 pada pertengahan 2027 dan sekitar US$500.000 pada 2029, sementara proyeksi jangka panjang hingga akhir 2033 disebut dapat mendekati US$1 juta per koin.
Chhugani menekankan bahwa sekitar 59% pasokan Bitcoin yang beredar tidak berpindah tangan selama 12 bulan terakhir, sebuah indikasi bahwa mayoritas investor memilih menahan aset mereka alih-alih menjual di tengah volatilitas pasar. Ia juga menyoroti perluasan akses institusi lewat produk ETF spot Bitcoin serta adopsi treasury korporasi yang dinilai membantu meredam potensi penurunan tajam layaknya siklus-siklus sebelumnya.
Inti dari argumen Bernstein terletak pada perubahan rezim suku bunga global. Chhugani menilai era penurunan suku bunga yang berlangsung sekitar 40 tahun telah berakhir, seiring beban utang pemerintah Amerika Serikat yang kini mencapai sekitar US$40 triliun. Dengan biaya pembayaran utang yang terus membengkak, para pembuat kebijakan dinilai akan lebih memilih jalan debasement mata uang ketimbang menempuh disiplin fiskal yang ketat.
Kondisi ini, menurut Bernstein, akan mendorong permintaan terhadap aset dengan pasokan terbatas seperti Bitcoin dan emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap pelemahan daya beli mata uang fiat. Pola serupa sebelumnya juga terlihat pada pergerakan harga emas yang sempat melonjak signifikan di tengah data inflasi yang masih tinggi.
Baca juga: “Harga Emas Melonjak Usai Data Inflasi Juli, Tapi Bitcoin (BTC) Masih Lesu? Ini Alasannya!“
Selain merevisi proyeksi harga Bitcoin, Bernstein turut memperbarui target harga saham Strategy (MSTR), perusahaan yang dikenal sebagai salah satu pemegang treasury Bitcoin terbesar di dunia. Bernstein tetap mempertahankan rating Outperform untuk saham tersebut, namun memangkas target harga dari US$450 menjadi US$350 per saham.
Revisi ini terjadi karena pembaruan proyeksi siklus Bitcoin serta percepatan dilusi ekuitas yang dilakukan perusahaan untuk membiayai akumulasi Bitcoin lebih lanjut. Meski targetnya diturunkan, Bernstein mencatat bahwa Strategy saat ini memegang sekitar 840.447 BTC atau setara sekitar 4% dari total pasokan Bitcoin yang beredar, menjadikannya salah satu pemain institusi paling berpengaruh terhadap pergerakan harga BTC secara keseluruhan.
Proyeksi Bernstein muncul di tengah pemulihan tajam harga Bitcoin setelah sempat mengalami koreksi signifikan. Berdasarkan data terbaru, harga BTC berada di kisaran US$78.500, naik sekitar 28% dari titik terendahnya setelah sebelumnya anjlok sekitar 50% dari puncak harga pada Oktober 2025.
Baca juga: “BTC Naik 4,64% di Tanggal Merah (25/8), Tembus $81.000 Bersama Naiknya Harga Emas“
Seorang analis yang dikutip Bloomberg turut menyebut bahwa narasi debasement trade kini mulai menggeser dominasi sektor teknologi kecerdasan buatan dalam aliran dana masuk ke produk-produk ETF, menandakan pergeseran minat investor institusi ke aset yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian moneter.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi