Revolusi Perlindungan Aset di Brasil, Cryptocurrency Kini Dilindungi dari Penyitaan!

Updated
September 21, 2023
Gambar Revolusi Perlindungan Aset di Brasil, Cryptocurrency Kini Dilindungi dari Penyitaan!

Brasil, salah satu negara terbesar di Amerika Selatan, sedang mengalami perubahan besar dalam perlindungan aset. Dalam langkah yang mengejutkan, para pembuat undang-undang di negara tersebut sedang mempertimbangkan untuk memasukkan cryptocurrency dalam daftar aset yang dilindungi dari penyitaan oleh kreditur.

Rincian RUU Perlindungan Aset

crypto friendly regulation brazil
Sumber: Coin Culture

RUU 4.420/2021, yang diajukan oleh Wakil Carlos Bezerra, saat ini sedang dipertimbangkan oleh Komite Konstitusi, Keadilan, dan Kewarganegaraan di Dewan Deputi Kongres Nasional Brasil. RUU ini bertujuan untuk mengamendemen Kode Prosedur Sipil, yang dikeluarkan pada tahun 2015, dengan tujuan utama melindungi tabungan pribadi individu dari penyitaan potensial oleh kreditur hingga sejumlah setara dengan 40 upah minimum.

Baca juga: Revolusi Crypto di Brasil, Rekor 3,3 Juta Pengguna Aktif dalam Sebulan!

Pada 15 September 2023, Wakil Felipe Francischini, pelapor RUU tersebut, secara resmi mengkonfirmasi kesepakatannya dengan amandemen yang diajukan oleh Wakil Fernando Marangoni. Amandemen ini menyerukan inklusi aset crypto dalam daftar dana yang dilindungi.

Dengan perubahan perilaku investasi masyarakat, dimana tabungan tradisional mulai ditinggalkan untuk bentuk investasi keuangan lainnya, termasuk cryptocurrency, langkah ini dianggap penting untuk melindungi kepentingan masyarakat.

Dasar Hukum untuk Perlindungan Cryptocurrency

Pengakuan cryptocurrency sebagai bentuk uang nyata dalam kerangka regulasi telah membuka jalan bagi perlindungan aset crypto. Brasil telah mengimplementasikan kerangka kerja crypto yang komprehensif pada Juni 2023, yang memberikan definisi hukum untuk aset virtual.

Kerangka kerja ini mengkategorikan aset crypto sebagai “representasi digital dari nilai yang dapat diperdagangkan atau ditransfer melalui sarana elektronik dan digunakan untuk pembayaran atau investasi.”

Meskipun pengakuan ini merupakan perkembangan positif bagi komunitas crypto di Brasil, penting untuk dicatat bahwa pengakuan ini juga memiliki tantangan tersendiri. Pada Agustus, sebuah komite kongres di Brasil menyetujui amandemen untuk meningkatkan pajak atas cryptocurrency yang dipegang di luar negeri.

Baca juga: Khawatir Soal Aktivitas Ilegal, Korea Selatan Gempur Pasar Crypto OTC!

Ketika Investasi Tradisional Bertemu Cryptocurrency

Langkah untuk memasukkan aset crypto dalam cakupan perlindungan aset menyoroti sifat investasi yang terus berkembang di Brasil dan di seluruh dunia. Akun tabungan tradisional kini bersaing dengan berbagai instrumen keuangan, termasuk cryptocurrency.

Inisiatif legislatif ini mengakui pentingnya mengadaptasi kerangka hukum untuk mengakomodasi perubahan perilaku investasi ini. Dengan demikian, para pembuat undang-undang bertujuan untuk memberikan tingkat keamanan bagi tabungan masyarakat, terlepas dari bentuk investasi yang mereka pilih.

Sebagai negara yang sedang menavigasi antara regulasi dan pajak cryptocurrency, inklusi aset crypto dalam RUU perlindungan aset menunjukkan kesediaan untuk beradaptasi dengan lanskap keuangan yang sedang berkembang.

Pada akhirnya, pengakuan dan perlindungan aset crypto di Brazil menandai babak baru dalam evolusi keuangan dan hukum di negara tersebut. Dengan diskusi dan perdebatan yang berlanjut di Parlemen Brasil, semua pihak yang berkepentingan di ruang crypto akan menunggu dengan penuh antisipasi untuk melihat bagaimana inisiatif legislatif ini akan membentuk masa depan regulasi dan pajak aset digital di negara tersebut.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->