Perusahaan Penambangan Bitcoin Phoenix Group Melakukan IPO di UEA

Updated
November 22, 2023
Gambar Perusahaan Penambangan Bitcoin Phoenix Group Melakukan IPO di UEA

Perusahaan penambangan Bitcoin, Phoenix Group, telah melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Uni Emirat Arab (UEA). Langkah ini menandai perkembangan penting bagi perusahaan serta menunjukkan penerimaan dan integrasi aset digital yang berkembang dalam lanskap keuangan tradisional di Timur Tengah.

Oversubscribed 33 Kali!

IPO yang ditutup pada 18 November oversubscribed hingga 33 kali. Diketahui, Phoniex Group menawarkan sejumlah 907,323,529 saham.

Investor profesional juga menunjukkan dukungan yang kuat dengan berkontribusi pada oversubscribed 22 kali lipat, menegaskan kekuatan dan potensi Phoenix Group di pasar crypto.

Bijan Alizadehfard, Co-Founder & CEO Grup Phoenix PLC, mengungkapkan, “Minat yang luar biasa selama periode penawaran merupakan dukungan kuat atas peran kami dalam penambangan cryptocurrency dan blockchain. Antisipasi menjelang pencatatan kami di ADX, seperti yang terlihat dari oversubscribed, merupakan bukti kepercayaan investor terhadap visi kami dan potensi yang mereka lihat di Phoenix Group,”

Penutupan periode penawaran yang sukses menetapkan panggung bagi Phoenix Group untuk dicatatkan di Bursa Efek Abu Dhabi (ADX) pada 4 Desember 2023, dengan simbol perdagangan PHX. Pencatatan ini diharapkan memperkuat posisi perusahaan sebagai inovator dan pemimpin di sektor teknologi dan blockchain.

Penambangan Bitcoin Semakin Meningkat

Di tengah kesuksesan IPO Phoenix Group, perhatian global terhadap perusahaan penambangan Bitcoin terus meningkat. Laporan terbaru menunjukkan bahwa BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, memiliki saham substansial di perusahaan penambangan Bitcoin.

Tether Holdings Ltd, perusahaan di balik stablecoin USDT juga telah merancang rencana tiga tahun untuk usaha penambangan Bitcoin, mencakup investasi $500 juta hingga 2025.

Baca juga: Bikin Geger, Tether Diketahui Menyetor $1 Miliar ke Perusahaan Keuangan di Inggris!

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->