Manfaatkan Web3, Brand Populer Puma Berhasil Meningkatkan Interaksi Pelanggan!

Updated
November 23, 2023
Gambar Manfaatkan Web3, Brand Populer Puma Berhasil Meningkatkan Interaksi Pelanggan!

Puma, raksasa industri pakaian, telah berhasil memanfaatkan Web3 untuk meningkatkan interaksi pelanggan. Melalui kerja sama dengan Roc Nation dan Legitimate, Puma telah berhasil menjembatani dunia fisik dan digital, mencapai audiens baru dan pada akhirnya mendorong peningkatan pendapatan.

Resep Sukses Puma

brand puma di web3
Sumber: NFT News Today

Puma telah berhasil menjual lebih dari 16.000 pasang sepatu secara online dan di toko melalui kampanye berbasis blockchain yang diluncurkan bersama agensi hiburan Roc Nation dan platform produk phygital Legitimate.

Baca juga: Jay-Z, Puma, dan Roc Nation Luncurkan Sneaker dengan Teknologi NFT!

Dalam rangka perayaan ulang tahunnya yang ke-50, Puma menghormati hip-hop dengan bergabung dengan Roc Nation—yang didirikan oleh rapper Jay-Z—dan desainer Alexander-John. Hasilnya, mereka meluncurkan koleksi sepatu yang terhubung dengan teknologi blockchain dan didedikasikan untuk evolusi mixtapes.

Kampanye Puma memperkenalkan tiga versi sepatu yang terinspirasi dari berbagai format mixtape, termasuk kaset, CD, dan playlist. Setiap pasangan sepatu dilengkapi dengan tag LTG, yang menanamkan musik belum dirilis dari Roc Nation, ditambah dengan konten video eksklusif dari para artis itu sendiri.

Puma dan Web3: Mendorong Interaksi Pelanggan

“Ini menjadi tugas kami, di industri sepatu, untuk menemukan cara baru untuk menarik dan melibatkan konsumen agar kami bisa tetap unggul,” kata David Ballin, senior brand strategist, Puma.

Meski inisiatif Web3 banyak merek terhambat oleh ketidakpastian ekonomi dan infamasi crypto, tidak mengherankan jika merek sepatu termasuk di antara pelopor di ranah Web3, mengenali kemungkinan menghasilkan pendapatan—terutama melalui NFT dan blockchain.

Baca juga: NFT Kolaborasi Puma, Gutter Cat Gang, dan LaMelo Ball Siap Diluncurkan dengan Harga Rp3 Juta!

Puma berfokus pada mengikat momen budaya dan bertemu dengan audiens yang fasih teknologi di mana mereka berada, menekankan pentingnya mempertahankan keaslian merek. Kampanye Puma melihat 90% opt-in dari orang melalui komunikasi pemasaran dan tingkat pembukaan komunikasi pemasaran 65%, yang tiga kali lipat dari standar industri.

Pada akhirnya, sebagian besar konsumen tidak peduli tentang istilah-istilah seperti blockchain. Mereka peduli tentang produk dan merek, membuat keaslian merek menjadi penting, kata Calvin Chan, CEO dan pendiri Legitimate.

Dengan demikian, Puma telah berhasil menunjukkan bagaimana Web3 dapat digunakan untuk meningkatkan interaksi pelanggan dan mendorong peningkatan pendapatan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->