Italia Mulai Selidiki Praktik Pengumpulan Data AI, Apa Saja yang Dilakukan?

Updated
November 24, 2023
Gambar Italia Mulai Selidiki Praktik Pengumpulan Data AI, Apa Saja yang Dilakukan?

Otoritas Perlindungan Data Italia telah memulai investigasi mendalam terhadap praktik pengumpulan data pribadi secara online untuk pelatihan algoritma kecerdasan buatan . Investigasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa situs web publik dan pribadi telah menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat untuk mencegah “web scraping” data pribadi oleh pihak ketiga untuk pelatihan AI. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Investigasi Pengumpulan Data AI

Investigasi ini diluncurkan pada 22 November dan melibatkan semua subjek publik dan pribadi yang beroperasi sebagai pengendali data, yang berbasis di Italia atau menawarkan layanan di Italia yang menyediakan data pribadi yang dapat diakses secara bebas secara online.

Meskipun tidak disebutkan perusahaan tertentu, diketahui bahwa berbagai platform AI melakukan “web scraping” untuk mengumpulkan data pribadi dalam jumlah besar. Otoritas tersebut menegaskan bahwa setelah investigasi, mereka akan mengambil tindakan yang diperlukan, bahkan dengan segera.

Baca Juga: Setelah Berlakukan Pajak Crypto, Pemerintah Italia Persiapkan Regulasi Sesuai Hukum Uni Eropa

Partisipasi Ahli Industri AI dan Akademisi

proyek ai italia
Crypto Reporter

Regulator Italia mengundang ahli industri AI, akademisi, dan pihak lainnya untuk berpartisipasi dalam proses ini dan berbagi pandangan atau komentar dalam waktu 60 hari. Langkah ini menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh penggunaan data pribadi yang semakin meningkat dalam pengembangan AI.

Hasil dari investigasi ini dapat memiliki implikasi tidak hanya untuk Italia, tetapi juga untuk diskusi lebih luas tentang regulasi AI dan kepatuhan privasi data di seluruh Uni Eropa.

Baca Juga: Hadirkan Pengalaman Metaverse Mewah, Gucci Luncurkan ‘Gucci Cosmos Land’ di The Sandbox!

Regulasi AI di Tingkat Eropa

Sebelumnya, Italia, Prancis, dan Jerman telah mencapai kesepakatan tentang regulasi AI di masa depan, menurut sebuah dokumen bersama yang dilihat oleh Reuters. Kesepakatan ini diharapkan dapat membantu negosiasi serupa di tingkat Uni Eropa. Negara-negara tersebut mendukung ide pembuatan komitmen sukarela bagi penyedia AI besar dan kecil di Uni Eropa.

Investigasi ini menunjukkan upaya yang semakin meningkat dari berbagai negara untuk menetapkan regulasi untuk AI. Dengan adanya investigasi ini, diharapkan dapat memastikan bahwa praktik AI yang bertanggung jawab dan etis dapat terus dijalankan, sekaligus melindungi privasi data pengguna.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->