Crypto dalam Novel: Mengintip Dunia Gelap Blockchain dalam Novel Terbaru Ari Juels

Updated
March 1, 2024
Gambar Crypto dalam Novel: Mengintip Dunia Gelap Blockchain dalam Novel Terbaru Ari Juels

Dalam dunia yang semakin terintegrasi dengan teknologi, batas antara kehidupan nyata dan fiksi menjadi semakin kabur.

Ari Juels, seorang profesor terkemuka di Cornell Tech dan ilmuwan utama di Chainlink Labs, baru-baru ini merilis sebuah novel thriller crypto berjudul The Oracle. Novel ini menggabungkan elemen blockchain, smart contract, dan mitologi Yunani kuno dalam sebuah cerita yang menegangkan tentang pembunuhan melalui smart contract.

Dunia Gelap Smart Contract

Novel The Oracle mengisahkan tentang seorang ahli oracle blockchain yang terlibat dalam upaya menggagalkan smart contract bernilai $10.000 yang ditujukan untuk membunuh seorang profesor. Cerita ini, meskipun fiksi, mengangkat pertanyaan serius tentang potensi penggunaan gelap teknologi blockchain dan smart contract untuk kejahatan nyata seperti pembunuhan, pencurian kunci kriptografis, dan terorisme.

Baca Juga: Waspada! Kejahatan Crypto di Pasar Gelap Melonjak di Tahun 2023

Juels, yang juga berkontribusi pada white paper Chainlink Labs tahun 2021, menggunakan novel ini sebagai sarana untuk memperingatkan tentang bahaya potensial dari penggunaan senjata blockchain. Dengan latar belakangnya dalam keamanan komputer, Juels mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan gelap yang bisa muncul dari penerapan teknologi ini.

Antara Fiksi dan Kenyataan

Antara Fiksi dan Kenyataan
Ari Juels

Meskipun The Oracle adalah karya fiksi, Juels mengakui bahwa skenario dalam novel tersebut kini menjadi lebih mungkin terjadi dengan kemajuan teknologi AI, seperti ChatGPT. Ini menimbulkan kekhawatiran nyata tentang kemungkinan smart contract “nakal” yang bisa digunakan untuk kejahatan di dunia nyata, mendorong perlunya pengamanan dan regulasi yang lebih ketat dalam pengembangan teknologi blockchain dan AI.

Juels berharap bahwa dengan memperkenalkan ide-ide ini melalui novel, ia dapat mendorong diskusi dan kesadaran tentang pentingnya pengamanan dalam teknologi blockchain. Ini menunjukkan bahwa sementara blockchain menawarkan banyak kemungkinan inovatif, ada juga risiko yang harus diatasi untuk mencegah penyalahgunaan.

Implikasi untuk Masa Depan Teknologi

Diskusi tentang novel Juels dan potensi gelap dari smart contract menggarisbawahi pentingnya inovasi bertanggung jawab dalam teknologi blockchain. Sementara blockchain dan smart contract menawarkan potensi untuk merevolusi banyak aspek kehidupan kita, mereka juga membawa risiko yang signifikan jika tidak dikembangkan dan diatur dengan hati-hati.

Kisah dalam The Oracle menawarkan pandangan yang berharga tentang bagaimana teknologi ini bisa digunakan dan disalahgunakan, mendorong pembaca untuk memikirkan tentang bagaimana kita dapat memastikan bahwa inovasi teknologi bergerak ke arah yang positif dan aman untuk masyarakat.

Baca Juga: Aplikasi Pembayaran Bitcoin Strike Siap Meluncur di Afrika!

Dalam menghadapi kemajuan teknologi yang cepat, novel seperti The Oracle berperan penting dalam memicu diskusi tentang etika, keamanan, dan masa depan teknologi kita. Dengan menggabungkan elemen fiksi dan kenyataan, Juels tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga introspeksi mendalam tentang dunia teknologi yang terus berkembang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->