Survei: 18 Juta Orang Amerika Menggunakan atau Memiliki Kripto Pada Tahun 2023

Updated
May 24, 2024
Gambar Survei: 18 Juta Orang Amerika Menggunakan atau Memiliki Kripto Pada Tahun 2023

Jakarta, Pintu News – Survei tahunan terbaru Federal Reserve mengungkapkan bahwa jumlah orang dewasa Amerika yang melaporkan kepemilikan atau penggunaan mata uang kripto menurun menjadi sekitar 18 juta pada tahun 2023.

Survei Ekonomi dan Pengambilan Keputusan Rumah Tangga (SHED) Federal Reserve, yang diterbitkan pada 21 Mei 2024, menunjukkan bahwa persentase orang dewasa AS yang disurvei yang melaporkan penggunaan kripto telah menurun selama tiga tahun terakhir.

Survei Federal Reserve: Penurunan Kepemilikan dan Penggunaan Kripto

Dalam 12 bulan hingga Oktober 2023, hanya 7% responden yang menunjukkan penggunaan mata uang kripto, menandai penurunan dari 10% pada tahun 2022 dan 12% pada tahun 2021.

Hanya 1% orang dewasa yang melaporkan menggunakan mata uang kripto sebagai alat pembayaran atau untuk mengirim uang, menurut data terbaru, yang mewakili penurunan 50% dari tahun 2022.

Baca juga: Hong Kong Siap Izinkan Staking untuk Spot Ethereum ETF, akan Lebih Banyak Arus Masuk?

Tabel yang menunjukkan persentase penggunaan kripto di kalangan orang dewasa AS. Sumber: Federal Reserve

Sementara itu, 7% responden yang disurvei menunjukkan bahwa mereka telah membeli atau memegang kripto sebagai investasi. Hasil survei Federal Reserve sangat berbeda dari klaim yang dibuat oleh Coinbase dalam upaya lobinya bahwa 52 juta orang Amerika memiliki mata uang kripto.

Temuan Fed melaporkan jumlah orang dewasa AS yang memiliki atau menggunakan kripto jauh lebih rendah, menimbulkan pertanyaan tentang keakuratan perkiraan Coinbase. Coinbase belum memberikan komentar atau penjelasan tentang bagaimana mereka sampai pada angka 52 juta tersebut.

Preferensi dan Demografi Pengguna Kripto

Di antara 1% individu yang menggunakan mata uang kripto untuk transaksi keuangan, hampir 30% mengaitkan pilihan mereka dengan preferensi penerima terhadap kripto. Sebaliknya, responden paling sedikit menyebutkan kurangnya kepercayaan pada bank sebagai alasan menggunakan aset digital dalam transaksi tersebut.

Sumber: Federal Reserve

Survei tersebut mengungkapkan korelasi antara pendapatan tahunan dan kemungkinan menggunakan mata uang kripto untuk tujuan apa pun, dengan individu yang berpenghasilan $100.000 atau lebih per tahun lebih cenderung terlibat dengan aset digital. Hasil survei menunjukkan bahwa kaum milenial, individu berusia 30 hingga 44 tahun, merupakan proporsi terbesar pengguna mata uang kripto.

Mereka diikuti oleh Generasi Z dewasa, berusia 18 hingga 29 tahun. Selain itu, data mengungkapkan bahwa pria tiga kali lebih mungkin terlibat dengan kripto daripada wanita. Orang dewasa kulit hitam dan Hispanik muncul sebagai pengguna mata uang kripto yang paling umum untuk melakukan transaksi keuangan.

Baca juga: Analis Bitfinex: Arus Masuk ETF Bitcoin yang Kuat Meningkatkan Stabilitas BTC!

Orang dewasa Asia menonjol sebagai kelompok demografis yang paling aktif terlibat dalam investasi mata uang kripto, sementara orang dewasa kulit putih paling kecil kemungkinannya untuk menggunakan kripto untuk tujuan apa pun.

Metodologi Survei Federal Reserve

Pada bulan Oktober 2023, Federal Reserve menyelenggarakan survei terhadap 11.488 peserta dewasa AS berusia 18 tahun ke atas, dengan tujuan untuk memeriksa perilaku dan pandangan mereka tentang adopsi mata uang kripto dan pola penggunaan.

Untuk memastikan survei secara akurat mewakili populasi orang dewasa AS yang beragam, Federal Reserve menyesuaikan sampel berdasarkan demografi 258 juta orang dewasa menurut survei populasi terkini Biro Sensus AS dari Maret 2023.

Survei Federal Reserve: Implikasi dan Kontroversi

Survei Federal Reserve menyoroti penurunan kepemilikan dan penggunaan mata uang kripto di antara orang dewasa AS. Temuan ini bertentangan dengan klaim Coinbase tentang jumlah pemilik kripto di Amerika Serikat.

Perbedaan yang signifikan ini menimbulkan pertanyaan tentang keakuratan perkiraan Coinbase dan perlunya transparansi yang lebih besar dalam industri kripto. Survei tersebut juga menyoroti preferensi pengguna kripto, dengan hampir 30% responden menggunakan kripto karena preferensi penerima.

Korelasi antara pendapatan tahunan dan penggunaan kripto menunjukkan bahwa adopsi kripto lebih umum di antara individu dengan pendapatan lebih tinggi. Demografi pengguna kripto juga menunjukkan bahwa kaum milenial dan Generasi Z lebih cenderung terlibat dengan kripto daripada kelompok usia lainnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->