Harga 1inch Network dari Awal Rilis, Puncak Tertinggi (ATH), dan Perkembangan dari Tahun ke Tahun

Updated
9 February 2026

Sejak pertama kali diperkenalkan ke pasar, 1inch Network menjadi salah satu aset kripto yang menarik perhatian karena pergerakan harganya yang dinamis dan cepat berubah mengikuti kondisi pasar global. Fenomena seperti ini umum terjadi di dunia aset digital, di mana setiap token melewati fase rilis awal, periode volatilitas tinggi, hingga fase pertumbuhan yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan sentimen investor. Artikel ini akan mengulas perkembangan harga 1inch Network dari tahun ke tahun, mulai dari awal rilis hingga mencapai ATH, membantu Anda mengevaluasi dinamika pasar dengan perspektif yang lebih menyeluruh agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.

Harga 1inch Network Pertama Kali

Ketika pertama kali diperkenalkan ke publik, harga 1inch Network berada pada kisaran Rp 14.966. Nilai awal ini mencerminkan tahap eksperimental industri aset digital, di mana likuiditas masih sangat rendah dan ekosistem belum berkembang. Pada periode tersebut, 1inch Network diperdagangkan secara terbatas dan volume transaksi belum signifikan. Informasi mengenai harga awal rilis coin 1inch Network ini tentunya dapat membantumu memahami bagaimana sebuah token bermigrasi dari fase adopsi awal menuju pasar yang lebih besar.

Harga Tertinggi 1inch Network Sepanjang Masa

Dalam perjalanan panjangnya, 1inch Network pernah mencapai harga tertinggi sepanjang sejarah di kisaran Rp 103.895 per tanggal 03 Mei 2021. ATH ini terjadi pada momentum ketika pasar kripto mengalami ekspansi besar dan tingkat spekulasi meningkat tajam. Pencapaian harga ini tidak hanya menggambarkan antusiasme investor tetapi juga mencerminkan sentimen global terhadap utilitas 1inch Network. Titik tertinggi ini menjadi tolok ukur penting untuk menilai potensi apresiasi di masa depan.

Harga Terendah 1inch Network

Di sisi lain, harga terendah Crypto 1inch Network pernah turun hingga Rp 1.602 per tanggal 09 Februari 2026, mencerminkan periode tekanan pasar yang signifikan. Fase ini terjadi ketika pasar berada dalam kondisi ketidakpastian makroekonomi dan sentimen terhadap aset digital melemah. Meninjau titik terendah tersebut menunjukkan bagaimana volatilitas merupakan bagian inheren dari pasar kripto dan menggarisbawahi pentingnya pendekatan investasi yang disiplin.

Harga 1inch Network 2020

Selama 2020, harga 1inch Network bergerak pada level Rp 15.977. Ketidakpastian ekonomi global mendorong banyak investor mencari aset alternatif, termasuk crypto, sehingga meningkatkan aktivitas perdagangan lintas bursa. Halving ketiga bitcoin terjadi pada pada 11 Mei 2020, 4 tahun setelah halving kedua, di mana reward blok bitcoin turun dari dari 12,5 BTC menjadi 6,25 BTC.

Harga 1inch Network 2021

Pada 2021, harga 1inch Network berada di sekitar Rp 36.645. Beberapa peristiwa penting di tahun ini meliputi masuknya institusi ke ekosistem crypto, pesatnya pertumbuhan DeFi dan NFT, serta meningkatnya perhatian regulator global.

Harga 1inch Network 2022

Selama 2022, harga 1inch Network bergerak di kisaran Rp 6.008. Ketegangan ekonomi global dan pengetatan kebijakan moneter menjadi faktor besar yang mempengaruhi pasar crypto.

Harga 1inch Network 2023

Pada 2023, harga 1inch Network bergerak di sekitaran Rp 6.709. Memasuki tahun ini, terjadi peningkatan fokus terhadap kepatuhan regulasi, serta berlanjutnya pengembangan infrastruktur dan penggunaan blockchain, khususnya pada sektor layer-2, tokenisasi aset, dan adopsi institusional.

Harga 1inch Network 2024

Tahun 2024 mencatat harga 1inch Network pada kisaran Rp 6.986. Banyak peristiwa penting yang terjadi di tahun ini meliputi persetujuan spot Bitcoin dan Ethereum exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat, yang membuka akses investor institusional terhadap aset crypto hingga Bitcoin halving keempat yang menegaskan mekanisme kelangkaan dalam Bitcoin.

Harga 1inch Network 2025

Pada tahun 2025, harga 1inch Network berada di angka Rp 2.644. Di periode ini, terdapat beberapa dinamika di sektor crypto seperti pembentukan kerangka regulasi digital asset melalui undang-undang Amerika Serikat hingga partisipasi institusi dan pembentukan badan pemerintah untuk kebijakan crypto di berbagai negara. Sementara itu di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil alih pengawasan penuh sektor crypto dari Bappebti sebagai bagian dari implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan total nilai transaksi aset crypto mencapai nilai signifikan sepanjang tahun, dengan total mencapai sekitar Rp482,23 triliun dan jumlah investor menembus 19,56 juta orang.

1inch Network telah melalui berbagai fase pasar, mulai dari valuasi yang sangat rendah hingga mencetak rekor tertinggi.

Bagi investor yang ingin mengikuti perkembangan harga atau melakukan pembelian 1inch Network dengan aman, Pintu menyediakan akses mudah, tampilan grafik real-time, fitur keamanan berlapis, serta ekosistem edukasi yang membantu pengguna memahami perkembangan aset digital.

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->