Harga Emas Batangan (Antam, UBS) Hari Ini, 15 Maret 2026

Updated
15 Maret 2026

Emas batangan adalah logam mulia yang diperoleh dalam bentuk batangan (bar), dengan kemurnian tinggi dan disertifikasi oleh produsen resmi. Emas batangan sendiri merupakan salah satu bentuk investasi fisik yang populer, terutama di pasar Indonesia. Harga emas batangan dapat berubah setiap hari karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti nilai tukar rupiah, harga emas internasional, dan biaya produksi. Bagi investor, memantau harga emas batangan secara rutin sangat penting karena memberikan indikasi likuiditas dan potensi keuntungan jangka panjang.

Dari sudut pandang investasi, emas batangan berbeda dengan perhiasan, dimana perhiasan sering kali mencakup biaya tambahan seperti pengerjaan dan desain, sehingga harga per gramnya cenderung lebih tinggi dibanding logam mulia batangan.

Harga Emas Antam Hari Ini, 15 Maret 2026

Harga diupdate setiap hari pukul 10:00 WIB

Harga emas Antam hari ini adalah Rp 3.102.000 / 1 gram per 15 Maret 2026. Jika dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya, harga emas Antam hari ini mengalami Penurunan sebesar -0.80%.

Berikut adalah tabel harga terbaru produk batangan dari Antam yang dipublikasikan per 15 Maret 2026

UkuranHarga Emas Antam Hari Ini
0,5 gramRp 1.604.000
1 gramRp 3.102.000
2 gramRp 6.142.000
3 gramRp 9.187.000
5 gramRp 15.277.000
10 gramRp 30.497.000
25 gramRp 76.111.000
50 gramRp 152.140.000
100 gramRp 304.199.000
250 gramRp 760.224.000
500 gramRp 1.520.229.000
1000 gramRp 3.040.416.000

Harga emas antam logam mulia hari ini cenderung lebih stabil dan sedikit lebih tinggi dibanding beberapa produk lainnya karena mereknya kuat, sistem distribusi resmi, dan reputasi dalam bidang logam mulia. Hal ini juga mencerminkan bahwa pasar domestik menyerap biaya tambahan seperti pajak, sertifikasi, dan margin penjual yang berbeda dari harga acuan internasional.

Harga Emas UBS Hari Ini, 15 Maret 2026

Harga diupdate setiap hari pukul 10:00 WIB

Harga emas UBS hari ini adalah Rp 3.026.000 / 1 gram per 15 Maret 2026. Jika dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya, harga emas UBS hari ini mengalami Penurunan sebesar -0.95%.

Produk batangan dari UBS Gold juga populer sebagai alternatif investasi. Berikut beberapa data harga terkini per 15 Maret 2026

UkuranHarga Emas UBS Hari Ini
1 gramRp 1.635.000
2 gramRp 3.026.000
5 gramRp 14.839.000
10 gramRp 29.523.000
25 gramRp 73.660.000
50 gramRp 147.017.000
100 gramRp 293.919.000
250 gramRp 734.581.000
500 gramRp 1.467.437.000

Disclaimer: Harga emas yang ditampilkan diperoleh dari berbagai sumber informasi yang tersedia untuk publik dan dapat mengalami perbedaan dengan harga di platform, institusi, atau penyedia layanan lainnya. Perbedaan tersebut dapat disebabkan oleh waktu pembaruan data, metode penetapan harga, serta kondisi pasar yang berlaku. Informasi ini disediakan sebagai referensi dan tidak dimaksudkan sebagai dasar tunggal dalam pengambilan keputusan investasi.

Investasi Emas Digital Lewat Pintu

Pintu menyediakan akses mudah untuk investasi emas crypto seperti XAUt atau PAXG. XAUt adalah token digital yang diterbitkan oleh Tether Limited, diluncurkan pada Januari  2020. Setiap 1 token XAUt mewakili kepemilikan 1 troy ounce (±31,1 gram) emas fisik standar London Good Delivery yang disimpan di brankas di Swiss. Secara umum, harga XAUt bergerak sejalan dengan harga emas fisik global (spot gold), sehingga dasar harganya berasal dari nilai emas tersebut

Kamu dapat membeli XAUt dalam pecahan yang sangat kecil bahkan mulai dari Rp11.000 saja. Sementara itu, XAUt juga bisa diperdagangkan di pasar kripto global setiap hari, 24 jam sehari, tanpa terikat jam buka toko fisik atau harus menyerahkan fisik emas. Karena semua kepemilikan dikelola secara digital, maka tidak diperlukan tempat penyimpanan aset secara fisik, mengurus keamanan, asuransi, atau logistik ekspor‑impor.

FAQ

Kenapa Harga Emas Mengalami Kenaikan atau Penurunan?

Harga emas dipengaruhi oleh kombinasi faktor ekonomi nilai tukar mata uang, serta kondisi geopolitik dan sentimen pasar. Beberapa faktor utamanya adalah:

  • Ketidakpastian ekonomi atau geopolitik: Saat pasar mengalami krisis atau konflik, investasi ke aset “safe‑haven” seperti emas meningkat, sehingga harga emas naik.
  • Tingkat inflasi dan kebijakan suku bunga: Inflasi yang tinggi mendorong investor ke emas sebagai pelindung nilai, sedangkan kenaikan suku bunga membuat instrumen berbunga menjadi lebih menarik dan mengurangi minat terhadap emas.
  • Nilai tukar dolar AS (USD): Penguatan dolar akan membuat emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor non‑AS, sehingga bisa menekan harga emas. Sebaliknya, pelemahan dolar mendukung kenaikan harga emas.
  • Penawaran dan permintaan: Jika produksi emas menurun atau permintaan naik (misalnya dari perhiasan atau industri), maka harga emas akan naik. Sebaliknya, jika pemasok menambah cadangan atau permintaan turun, harga bisa turun.
  • Singkatnya, harga emas bisa naik ketika risiko meningkat dan instrumen lainnya kurang menarik, dan bisa turun ketika ekonomi membaik, suku bunga naik, atau dolar menguat.

Bagaimana Cara Menjual Emas Antam Agar Tidak Rugi?

  • Pantau harga buy­back secara berkala sebelum menjual. Karena harga emas batangan fluktuatif, menjual ketika harga relatif tinggi memungkinkan hasil lebih baik.
  • Bandingkan beberapa penawaran buy­back: Karena harga dan syarat bisa berbeda antar tempat, melakukan perbandingan bisa membantu Anda memilih penawaran terbaik

Perbedaan Emas Antam vs UBS vs London

Perbedaan antar emas Antam, UBS dan London terletak pada produsen, sertifikasi, dan orientasi pasar. Antam berasal dari perusahaan BUMN Indonesia dan memiliki sertifikat internasional London Bullion Market Association (LBMA), sehingga lebih mudah diperdagangkan secara global. UBS diproduksi oleh perusahaan swasta Indonesia dan hanya memiliki sertifikat nasional sehingga likuiditas internasionalnya lebih terbatas. Sementara itu, Emas London mengacu pada emas batangan dari pemurnian internasional dengan akreditasi LBMA yang tinggi, ideal untuk investor yang mempertimbangkan pasar global meskipun pemasarannya di Indonesia kurang populer

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->