5 Cara Mengatur Keuangan Setelah Beli Rumah saat Resesi

Updated
December 9, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar 5 Cara Mengatur Keuangan Setelah Beli Rumah saat Resesi
Reading Time: 4 minutes

Isu resesi memang mengkhawatirkan banyak orang, termasuk pembeli rumah yang membayar dengan metode Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Untungnya, ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan pribadi setelah beli rumah saat resesi.

Deretan cara ini tentu bisa dilakukan oleh siapa saja, baik pemilik rumah dengan desain rumah minimalis dan juga desain lainnya. Dengan begitu, masyarakat bisa bertahan hidup dengan nyaman sembari membayar cicilan KPR.

Pintu berkolaborasi dengan Pinhome telah merangkum beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan rumah tangga. Metode ini mungkin akan cocok untuk kamu yang tengah menghemat saat mencicil rumah di tengah resesi!

Dampak Resesi terhadap Program Cicilan Rumah

Bagi mereka yang baru saja membeli rumah, isu resesi menjadi persoalan yang menambah beban pikiran. Pasalnya, kondisi perekonomian yang buruk ternyata berpengaruh terhadap kemampuan mereka dalam membayar cicilan rumah.

Jika Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan, perbankan tentu akan menyesuaikan dengan kenaikan tersebut. Persoalan ini dipengaruhi oleh keputusan The Federal Reserve saat menaikkan suku bunga.

Bila hal tersebut terjadi, pembeli rumah dengan metode KPR dan skema floating akan merasakan dampaknya. Bagaimana tidak, resesi menyebabkan banyak perusahaan yang terpaksa merumahkan karyawan. Ini juga menyebabkan penurunan daya beli masyarakat yang tentu berdampak besar terhadap pemasukan seseorang.

Sebagai contoh, seorang pegawai yang biasa mengalokasikan sekian juta untuk cicilan KPR dan kartu kredit terancam tidak bisa melunasinya. Pasalnya, ia kehilangan pekerjaan atau sumber penghasilan yang tidak lagi bisa diandalkan.

Alhasil, masyarakat perlu berhati-hati dan mulai mencari tahu bagaimana cara mengatur keuangan pribadi setelah beli rumah saat resesi. Dengan begitu, mereka bisa terhindar dari kesulitan membayar KPR.

Cara Mengatur Keuangan Pribadi Setelah Beli Rumah

Cara mengatur keuangan rumah tangga ketika mencicil KPR saat resesi memang jadi tantangan tersendiri. Kamu perlu memahami bagaimana kondisi keuangan rumah tangga dan kondisi kredit rumah yang dibayarkan.

Berikut ini deretan cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros ketika mencicil rumah saat resesi!

Menetapkan Anggaran Baru

menetapkan anggaran baru
(Shutterstock)

Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika mengelola keuangan saat mencicil rumah adalah membuat anggaran baru.

Lihat berapa banyak uang yang masuk setiap bulan. Dari sini, kamu bisa memutuskan berapa banyak uang yang harus dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari hingga cicilan rumah.

Di sisi lain, kamu perlu menjadikan cicilan KPR sebagai prioritas utama setelah menerima gaji. Hal ini akan memudahkan kamu membuat anggaran baru dari sisa uang setelah membayar kredit rumah.

Sebagai contoh, kamu bisa membuat anggaran berdasarkan kategori perminggu atau perbulan. Kebutuhan bulanan mungkin bisa meliputi bayar air, listrik, hingga belanja bulanan. Sementara itu, kebutuhan mingguan bisa termasuk belanja bahan makanan dan lainnya.

Mengurangi Pengeluaran yang Tidak Perlu

mengurangi pengeluaran yang tidak perlu
(Shutterstock)

Setelah menetapkan anggaran, kamu harus memperketat pengeluaran yang tidak perlu, misalnya bad debts. Bad debts adalah jenis utang yang tidak benar-benar menambah nilai keuangan atau kehidupan. Bad debts ini bersifat konsumtif dan bukan utang produktif.

Jenis utang ini biasanya termasuk pembelian barang-barang tidak penting yang dibayar dengan kartu kredit. Padahal kamu bisa menghemat penggunaan barang tersebut atau bisa menunggu hingga gajian tiba untuk membelinya. Misalnya mengganti handphone dengan produk keluaran terbaru, padahal handphone kamu saat ini masih berfungsi dengan baik.

Itu sebabnya, bad debts harus segera dihilangkan. Dengan tersingkirnya utang ini, kamu bisa mengalokasikan sisa dana tersebut untuk menabung hal-hal penting, seperti dana pensiun dan pendidikan anak.

Walau kebiasaan pengeluaran berubah, bukan berarti kamu tidak bisa bersenang-senang bersama keluarga. Cara mengatur keuangan pribadi setelah beli rumah saat resesi tentu tidak perlu menyengsarakan keluarga sendiri, kan?

Kamu cukup menyesuaikan cara berbelanja, gaya hidup dan tetap menabung. Misalnya, alih-alih liburan ke luar kota, kamu bisa menghemat akomodasi dengan berkunjung ke rumah saudara.

Menambah Penghasilan

menambah penghasilan
(Shutterstock)

Jika sumber penghasilan yang sekarang terasa terlalu pas-pasan, kamu bisa menambah penghasilan. Cara mengatur keuangan pribadi setelah beli rumah saat resesi ini mungkin terdengar sulit.

Bagaimana tidak, banyak pegawai yang dirumahkan akibat resesi. Faktanya, kamu bisa kok mencari penghasilan tambahan di luar jam kerja. Dengan sedikit kreativitas, kamu bisa menambahkan ‘sedikit’ uang untuk keluarga.

Pastikan pekerjaan yang dipilih adalah kegiatan yang bisa dikelola dengan jadwal saat ini. Ini bertujuan agar kamu bisa mendapatkan uang lebih tanpa harus kehilangan banyak tenaga. Berikut contoh-contohnya.

  • Menyewakan ruangan ekstra di rumah, misalnya gudang penyimpanan sebagai warung atau kamar kosong sebagai kos-kosan.
  • Mengajar kelas online tentang hobi atau keterampilan (skills) yang dikuasai.
  • Menawarkan bimbingan belajar/les privat untuk anak-anak sekitar.
  • Mencari pekerjaan lepas, seperti menulis artikel, mendesain web, dan lainnya.

Membayar Cicilan Tepat Waktu

membayar cicilan tempat waktu
(Shutterstock)

Membayar cicilan tepat waktu juga menjadi hal penting dalam cara mengatur keuangan pribadi dan rumah tangga agar tidak boros. Pasalnya, seseorang yang terlambat membayar cicilan KPR akan dikenakan denda berjalan.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa memilih cicilan KPR terdebet secara otomatis. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir apakah pembayaran sudah dilakukan atau belum karena tidak ditransfer secara manual.

Menyiapkan Dana Tambahan untuk Kenaikan Bunga KPR

menabung
(Shutterstock)

Terakhir, cobalah untuk menyiapkan dana tambahan untuk kenaikan bunga KPR. Cara mengatur keuangan rumah tangga ketika mencicil KPR saat resesi ini memang penting.

Begini, kamu akan merasakan kenaikan bunga KPR setiap tahun. Bahkan, beberapa bank menaikkan bunga KPR dalam waktu beberapa bulan saja. Sementara itu, bunga KPR juga jarang turun.

Meski begitu, tidak sedikit bank yang menerapkan bunga flat, seperti bank syariah. Maka dari itu, kamu perlu menghitung dengan seksama untuk mencegah masalah, seperti kredit macet.

Setelah menghitung dengan seksama, kamu bisa mulai menyiapkan dana tambahan atau dana darurat. Ini bertujuan agar kamu tidak kerepotan saat bunga KPR naik karena sudah dipersiapkan dari awal.

Itu tadi beragam cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan pribadi setelah beli rumah saat resesi. Beberapa tips di atas mungkin akan berhasil, asalkan kamu menerapkannya dengan konsisten.

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->