Menakar Nilai Kilauan Tembaga & Potensi Investasi Tembaga yang Menggiurkan

Updated
May 24, 2023
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Menakar Nilai Kilauan Tembaga & Potensi Investasi Tembaga yang Menggiurkan
Reading Time: 4 minutes

Tembaga adalah salah satu logam yang telah dikenal dan digunakan oleh manusia selama ribuan tahun. 

Logam ini memiliki sifat-sifat khas yang membuatnya sangat berharga dan sering digunakan dalam berbagai aplikasi industri. 

Dalam artikel ini, kamu dapat simak informasi secara detail mengenai tembaga, mulai dari pengertian hingga manfaatnya, serta potensi sebagai aset trading yang menarik di pasar keuangan. 

Kamu juga akan mendapatkan panduan tentang cara trading tembaga di Indonesia. Yuk langsung saja simak informasinya berikut ini!

Apa itu Tembaga?

Tembaga adalah salah satu logam transisi dalam tabel periodik yang memiliki nomor atom 29. Logam ini memiliki warna kemerahan kecoklatan dan bersifat konduktor panas dan listrik yang sangat baik. 

Tembaga juga memiliki kekuatan mekanik yang tinggi, membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi konstruksi dan manufaktur.

Manfaat Tembaga

Tembaga memiliki banyak manfaat dan digunakan dalam berbagai industri. Salah satu penggunaan utama tembaga adalah dalam pembuatan kabel listrik dan kabel telekomunikasi karena sifat konduktifnya yang unggul. 

Selain itu, tembaga juga digunakan dalam pembuatan peralatan rumah tangga, alat-alat medis, peralatan elektronik, dan industri otomotif.

Grafik Harga Tembaga

Grafik Harga Tembaga
Trading Economics

Harga tembaga diperdagangkan di pasar komoditas dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti permintaan global, kondisi ekonomi, dan pasokan. 

Grafik harga tembaga adalah alat penting yang digunakan oleh trader dan investor untuk memantau tren harga tembaga. 

Dengan menganalisis grafik harga, investor diharapkan dapat mengidentifikasi pola-pola harga dan mengambil keputusan investasi yang tepat.

Dilansir dari laman Trading Economics, harga kontrak tembaga turun mendekati level $3,8 per pon pada bulan Mei 2023, mencapai level terendah dalam 4 bulan terakhir.

Hal ini diperkirakan terjadi karena tanda-tanda permintaan yang semakin rendah lebih dominan daripada bukti pasokan yang terbatas. 

Data ekonomi terus menunjukkan bahwa pembukaan kembali ekonomi China tidak mencapai harapan pemulihan yang lebih tajam.

Hal ini ditegaskan oleh angka PMI bulan April 2023 yang secara tak terduga mengalami kontraksi. Akibatnya, permintaan industri yang rendah mendorong ekonomi terbesar kedua di dunia untuk mengimpor 407.294 ton tembaga selama periode tersebut.

Dampaknya harga tembaga mengalami penurunan sebesar 12,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Meskipun demikian, pasokan yang terbatas membuat harga tembaga tetap perlahan naik sepanjang tahun ini, jauh mengungguli logam dasar lainnya. 

Inventaris tembaga di Bursa Berjangka Shanghai turun menjadi kurang dari 135 ribu ton, terendah sepanjang tahun ini.

Di sisi lain, inventaris tembaga di London Metal Exchange berada di bawah 60 ribu ton, terendah sejak tahun 2005. 

Selain itu, Chile mengatakan produksi tembaga tahun ini diperkirakan akan turun hingga 7% setelah penurunan sebesar 10,6% pada tahun 2022.

Potensi Tembaga Sebagai Aset Trading

Potensi Tembaga Sebagai Aset Trading

BeritaSatu.com

Tembaga memiliki potensi sebagai aset trading yang menarik. Permintaan tembaga terus meningkat dengan pertumbuhan industri di berbagai negara. 

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi, permintaan tembaga untuk infrastruktur dan proyek konstruksi juga meningkat. 

Hal ini menciptakan peluang bagi para trader untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga tembaga.

Dengan demikian, trading tembaga di Indonesia dapat menjadi peluang yang menarik bagi para trader yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang baik tentang pasar komoditas. 

Dengan pendekatan yang disiplin, manajemen risiko yang tepat, dan analisis pasar yang akurat, trading tembaga dapat menjadi bagian yang menguntungkan dalam strategi trading.

Cara Trading Tembaga di Indonesia

Bagi para trader di Indonesia yang tertarik untuk memasuki pasar tembaga, ada beberapa langkah yang dapat diikuti. 

Pertama, mereka perlu membuka akun trading dengan perusahaan pialang atau broker yang teregulasi. 

Kemudian, mereka dapat memilih platform trading yang sesuai untuk melakukan transaksi tembaga. 

Ada berbagai instrumen trading yang tersedia, seperti kontrak berjangka tembaga atau perdagangan CFD (Contract for Difference) tembaga.

Sebelum memulai trading tembaga, penting bagi trader untuk melakukan analisis pasar dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga tembaga. 

Mereka dapat menggunakan analisis teknis dan fundamental untuk mengidentifikasi peluang trading yang potensial.

Analisis teknis melibatkan penggunaan grafik harga, indikator teknis, dan pola-pola harga untuk memprediksi pergerakan harga tembaga di masa depan. 

Sementara itu, analisis fundamental melibatkan pemantauan faktor-faktor ekonomi, politik, dan industri yang dapat mempengaruhi permintaan dan pasokan tembaga.

Setelah melakukan analisis, trader dapat memutuskan apakah mereka ingin membuka posisi beli (long) atau posisi jual (short) tergantung pada prediksi mereka tentang arah pergerakan harga tembaga. 

Pengelolaan Risiko Trading Tembaga

Pengelolaan Risiko Trading Tembaga

iStock

Pengelolaan risiko juga sangat penting dalam trading tembaga. Trader perlu menetapkan stop loss dan take profit yang tepat untuk membatasi potensi kerugian dan mengamankan keuntungan.

Selain itu, trader juga dapat mengikuti berita dan peristiwa terkait tembaga, seperti laporan ekonomi, kebijakan pemerintah, dan perubahan permintaan global. Informasi ini dapat membantu mereka membuat keputusan trading yang lebih terinformasi.

Trading tembaga di Indonesia juga dapat dilakukan melalui bursa berjangka atau pasar over-the-counter (OTC). 

Para trader harus memahami peraturan dan prosedur perdagangan yang berlaku di Indonesia serta mematuhi prinsip-prinsip manajemen risiko dan kepatuhan.

Kesimpulan

Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya diversifikasi investasi, tembaga juga dapat menjadi pilihan sebagai aset diversifikasi dalam portofolio. 

Mengingat korelasinya yang rendah dengan aset lain seperti crypto, saham, dan obligasi, tembaga dapat membantu mengurangi risiko portofolio secara keseluruhan.

Apakah kamu tertarik untuk memulai perjalananmu dalam berinvestasi di dunia komoditas? Selain perak dan emas, crypto menjadi contoh lain dari produk komoditas yang menarik. Di Indonesia, aset crypto diakui sebagai salah satu pilihan investasi produk komoditas yang legal.

Jika kamu berminat untuk berinvestasi dalam crypto, aplikasi Pintu adalah solusi yang tepat bagi kamu untuk memulai perjalanan investasi. 

Dengan Pintu, kamu dapat dengan mudah dan aman berinvestasi dalam crypto. Pintu berkomitmen untuk menyediakan akses ke berbagai pilihan aset crypto terkemuka di pasar, dengan transaksi yang aman dan terjamin.

Selain itu, Pintu juga menyediakan informasi menarik seputar dunia ekonomi dan crypto yang dapat kamu akses melalui Pintu Blog dan Pintu News.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera download aplikasi Pintu dan mulai perjalanan seru kamu dalam berinvestasi crypto!

Referensi:

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->