
Jakarta, Pintu News – Sei Network semakin mendekati pembaruan besar yang telah lama ditunggu-tunggu, yaitu Giga upgrade, dan para pengembang menyatakan bahwa tahap akhir pengerjaan teknis telah dimulai.
Meskipun banyak pengguna menantikan tanggal peluncurannya, tim menyebutkan bahwa kemajuan terpenting justru terjadi di balik layar melalui SIP-3, sebuah pembaruan besar yang mengubah cara kerja jaringan tersebut.
Dalam pembaruan terbarunya, salah satu pendiri Sei , Jayendra Jog, menyampaikan bahwa SIP-3 bertujuan untuk menyederhanakan cara kerja inti dari Sei. Alih-alih mendukung transaksi EVM dan Cosmos secara bersamaan, jaringan ini akan beralih menjadi sepenuhnya berbasis EVM.
Baca juga: Apakah BTC, ETH, & XRP akan Mencapai Puncak Baru dengan Disahkannya UU CLARITY?
Artinya, Sei akan menghapus banyak kode lama yang rumit yang terkait dengan Cosmos dan CosmWasm. Dengan memangkas “beban” tambahan ini, jaringan dapat berjalan lebih efisien dan meningkatkan skalabilitas kinerjanya.
Perlu dicatat bahwa komunitas Sei telah menyetujui pembaruan ini sejak Mei lalu, dan saat ini sedang diperkenalkan secara bertahap.
Setelah SIP-3 diterapkan sepenuhnya, hanya alamat EVM yang dapat mengirim transaksi di jaringan Sei, sementara transaksi berbasis Cosmos akan dihentikan secara bertahap.
Meskipun perubahan ini tampak kecil, sebenarnya ini merupakan pergeseran besar. Dengan hanya berfokus pada EVM, Sei dapat mengoptimalkan kinerja, alat, dan infrastrukturnya secara lebih maksimal. Tim Sei menyatakan bahwa pendekatan yang lebih ringkas inilah yang memungkinkan hadirnya peningkatan besar melalui Giga upgrade.
Sei menargetkan untuk menjadi jaringan sepenuhnya berbasis EVM pada pertengahan tahun 2026, dengan sebagian besar implementasi SIP-3 rampung pada akhir kuartal pertama 2026.
SIP-3 akan diluncurkan melalui beberapa pembaruan protokol sebagai berikut:
Pembaruan selanjutnya juga akan menonaktifkan transfer keluar IBC dan mengganti oracle native Sei dengan penyedia ternama seperti Chainlink , API3 , dan Pyth .
Semua perubahan ini hanya akan diberlakukan di mainnet setelah mendapat persetujuan dari mekanisme tata kelola (governance), dan diperkirakan akan diterapkan pada akhir kuartal 1 tahun 2026.
Pembaruan SIP-3 membawa beberapa peringatan penting bagi pengguna:
Baca juga: Bitcoin (BTC) akan Meroket di 2026? Begini Prediksi Mengejutkan dari Arthur Hayes
Sei Labs merekomendasikan penggunaan alat pihak ketiga seperti Skip:Go untuk membantu proses transisi ini, sambil tetap mengingatkan pengguna untuk melakukan riset mereka sendiri (DYOR – Do Your Own Research).
Dengan SIP-3 sebagai fase “pengurangan beban”, Sei Giga menjadi langkah selanjutnya untuk mendorong kapasitas transaksi hingga mencapai target ambisius 200.000 transaksi per detik (TPS).
Para pemimpin komunitas menggambarkan SIP-3 bukan sekadar pembaruan rutin, melainkan sebuah reset kinerja. Dengan menghilangkan kompleksitas dan fokus pada satu desain sistem, Sei yakin dapat melakukan penskalaan lebih efisien dibanding jaringan high-TPS lain yang masih bergantung pada arsitektur berlapis.
Di luar sekadar kecepatan, sebagian komunitas Sei kini mulai menyoroti keamanan jangka panjang seiring pertumbuhan jaringan. Salah satu topik yang mulai mendapat perhatian adalah kriptografi pasca-kuantum, yang menggunakan tanda tangan (signature) jauh lebih besar dan biaya verifikasi lebih tinggi—tantangan besar bagi blockchain dengan throughput tinggi.
Kontributor Sei mengatakan bahwa desain jaringan mereka cocok untuk pendekatan seperti proof batching, recursive verification, dan keamanan berbasis insentif. Alih-alih menganggap ketahanan terhadap serangan kuantum hanya sebagai pergantian kunci kriptografi, Sei melihatnya sebagai tantangan sistemik yang harus terintegrasi dengan performa ekstrem.
Meskipun belum ada blockchain yang sepenuhnya tahan terhadap komputasi kuantum, pendukung Sei percaya bahwa pendekatan performance-first ini bisa menjadi keunggulan di masa depan.
SIP-3 adalah perubahan besar bagi Sei Network. Dengan beralih ke model EVM-only, menyederhanakan protokol, dan bersiap untuk Sei Giga, Sei bertaruh pada performa, skalabilitas, dan fleksibilitas jangka panjang.
Dengan pengumuman besar tentang Giga yang disebut akan segera hadir, perhatian kini tertuju pada seberapa baik pembaruan ini dieksekusi — dan apakah Sei mampu mewujudkan ambisinya untuk mendefinisikan ulang standar blockchain Layer-1 berperforma tinggi.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: