4 Crypto yang Diborong Whale dan Smart Money Ketika Pasar Melemah!

Di-update
January 24, 2026
Gambar 4 Crypto yang Diborong Whale dan Smart Money Ketika Pasar Melemah!

Jakarta, Pintu News – Di tengah tekanan pasar yang terus menekan harga aset crypto, para whale dan smart money justru mengambil langkah berani: memborong aset-aset tertentu dengan potensi tinggi. Saat investor ritel dilanda ketakutan, para pemain besar ini melihat peluang emas untuk mengakumulasi aset di harga murah.

Menariknya, tidak semua dari mereka memburu koin populer — beberapa justru mengejutkan dengan akumulasi pada aset yang jarang dilirik. Dalam artikel ini, kita akan membahas 4 crypto yang diborong oleh whale dan smart money saat pasar sedang melemah, berdasarkan data on-chain dan aktivitas dompet besar.

Seeker (SKR)

Menurut data dari LookOnChain, seorang whale dengan alamat dompet 5AahUC menarik perhatian pasar kripto setelah melakukan pembelian besar-besaran token SKR dalam dua hari terakhir.

Baca juga: Donald Trump Sampaikan 3 Sinyal Crypto ā€˜Bullish’ di Davos — Nomor 2 Bikin Kaget!

Whale tersebut menginvestasikan sekitar $269.000 untuk membeli 20,07 juta SKR crypto, yang saat ini bernilai sekitar $1,02 juta. Ini berarti wallet tersebut kini mencatatkan keuntungan belum terealisasi sebesar $750.000, atau naik 279% dari modal awalnya.

Data dari Solscan menunjukkan bahwa pembelian dilakukan secara bertahap melalui beberapa transaksi menggunakan stablecoin USDC di berbagai harga. Sekarang, dompet tersebut memiliki saldo total lebih dari $2,68 juta, dengan sebagian besar dalam bentuk token $SKR dan USDC.

Aksi whale ini menunjukkan adanya minat kuat terhadap token $SKR, dan kemungkinan besar akan menjadi sorotan bagi para trader dan investor yang mengikuti pergerakan address besar di jaringan Solana.

Uniswap (UNI)

Seorang whale dengan alamat dompet 0x9671 menunjukkan strategi trading cerdas di pasar kripto melalui pergerakan besar terhadap token Uniswap .

Lima hari yang lalu, whale ini menjual sebanyak 798.734 $UNI senilai sekitar $4,26 juta pada harga $5,33 per token. Setelah harga UNI mengalami koreksi, ia kembali masuk ke pasar dan membeli kembali 757.684 $UNI dengan nilai sekitar $3,66 juta, di harga yang lebih rendah yakni $4,83 per token — hanya sekitar lima jam sebelum posting ini dibuat.

Strategi ini membuat sang whale berpotensi mengantongi selisih keuntungan sekitar $600.000 dari selisih harga jual dan beli, meskipun jumlah token yang dibeli kembali sedikit lebih kecil.

Transaksi ini dilakukan melalui protokol CoW Protocol, yang terlihat dari serangkaian transfer besar dalam log aktivitas blockchain. Pergerakan ini menunjukkan bagaimana whale memanfaatkan volatilitas pasar untuk meraih profit dalam jangka pendek, dan bisa menjadi sinyal penting bagi para trader yang mengikuti aksi dompet besar di ekosistem Ethereum.

Ethereum (ETH)

Meski pasar sedang mengalami penurunan, para whale dan institusi besar justru memanfaatkan momen ini untuk memborong Ethereum .

Salah satu entitas besar, Trend Research, tercatat meminjam $70 juta USDT dari protokol Aave dan menggunakannya untuk membeli sekitar 24.555 ETH senilai $75,5 juta. Saat ini, dompet mereka tercatat menguasai sekitar 651.310 ETH, atau setara dengan $1,92 miliar — menjadikannya sebagai salah satu pemegang ETH terbesar di jaringan.

Baca juga: Harga Bitcoin Stagnan di $89.000, Tekanan Jual BTC Melonjak hingga 61% dalam Sehari!

Sementara itu, seorang OTC whale dengan alamat 0xFB7 juga terlihat melakukan akumulasi besar-besaran dengan membeli 20.000 ETH senilai $58,8 juta. Pembelian ini dilakukan melalui platform OTC ternama FalconX dan Wintermute, yang dikenal sebagai penyedia likuiditas dan fasilitator transaksi institusi.

Tether Gold (XAUT)

Ketika pasar kripto sedang lesu, beberapa whale justru mengambil langkah berbeda—alih-alih membeli aset kripto, mereka beralih ke emas digital.

Sekitar 30 menit yang lalu, whale dengan alamat dompet 0x6B99 diketahui menyetor $1,53 juta USDC ke platform Hyperliquid untuk kembali membeli Tether Gold , token yang didukung oleh emas fisik.

Sampai saat ini, whale tersebut sudah mengakumulasi 481,6 XAUT senilai sekitar $2,38 juta, dan masih menyimpan saldo sebesar $1,44 juta USDC, yang kemungkinan besar akan digunakan untuk membeli lebih banyak XAUT dalam waktu dekat.

Aksi ini mencerminkan tren pergeseran sebagian pemain besar dari aset kripto menuju aset lindung nilai seperti emas, khususnya dalam bentuk tokenized gold seperti XAUT, yang nilainya ditopang oleh emas riil. Ini bisa menjadi sinyal bahwa sebagian investor mulai mengamankan dana mereka di tengah ketidakpastian pasar aset digital.

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->