Kebijakan Baru SEC Terhadap Crypto: Langkah Maju atau Mundur?

Di-update
January 26, 2026
Gambar Kebijakan Baru SEC Terhadap Crypto: Langkah Maju atau Mundur?

Jakarta, Pintu News – Pendiri Y Combinator, Paul Graham, mengkritik keras pendekatan mantan Ketua SEC, Gary Gensler, terhadap industri kripto. Menurutnya, Gensler telah mengambil langkah yang sangat tidak tepat dengan meninggalkan industri ini dalam keambiguan strategis. Di sisi lain, kepemimpinan baru di bawah Paul Atkins telah memulai era baru dengan pendekatan yang lebih mendukung terhadap aset digital.

Kritik Paul Graham Terhadap Gary Gensler

Paul Graham menyatakan bahwa industri kripto sebenarnya mendambakan regulasi yang jelas, namun apa yang terjadi adalah kebalikannya. Mantan Ketua SEC, Gary Gensler, dikritik karena tidak memberikan kejelasan hukum terhadap status kripto, yang menurut Graham adalah tindakan yang sangat tidak bijaksana.

Akibatnya, perusahaan-perusahaan legit seperti Coinbase (COIN) terpaksa menghadapi hambatan besar atau bahkan digugat. Graham menambahkan bahwa sementara bursa yang sah mengalami kesulitan, pelaku penipuan seperti FTX di masa lalu, atau penipu AI saat ini, justru berkembang karena mereka tidak peduli dengan kepatuhan.

Ini menunjukkan bahwa pendekatan Gensler tidak hanya merugikan perusahaan yang ingin beroperasi secara legal, tetapi juga tidak efektif dalam menangani penipuan sebenarnya.

Baca Juga: Prediksi Harga Perak 2026–2030, Bagaimana Nasibnya 5 Tahun ke Depan?

Perubahan Kebijakan di Bawah Paul Atkins

paul atkins ketua sec baru
Sumber: San.com

Paul Atkins, yang menggantikan Gary Gensler sebagai kepala SEC, telah memperkenalkan “Project Crypto”. Proyek ini bertujuan untuk menormalisasi aset digital dengan asumsi bahwa sebagian besar token kripto bukan merupakan sekuritas. Pendekatan ini merupakan kebalikan dari doktrin Gensler dan telah menyebabkan SEC secara sukarela menarik atau menyelesaikan tindakan penegakan hukum terhadap entitas besar seperti Coinbase, Kraken, dan Ripple .

Atkins berargumen bahwa litigasi adalah cara yang tidak efisien untuk menciptakan hukum. Pendekatannya ini telah mendapat sambutan positif dari banyak pelaku industri, namun juga mengundang kritik dari beberapa anggota partai Demokrat yang menganggap perubahan ini terlalu drastis dan mungkin mengurangi perlindungan bagi investor.

Reaksi Industri dan Implikasi Masa Depan

Perubahan kebijakan ini telah memicu diskusi luas tentang masa depan regulasi kripto di Amerika Serikat. Beberapa analis berpendapat bahwa pendekatan Atkins mungkin membuka jalan bagi inovasi dan pertumbuhan lebih lanjut dalam industri kripto.

Namun, ada juga kekhawatiran bahwa kurangnya tindakan keras terhadap pelanggaran bisa membahayakan investor. Industri kripto, yang telah lama berjuang dengan ketidakpastian regulasi, kini menghadapi era baru yang mungkin membawa lebih banyak kejelasan dan stabilitas. Namun, hanya waktu yang akan menentukan apakah perubahan ini akan berhasil melindungi konsumen sambil juga mendukung pertumbuhan dan inovasi.

Kesimpulan

Dengan perubahan kebijakan yang signifikan ini, mata dunia kini tertuju pada SEC untuk melihat bagaimana hasil akhir dari “Project Crypto” akan mempengaruhi pasar global. Apakah ini akan menjadi awal dari regulasi yang lebih ramah dan efektif, atau apakah akan membuka pintu bagi lebih banyak masalah, masih harus dilihat.

Baca Juga: 3 Mata Uang Kripto yang Siap Bangkit Kembali di Tahun 2026

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->