5 Fakta Penting: Solana (SOL) Turun ke Level Terendah Sejak 2025, Apa Artinya?

Di-update
February 2, 2026
Gambar 5 Fakta Penting: Solana (SOL) Turun ke Level Terendah Sejak 2025, Apa Artinya?

Jakarta, Pintu News – Harga cryptocurrency Solana kembali mengalami tekanan tajam memasuki awal Februari 2026, mengikuti pelemahan luas di pasar aset digital dan keuangan global. Dalam beberapa hari terakhir, SOL tercatat turun mendekati USD 95 atau sekitar Rp1,59 juta, level terendah sejak April 2025. Pergerakan ini tidak hanya mencerminkan dinamika internal SOL, tetapi juga korelasi kuat dengan sentimen pasar makro dan risiko global.

SOL Turun Seiring Pelemahan Bitcoin dan Saham Teknologi

Token Solana (SOL) diperdagangkan di bawah USD 100, mendekati USD 95 pada akhir Januari 2026. Penurunan ini merupakan bagian dari koreksi besar di pasar crypto secara luas, termasuk Bitcoin dan altcoin lain. Koreksi SOL sejalan dengan pelemahan harga saham teknologi dan aset safe haven seperti emas.

Korelasi antara crypto dan pasar tradisional tampak kuat dalam periode ini. Ketika Bitcoin dan saham teknologi menunjukkan tanda pelemahan, investor cenderung mengurangi risiko dan menyalurkan modal ke aset lebih stabil. Kondisi global ini turut menekan permintaan terhadap aset risiko tinggi seperti SOL, sehingga harga mengalami tekanan tambahan yang cukup tajam.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi

Faktor Eksternal Memperburuk Sentimen Pasar

Pelemahan SOL juga dipengaruhi oleh berita makroekonomi dan geopolitik yang meresahkan investor. Penurunan tajam saham teknologi, ketidakpastian pendapatan sektor AI, serta berita penurunan harga emas memperlemah selera risiko global. Ketika aset safe haven gagal mempertahankan harga, pasar crypto menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual.

Selain itu, likuidasi posisi leveraged di bursa menyebabkan tekanan jual meningkat. Banyak posisinya ditutup paksa, terutama di level harga yang lebih tinggi, yang semakin menambah tekanan harga. Kombinasi faktor makro dan perilaku pasar tradisional ini menciptakan lingkungan yang sulit bagi aset berisiko seperti SOL dalam jangka pendek.

Aktivitas On-Chain Solana Tidak Sepenuhnya Negatif

Meskipun harga turun, beberapa indikator fundamental jaringan Solana menunjukkan aktivitas yang kuat. Jumlah alamat aktif dan volume transaksi on-chain meningkat secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan bahwa jaringan masih digunakan secara luas dalam aplikasi terdesentralisasi (DApp) dan bukan semata spekulasi harga.

Kinerja on-chain yang kuat dapat memberikan dukungan fundamental jangka menengah bagi SOL. Aktivitas jaringan yang tinggi menunjukkan permintaan yang berkelanjutan untuk transaksi dan aplikasi Solana. Namun, peningkatan aktivitas ini belum cukup untuk mengangkat harga secara signifikan di tengah tekanan pasar yang lebih luas.

Dampak Korelasi Makro terhadap Pasar Altcoin

Koreksi tajam SOL juga mencerminkan bagaimana altcoin sering bergerak sejalan dengan Bitcoin dan aset pasar tradisional. Penurunan harga emas dan saham teknologi, yang biasanya dianggap safe haven, memperburuk sentimen investor global. Hal ini membuat modal investor lebih memilih instrumen konservatif atau mengurangi posisi berisiko.

Penurunan SOL mencerminkan bahwa altcoin berkapitalisasi besar sekalipun rentan terhadap faktor global di luar kendali blockchain itu sendiri. Investor crypto perlu memahami bahwa dinamika pasar makro seperti kebijakan moneter, data ekonomi global, dan sentimen risiko dapat mempengaruhi pergerakan harga cryptocurrency secara signifikan.

Apa Artinya bagi Investor Pemula?

Bagi investor muda dan pemula di pasar crypto dan cryptocurrency, penurunan SOL ke level terendah sejak 2025 merupakan pengingat akan volatilitas tinggi yang melekat di aset digital. Harga crypto dapat dipengaruhi oleh faktor internal jaringan maupun faktor eksternal seperti kondisi pasar global.

Investor perlu membedakan antara sentimen jangka pendek dan fundamental jangka panjang. Meski harga turun, aktivitas on-chain yang meningkat dapat menjadi indikator bahwa jaringan masih kuat dari sisi penggunaan. Pemahaman risiko dan manajemen modal yang baik tetap penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->