
Jakarta, Pintu News – Dogecoin kembali mengalami penurunan harga setelah sempat mengalami pemulihan singkat, dengan pasar derivatifnya menunjukkan tanda-tanda jelas bahwa para trader mulai menarik diri.
Menurut data dari CoinGlass yang dipublikasikan pada Rabu, 4 Februari, mata uang crypto meme terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini mencatat penurunan sebesar 8,7% dalam open interest (minat terbuka) kontrak berjangka kemarin. Lalu, bagaimana pergerakan harga Dogecoin hari ini?

Pada 5 Februari 2026, harga Dogecoin tercatat mengalami penurunan 2,90% dalam waktu 24 jam, diperdagangkan pada harga $0.1036 atau setara dengan Rp1.739. Dalam periode 24 jam terakhir, harga DOGE bergerak dalam kisaran Rp1.827 hingga ke Rp1.704.
Saat penulisan, market cap Dogecoin berada di sekitar Rp294,48 triliun, dengan volume perdagangan di sekitar Rp29,83 triliun dalam waktu 24 jam.
Baca juga: Harga Ethereum Ambruk ke $2.100 Hari Ini (5/2/26): Aktivitas Jaringan Capai Ambang Kritis
Penurunan DOGE baru-baru ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian di kalangan trader kontrak berjangka di tengah ketidakpastian yang melanda pasar kripto secara umum. Open interest, yang mengukur total nilai kontrak berjangka yang belum diselesaikan, kini turun menjadi 10,84 miliar token DOGE atau sekitar $1,16 miliar.
Penarikan ini terjadi seiring dengan mundurnya harga Dogecoin yang kembali menguji level $0,10 — posisi terendah dalam beberapa bulan terakhir untuk aset meme populer ini.
Penurunan harga yang terjadi bersamaan dengan menurunnya jumlah posisi terbuka mengindikasikan bahwa para trader lebih memilih mengelola risiko secara aktif daripada berspekulasi akan adanya pemulihan dalam waktu dekat.
Penurunan open interest (minat terbuka) terjadi bersamaan dengan lonjakan volume perdagangan sebesar 43%, mengungkap dinamika penting dalam pasar. Para trader tidak bersikap pasif. Sebaliknya, mereka secara aktif menata ulang portofolio dengan menutup posisi leverage yang ada daripada membuka perdagangan baru.
Baca juga: Harga Bitcoin Terjun Bebas ke $72.000 Hari Ini (5/2/26): Analis Soroti Pola Bull-Run Sebelumnya!
Pola ini biasanya muncul ketika pelaku pasar menghadapi ketidakpastian tinggi dan memilih untuk mengurangi eksposur terhadap aset yang volatil. Kombinasi antara turunnya open interest dan naiknya volume perdagangan mengindikasikan adanya gelombang penutupan posisi di berbagai bursa utama.
Perilaku ini mencerminkan pergeseran dari semangat spekulatif yang mendominasi periode perdagangan sebelumnya. Trader kontrak berjangka yang dulu bertaruh pada pergerakan harga dengan leverage, kini lebih mengutamakan pelestarian modal dibandingkan pengambilan posisi agresif.
Sementara open interest di pasar futures Dogecoin turun tajam, pasar opsi justru menunjukkan tren yang berbeda. Open interest pada opsi naik hampir 6% dalam periode yang sama, meskipun volume perdagangan opsi anjlok sebesar 52,69%.
Perbedaan ini mencerminkan sentimen pasar yang kompleks. Kenaikan open interest pada opsi mengindikasikan bahwa para trader mempertahankan strategi lindung nilai (hedging) yang sudah ada. Banyak yang tampaknya masih memegang posisi protektif yang dibentuk saat periode pasar lebih stabil.
Namun, penurunan drastis pada volume perdagangan opsi menunjukkan bahwa aktivitas lindung nilai baru sangat minim. Trader di platform seperti Binance cenderung mempertahankan posisi yang ada, tetapi enggan mengalokasikan modal baru untuk kontrak opsi tambahan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi: