CIO Bitwise Klaim Crypto Winter Telah Dimulai Sejak 2025: Pertanyaannya, Kapan akan Berakhir?

Di-update
February 5, 2026
Gambar CIO Bitwise Klaim Crypto Winter Telah Dimulai Sejak 2025: Pertanyaannya, Kapan akan Berakhir?

Jakarta, Pintu News – Matt Hougan, Chief Investment Officer (CIO) dari Bitwise Asset Management, mengatakan bahwa pasar saat ini sedang mengalami musim dingin crypto (crypto winter).

Menurut analisanya, musim dingin crypto tersebut dimulai sejak Januari 2025, namun arus masuk dana besar dari institusi telah ā€œmenutupi kenyataan itu,ā€ sehingga kedalaman penurunan pasar tidak terlihat jelas. Pertanyaan utamanya sekarang adalah: berapa lama musim dingin ini akan berlangsung?

Kelemahan Pasar Menandakan Crypto Winter yang Masih Berlangsung

Dalam sebuah komentar pasar terbaru, Matt Hougan menolak anggapan bahwa pelemahan harga baru-baru ini hanyalah penurunan sementara. Sebaliknya, ia menggambarkan situasi saat ini sebagai ā€œmusim dingin kripto yang sepenuhnya terjadi,ā€ dengan menunjukkan penurunan tajam pada berbagai aset utama.

Baca juga: Emas vs. Bitcoin: Pola Historis Tunjukkan Potensi Perpindahan Modal ke Aset Crypto

Ia menyoroti bahwa harga Bitcoin kini turun sekitar 39% dari rekor tertingginya pada Oktober 2025. Sementara itu, Ethereum telah anjlok sekitar 53%. Banyak altcoin bahkan mengalami penurunan yang lebih parah.

ā€œIni bukanlah ā€˜koreksi pasar bullish’ atau ā€˜penurunan sementara’. Ini adalah musim dingin kripto penuh—seperti tahun 2022—ala Leonardo DiCaprio di The Revenant—yang dipicu oleh berbagai faktor mulai dari penggunaan leverage berlebihan hingga aksi ambil untung besar-besaran dari para pemain lama,ā€ ujar Hougan.

Ia menjelaskan bahwa permintaan dari institusi memiliki peran penting dalam menutupi penurunan tersebut. Berdasarkan data dari Bitwise 10 Large Cap Crypto Index, Hougan menunjukkan adanya perbedaan yang jelas.

Aset yang memiliki dukungan kuat dari institusi, seperti Bitcoin, Ethereum, dan XRP , mengalami penurunan yang relatif lebih ringan sejak Januari 2025. Sementara token yang mendapatkan akses ETF pada tahun 2025, seperti Solana , Chainlink , dan Litecoin (LTC), mengalami penurunan yang lebih dalam.

Sumber: Bitwise

Namun, aset yang sama sekali tidak memiliki eksposur institusional anjlok antara 60% hingga 75%. Menurutnya,

ā€œYang membedakan ketiga kelompok tersebut pada dasarnya adalah apakah institusi memiliki kemampuan untuk berinvestasi di dalamnya atau tidak.ā€

ETF dan Digital Asset Treasuries (DAT) Kumpulkan Lebih dari 744.000 Bitcoin

Selama masa ini, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan Digital Asset Treasuries (DAT) telah mengakumulasi lebih dari 744.000 Bitcoin, dengan nilai sekitar $75 miliar. Menurut Matt Hougan, tanpa dukungan institusional sebesar ini, kemungkinan besar kerugian Bitcoin akan jauh lebih besar.

ā€œPasar ritel kripto telah mengalami musim dingin yang brutal sejak Januari 2025. Institusi hanya menutupi kenyataan itu untuk beberapa aset, dan itu pun hanya sementara,ā€ ungkap Hougan.

Ia juga menanggapi pertanyaan yang banyak diajukan pelaku pasar: mengapa harga kripto terus turun meskipun terdapat perkembangan positif seperti meningkatnya adopsi institusional, kemajuan regulasi, dan penerimaan yang lebih luas dari Wall Street?

Jawabannya sederhana. Dalam kedalaman musim dingin kripto, kabar baik biasanya tidak berdampak langsung terhadap harga.

ā€œBagi kalian yang mengikuti kripto selama musim dingin sebelumnya—baik tahun 2018 maupun 2022—pasti ingat bahwa kabar baik tidak berpengaruh apa-apa saat musim dingin sedang dalam-dalamnya. Musim dingin kripto tidak berakhir dengan euforia, tapi dengan kelelahan,ā€ tambahnya.

Meski begitu, Hougan menyatakan bahwa perkembangan positif itu tidak hilang begitu saja selama pasar bearish. Sebaliknya, semua itu terkumpul sebagai apa yang ia sebut ā€œenergi potensialā€ yang bisa memicu pemulihan ketika sentimen pasar mulai membaik.

Faktor Pemicu Pemulihan dan Tanda-Tanda Winter akan Berakhir

Hougan mengungkapkan beberapa faktor yang berpotensi mengangkat sentimen pasar, termasuk pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat yang memicu reli aset berisiko (risk-on rally), kejutan positif terkait Clarity Act, tanda-tanda adopsi Bitcoin oleh negara berdaulat, atau sekadar berlalunya waktu.

Baca juga: Donald Trump Sahkan Anggaran $1,2 Triliun, Penutupan Pemerintah AS Resmi Berakhir!

Mengacu pada siklus historis, Hougan menyebut bahwa musim dingin kripto umumnya berlangsung sekitar 13 bulan. Jika musim dingin saat ini benar-benar dimulai pada Januari 2025, maka ada kemungkinan akhir dari fase ini sudah dekat.

Ia menekankan bahwa suasana putus asa dan kelesuan yang mendominasi saat ini biasanya merupakan ciri khas dari fase akhir musim dingin kripto. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan mendasar terhadap kripto selama penurunan pasar kali ini.

ā€œAku rasa kita akan bangkit kembali dengan cepat, lebih cepat daripada yang banyak orang kira. Hei, ini sudah musim dingin sejak Januari 2025. Musim semi pasti akan datang sebentar lagi,ā€ ujar Hougan optimis.

Kapan Bear Crypto Dimulai? Perdebatan Mengenai Garis Waktu

Meskipun Matt Hougan menyebut awal pasar bearish terjadi pada Januari 2025, tidak semua analis setuju dengan pandangan tersebut. Julio Moreno, Kepala Riset di CryptoQuant, mengakui adanya perbedaan performa aset yang disebabkan oleh eksposur institusional, tetapi ia tidak sepakat soal waktu dimulainya musim dingin kripto.

ā€œSaya tidak setuju bahwa musim dingin dimulai pada Januari 2025. Harga Bitcoin masih berada dalam tren naik jangka panjang sepanjang 2025, bahkan mencapai rekor tertinggi baru pada Oktober. Fakta bahwa kita tidak melihat lonjakan harga besar (blow-off top) atau menutup tahun dengan hasil positif, bukan berarti kita sudah memasuki pasar bearish di 2025. Menurut data on-chain dan pasar, musim dingin Bitcoin baru dimulai pada November 2025,ā€ tulis Moreno.

Waktu mulai sangat penting. Secara historis, musim dingin kripto berlangsung sekitar 13 bulan. Jika penurunan pasar dimulai pada Januari 2025 seperti klaim Hougan, maka pemulihan mungkin sudah dekat. Namun jika Moreno benar dan puncak pasar terjadi pada November 2025, maka fase bearish bisa terus berlanjut.

ā€œWaktu dimulainya penurunan punya implikasi terhadap kapan musim dingin ini akan berakhir. Ekspektasi saya saat ini adalah pada kuartal ketiga tahun 2026,ā€ ujar Moreno.

Apakah pemulihan akan datang lebih awal di tahun 2026 seperti prediksi Hougan, atau tertunda hingga Q3 seperti proyeksi Moreno, masih menjadi tanda tanya. Namun satu hal yang pasti: pasar sedang berada dalam fase penurunan yang dalam.

Sejarah menunjukkan bahwa fase-fase seperti ini jarang berakhir karena satu pemicu besar, melainkan karena akumulasi perubahan seiring waktu. Jika siklus-siklus sebelumnya menjadi acuan, maka fondasi untuk pemulihan selanjutnya mungkin sedang terbentuk—meskipun belum terlihat di permukaan.

Ikuti kami diĀ Google NewsĀ untuk mendapatkan informasi terkini seputar duniaĀ cryptoĀ dan teknologi blockchain. CekĀ harga Bitcoin,Ā usdt to idrĀ danĀ harga saham nvidiaĀ tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalamanĀ trading cryptoĀ yang mudah danĀ amanĀ dengan mengunduhĀ aplikasi cryptoĀ Pintu melaluiĀ PlayĀ Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalamanĀ web tradingĀ dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi.Ā Segala aktivitas jualĀ beli BitcoinĀ dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Bagikan

Berita Terbaru

Lihat Semua Berita ->