
Jakarta, Pintu News – Michael Saylor, Executive Chairman dari Strategy, kembali menjadi sorotan setelah memberikan sinyal kuat akan melakukan pembelian Bitcoin berikutnya. Sinyal ini muncul ketika harga Bitcoin (BTC) turun di bawah $68.000, memicu spekulasi di kalangan investor kripto.
Melalui unggahan di platform X, Saylor membagikan grafik akumulasi perusahaan dengan caption “The Orange Century”, yang menandakan pola preview selama 13 minggu terakhir. Banyak pihak menduga, pengumuman pembelian ke-100 Bitcoin (BTC) oleh Strategy akan dilakukan pada hari Senin mendatang, tepat di tengah kondisi pasar yang sedang melemah.
Strategy telah dikenal dengan pola pembelian Bitcoin (BTC) yang konsisten dan terstruktur sejak tahun 2020. Michael Saylor kerap membagikan update berupa “orange dot” sebelum pengumuman resmi pembelian, yang biasanya diikuti oleh pengajuan dokumen pada hari Senin. Pada pekan lalu, tepatnya 17 Februari, Strategy membeli 2.486 Bitcoin (BTC) senilai $168,4 juta dengan harga rata-rata $67.710 per koin.
Dengan transaksi tersebut, total kepemilikan perusahaan kini mencapai 717.131 Bitcoin (BTC) dengan nilai akumulasi sebesar $54,52 miliar. Rata-rata harga pembelian Strategy berada di angka $76.027 per koin, sementara harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di kisaran $67.457. Hal ini menyebabkan posisi perusahaan mengalami penurunan nilai belum terealisasi sebesar 10,7% atau sekitar $5,8 miliar.
Namun, perusahaan tetap konsisten menambah kepemilikan melalui penerbitan utang dan saham tanpa pernah menjual aset Bitcoin (BTC) yang dimiliki. Hingga saat ini, Strategy telah melakukan 99 kali pembelian Bitcoin (BTC) dan menguasai lebih dari 3% dari total suplai Bitcoin (BTC) di dunia. Menurut analis on-chain Maartunn, perusahaan ini perlahan-lahan mendekati target 750.000 Bitcoin (BTC).
Baca Juga: Elon Musk Tentang Silver: 5 Fakta, Opini, dan Dampaknya ke Harga Logam Mulia

Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam lebih dari 40% dari puncaknya yang pernah menembus $125.000. Kegagalan aset ini untuk bertahan di atas level support $70.000 pada awal pekan lalu memicu aksi jual besar-besaran dan eksekusi stop-loss, sehingga harga turun di bawah $68.000. Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level $67.457, turun 2% dalam 24 jam terakhir dan hampir 24% dalam satu bulan terakhir.
Indeks Crypto Fear & Greed bahkan mencatat angka 9, menandakan kepanikan ekstrem di kalangan investor ritel. Selain itu, arus dana dari produk Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin (BTC) juga menunjukkan tren negatif. Data terbaru mencatat total outflow sebesar $8,3 miliar sejak harga tertinggi sepanjang masa, menjadikan tahun ini sebagai tahun terlemah sejak peluncuran ETF Bitcoin (BTC). Para analis menilai, penurunan harga ini juga dipengaruhi oleh persaingan dari aset emas dan stablecoin seperti Tether dan USD Coin .
Saham Strategy (MSTR) turut mengalami volatilitas seiring dengan pergerakan harga Bitcoin (BTC). Pada perdagangan hari Jumat, MSTR naik 1,24% dan bergerak di rentang harga $129,41 hingga $136,14 dengan volume transaksi mencapai 17,6 juta lembar saham. Aktivitas perdagangan setelah jam bursa menunjukkan harga saham berada di level $131. Dalam satu tahun terakhir, harga saham MSTR bergerak di kisaran $104,17 hingga $457,22.
Saat ini, kapitalisasi pasar Strategy tercatat sebesar $2,59 miliar dengan rata-rata volume harian mencapai 25,13 juta saham. Dengan harga Bitcoin (BTC) yang masih berada di bawah rata-rata harga beli Strategy, para pelaku pasar kini menantikan konfirmasi resmi terkait pembelian ke-100 Bitcoin (BTC) oleh perusahaan tersebut. Pengumuman ini diyakini akan menjadi katalis penting bagi pergerakan harga saham dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Langkah agresif Michael Saylor dan Strategy dalam mengakumulasi Bitcoin (BTC) terus menjadi perhatian utama di dunia kripto. Meskipun menghadapi tekanan volatilitas dan penurunan nilai aset, perusahaan tetap konsisten dengan strategi jangka panjangnya.
Potensi pengumuman pembelian ke-100 Bitcoin (BTC) di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian menjadi momen yang sangat dinantikan. Apakah langkah ini akan membawa perubahan signifikan bagi pasar kripto? Hanya waktu yang akan menjawab.
Baca Juga: Cara Bermain Bitcoin di HP untuk Pemula di 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.